- Kapal Perang KRI Teluk Parigi-539 Angkut Genset, Beras hingga Rendang, Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Relawan Bakti BUMN Batch IX, Pelindo Semai Harapan di Langowan
- Forum ASEAN di Bangkok, Menaker Bawa Agenda Penguatan Keterampilan dan Perlindungan Pekerja
- KKP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Gempa Bumi di NTT
- Pelindo Regional 2 dan BNN Jakut Edukasi Bahaya Narkoba di SMAN 13 Jakarta
- Cegah Karhutla, Presiden Prabowo Tekankan Tindakan Dini, Edukasi, dan Penegakan Hukum
- Presiden Prabowo Cek Langsung Karhutla di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Optimal
- Penyelundupan 30.789 Ekor Benih Bening Lobster Digagalkan di Bandara Juanda, Pelaku Kabur
- Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Menggeliat, Sudah Pasarkan 273 Ton Ikan
- Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Pelayaran, Safety Training di Atas Kapal PELNI
Disambut Kasal, Panglima Angkatan Laut Belanda Kunjungan Kehormatan ke Mako Koarmada II

Keterangan Gambar : Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menerima kunjungan kehormatan (Courtesy Call) Panglima Angkatan Laut Kerajaan Belanda (Commander of the Royal Netherlands Navy) Vice Admiral Harold Liebregs di Mako Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (14/5/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menerima kunjungan kehormatan (Courtesy Call) Panglima Angkatan Laut Kerajaan Belanda (Commander of the Royal Netherlands Navy) Vice Admiral Harold Liebregs di Mako Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (14/5/2026).
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sandarnya kapal perang Angkatan Laut Belanda, HNLMS De Ruyter, di Kota Pahlawan. Kedatangan Vice Admiral Harold Liebregs disambut hangat oleh Kasal yang didampingi oleh jajaran pejabat tinggi TNI AL.
Para pejabat yang mendampingi Kasal antara lain Pangkoarmada RI Laksdya TNI Dr. Denih Hendrata; Pangkoarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya; para Asisten Kasal, serta Dankoopskasel Koarmada RI Laksma TNI M. Iwan Kusumah, S.E.
Baca Lainnya :
- Dukung Ketahanan Pangan, Lanal Lampung Panen Jagung di Pesawaran0
- Tinggalkan Vietnam, KRI Bima Suci Lanjutkan Pelayaran KJK 2026 ke China0
- Komandan Seskoal Hadiri Tasyakuran Hari Pendidikan TNI AL ke-80 di Surabaya0
- Tasyakuran Hardik TNI AL, Kasal Tekankan Pentingnya Bangun Prajurit Jalasena Unggul dan Profesional0
- Delegasi TNI AL Tinjau Industri Penerbangan di Italia, Lirik Pesawat A-Viator0
Dalam pertemuan tersebut, Kasal menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini dan berharap momentum tersebut dapat memperkuat hubungan persahabatan serta kerja sama yang telah terjalin lama antara kedua institusi.
"TNI AL dan Royal Netherlands Navy (RNLN) telah memiliki rekam jejak kerja sama yang solid, mulai dari bidang pertahanan, operasi dan latihan, hingga program pendidikan untuk meningkatkan profesionalitas prajurit," ujar Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.
Lebih lanjut, Kasal berharap diskusi yang terlaksana dapat memberikan dampak positif bagi stabilitas kawasan dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang kedua negara.
Selain meningkatkan komunikasi, pertemuan juga membahas kerja sama profesional di bidang maritim, mulai dari pertukaran pengetahuan, latihan bersama, hingga penguatan interoperabilitas kedua angkatan laut.
Dalam kesempatan itu, kontingen Angkatan Laut Belanda diajak meninjau salah satu bangunan bersejarah yang menyimpan sejumlah benda peninggalan Belanda. Kegiatan tersebut menjadi momen untuk mengenang hubungan sejarah sekaligus memperkuat persahabatan kedua negara di bidang kemaritiman.
Sebagai simbol harmonisasi dan penguatan diplomasi angkatan laut (Naval Diplomacy), rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan acara Desk Reception di atas kapal perang Angkatan Laut Kerajaan Belanda, HNLMS De Ruyter (F 804) yang bersandar di Surabaya.
Kunjungan ini diharapkan semakin memperkokoh kerja sama dan persahabatan antara TNI AL dan Angkatan Laut Kerajaan Belanda. Melalui komunikasi dan kerja sama yang baik, kedua angkatan laut akan selalu meningkatkan profesionalisme serta menjaga stabilitas keamanan maritim bersama. (Arry/Mar)











