- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
Kapal Perang Belanda HNLMS DE RUYTER Pamit Tinggalkan Indonesia, Dilepas Kodaeral V

Keterangan Gambar : Setelah melakukan kunjungan selama tiga hari, Kapal Perang Angkatan Laut Belanda HNLMS DE RUYTER meninggalkan Indonesia. Keberangkatan kapal tersebut dilepas oleh Kodaeral V di Dermaga Jamrud Utara, Perak, Surabaya, Minggu (17/5/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: Setelah melakukan kunjungan selama tiga hari, Kapal Perang Angkatan Laut Belanda HNLMS DE RUYTER meninggalkan Indonesia. Keberangkatan kapal tersebut dilepas oleh Kodaeral V di Dermaga Jamrud Utara, Perak, Surabaya, Minggu (17/5/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kafasharkan Kodaeral V Kolonel Laut (T) Insaf Setya Budhi, sejumlah pejabat Kodaeral V serta personel terkait yang mengikuti rangkaian kegiatan pelepasan dengan penuh khidmat dan suasana persahabatan.
Kegiatan pelepasan diawali dengan penyambutan pejabat delegasi, dilanjutkan salam perpisahan singkat antara unsur Kodaeral V dengan awak kapal HNLMS DE RUYTER 804. Momentum tersebut menjadi simbol eratnya hubungan bilateral kedua Angkatan Laut dalam menjaga stabilitas keamanan maritim serta meningkatkan kerja sama profesionalisme antar prajurit laut kedua negara.
Baca Lainnya :
- TNI AL Panen Raya Kedelai di Nganjuk, Mentan dan Titiek Soeharto Janji Kawal Kesejahteraan Petani0
- Kapal Perang Fregat Kerajaan Belanda HNLMS DE RUYTER F 804 Memasuki Indonesia0
- Disambut Kasal, Panglima Angkatan Laut Belanda Kunjungan Kehormatan ke Mako Koarmada II0
- Dukung Ketahanan Pangan, Lanal Lampung Panen Jagung di Pesawaran0
- Tinggalkan Vietnam, KRI Bima Suci Lanjutkan Pelayaran KJK 2026 ke China0
Pada acara tersebut Kafasharkan Kodaeral V menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama keberadaan kapal perang Belanda tersebut di Surabaya. Diharapkan hubungan baik yang telah terbina dapat terus ditingkatkan melalui berbagai kegiatan kerja sama di bidang kemaritiman, latihan bersama, maupun pertukaran pengalaman antar personel angkatan laut.
Kegiatan pelepasan ditandai dengan penghormatan serta lambaian perpisahan dari personel Kodaeral V dan awak kapal HNLMS De Ruyter saat kapal bertolak meninggalkan Dermaga Jamrud Utara menuju pelayaran berikutnya.
Sebagai informasi, Kapal Perang Angkatan Laut Belanda HNLMS DE RUYTER F 804 tiba di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Kamis (14/5/2026). Kapal perang jenis fregat tersebut memiliki panjang 144,24 meter, lebar 18,8 meter, draught 7,2 meter, gross tonnage 6.050 ton, serta mampu melaju dengan kecepatan hingga 30 knots.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menerima kunjungan kehormatan (Courtesy Call) Panglima Angkatan Laut Kerajaan Belanda (Commander of the Royal Netherlands Navy) Vice Admiral Harold Liebregs di Mako Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur.
Kedatangan kapal perang tersebut dalam rangka pengembangan kerja sama dan hubungan baik antara TNI AL Indonesia dengan Angkatan Laut Kerajaan Belanda.
Kapal perang HNLMS DE RUYTER F 804 beserta 169 personel awak kapal berada di Surabaya selama empat hari, mulai 14 hingga 17 Mei 2026. Selama berada di Surabaya, dilaksanakan sejumlah kegiatan kedinasan dan diplomasi militer, termasuk Courtesy Call ke Koarmada II serta kegiatan Deck Reception yang dihadiri pejabat TNI AL dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (Arry/Mar)











