- TNI AL Panen Raya Kedelai di Nganjuk, Mentan dan Titiek Soeharto Janji Kawal Kesejahteraan Petani
- Kapal Perang Fregat Kerajaan Belanda HNLMS DE RUYTER F 804 Memasuki Indonesia
- Disambut Kasal, Panglima Angkatan Laut Belanda Kunjungan Kehormatan ke Mako Koarmada II
- Dukung Ketahanan Pangan, Lanal Lampung Panen Jagung di Pesawaran
- Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Presiden Prabowo: Ini Tonggak Bersejarah
- Tinggalkan Vietnam, KRI Bima Suci Lanjutkan Pelayaran KJK 2026 ke China
- Lanal Tegal Tanam 10.000 Bibit Mangrove, Warga Pesisir Brebes Dibagikan Sembako
- Komandan Seskoal Hadiri Tasyakuran Hari Pendidikan TNI AL ke-80 di Surabaya
- 1,5 Ton Kayu Stigi Mau Diselundupkan, Digagalkan Kodaeral VII di Pelabuhan Tenau Kupang
- Tasyakuran Hardik TNI AL, Kasal Tekankan Pentingnya Bangun Prajurit Jalasena Unggul dan Profesional
TNI AL Panen Raya Kedelai di Nganjuk, Mentan dan Titiek Soeharto Janji Kawal Kesejahteraan Petani

Keterangan Gambar : TNI AL menggelar Panen Raya Kedelai di Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (14/5/2026). Panen raya dihadiri oleh sejumlah pejabat negara dan DPR RI. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), NGANJUK: TNI AL menggelar Panen Raya Kedelai di Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (14/5/2026). Panen raya dihadiri oleh sejumlah pejabat negara dan Ketua Komisi IV DPR RI.
Panen raya ini sebagai bentuk sinergi TNI dan pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Ketua Komisi IV DPR RI Ibu Siti Hediati Soeharto (Titiek Soeharto), Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M.Tonny Harjono.
Hadir pula Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi beserta Forkopimda Kabupaten Nganjuk, pejabat di lingkungan Kementerian, TNI, dan Polri.
Baca Lainnya :
- Kapal Perang Fregat Kerajaan Belanda HNLMS DE RUYTER F 804 Memasuki Indonesia0
- Disambut Kasal, Panglima Angkatan Laut Belanda Kunjungan Kehormatan ke Mako Koarmada II0
- Dukung Ketahanan Pangan, Lanal Lampung Panen Jagung di Pesawaran0
- Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Presiden Prabowo: Ini Tonggak Bersejarah0
- Tinggalkan Vietnam, KRI Bima Suci Lanjutkan Pelayaran KJK 2026 ke China0
Panen raya kedelai di Desa Ngudikan memiliki luas lahan panen mencapai 100 Ha. Total area kedelai di Kecamatan Wilangan mencapai 400 Ha dengan estimasi hasil panen 1,5 – 2 ton/Ha. Selain itu terdapat 2 kecamatan yang masih dalam masa perkembangan bibit kedelai yaitu di Kecamatan Rejoso yang memiliki luas lahan panen 1.270,9 Ha dan di Kecamatan Bagor dengan luas lahan 629,1 Ha.
Program ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas nasional yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif TNI AL melalui pembinaan potensi maritim dan dukungan terhadap wilayah pertanian strategis.
Hal ini merupakan bagian dari implementasi program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto yaitu memantapkan system pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.
Kawal Kesejahteraan Petani
Dalam sambutannya, Mentan mengatakan bahwa kerja sama pengembangan kedelai antara Kementan, TNI AL, dan Bupati Nganjuk telah dilaksanakan sejak awal tahun dan telah dilakukan penanaman pada bulan Maret 2026 seluas 2.000 ha yang tersebar di tiga kecamatan yaitu Rejoso, Wilangan, dan Bagor.
"Pola pengembangan kolaborasi antar stakeholder seperti ini harapannya dapat diduplikasi di seluruh wilayah Indonesia sehingga petani tertarik mengembangkan kedelai untuk membantu percepatan swasembada kedelai," tutup Mentan RI.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto memberikan apresiasi kepada para petani dan berjanji untuk mengawal serta mendukung untuk kemajuan dan kesejahteraan petani.
"Kepada para petani, saya ucapkan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya. Kalian adalah pahlawan pangan yang sesungguhnya. Jangan pernah ragu, jangan pernah menyerah, dan teruslah berinovasi. DPR RI, khususnya Komisi IV, akan selalu berada di sisi kalian, terus mengawasi dan memastikan kebijakan pemerintah berpihak sepenuhnya kepada kesejahteraan para petani," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan bantuan sembako secara simbolis kepada 10 perwakilan Kelompok Tani sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat dan petani di wilayah Kabupaten Nganjuk. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Bakti Kesehatan yang menyasar sebanyak 200 pasien masyarakat Kabupaten Nganjuk.
Pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi pengobatan umum kepada 150 pasien, pengobatan gigi kepada 50 pasien, serta tindakan tambal dan cabut gigi kepada 10 pasien. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan gula darah, asam urat, dan kolesterol secara menyeluruh. (Arry/Mar)











