- 6 Ton Pasir Timah Selundupan Dicegat TNI AL di Kawasan Ancol
- Genjot Swasembada Garam Nasional, KKP Gandeng PT Garam Kelola K-SIGN Rote Ndao
- Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Bangun Kolaborasi Nasional
- PT Pelindo Terminal Petikemas dan TTL Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Nelayan
- Kodaeral XII Gagalkan Pengiriman Kayu Ilegal di Pelabuhan Panglima Utar
- Berlayar Mengarungi Belahan Bumi, KRI Bima Suci Berlabuh di Manila
- Bakti Kesehatan di Papua, Uluran Tangan TNI AL untuk Masyarakat Pedalaman
- Tahun Baru Islam 1448 H, Danseskoal: Jadikan Semangat Muharram untuk Perubahan Menuju Indonesia Maju
- PELNI Angkut Lebih dari 335 Ribu Ton Batubara pada Semester I 2026
- Kapal HSG Angkut 3,8 Ton Timah Ilegal Disergap TNI AL di Bangka Belitung
Delegasi TNI AL Tinjau Industri Penerbangan di Italia, Lirik Pesawat A-Viator

Keterangan Gambar : Delegasi TNI AL yang dipimpin oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Edwin, meninjau pusat industri penerbangan Italia. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), ITALIA: Delegasi TNI AL yang dipimpin oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Edwin, meninjau pusat industri penerbangan Italia.
Kunjungan kerja ini bagian dari upaya memperdalam kajian teknologi penerbangan strategis guna mendukung penguatan kedaulatan maritim Indonesia. Kunjungan kerja ini dilaksanakan pada 5-11 Mei 2026.
Dalam kunjungan tersebut, delegasi TNI AL meninjau fasilitas produksi Vulcanair S.A. di Casoria, Naples, Italia, dengan fokus pada pesawat A-Viator (AP68TP-600), pesawat twin turboprop berkonfigurasi high-wing yang dirancang untuk mendukung efisiensi operasional tinggi.
Baca Lainnya :
- Kapal Survei dan Pemetaan Canggih, KRI Canopus-936 Siap Wujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia0
- KRI Bima Suci Sandar di Vietnam, Atraksi Genderang Suling Gita Jala Taruna Bikin Pengunjung Terpukau0
- Kunjungi Pulau Terluar, Dankodaeral VII Tegaskan Komitmen TNI AL Jaga Kedaulatan dan Keamanan Perbatasan NKRI0
- Siaga Hadapi Ancaman Udara, KRI Teluk Sibolga-536 Satfib Koarmada I Asah Kemampuan Tempur0
- Kapal Baru KRI Canopus-936 Tiba dari Jerman, Disambut Pesud Wing Udara 1, Siap Jelajahi Laut Dalam0
Pesawat tersebut memiliki kapasitas 11 personel yang terdiri dari dua pilot dan sembilan penumpang serta dilengkapi retractable landing gear guna meningkatkan performa kecepatan. Bagi TNI AL, platform ini dinilai memiliki fleksibilitas tinggi untuk mendukung berbagai misi khusus seperti pengawasan udara, pemetaan fotogrametri, hingga pengoperasian kamera FLIR untuk kebutuhan pengintaian dan deteksi jarak jauh. Selain itu, efisiensi biaya operasional dan kemudahan perawatan menjadi nilai tambah dalam mendukung pengembangan kekuatan udara TNI AL di masa mendatang.
Rangkaian kegiatan selanjutnya dilaksanakan di Leonardo Helicopters dengan menerima paparan mendalam terkait dua platform helikopter modern, yaitu AW149 dan NH90 NFH (NATO Frigate Helicopter). AW149 merupakan helikopter militer medium multi-peran dengan bobot maksimal 8,6 ton dan mampu mengangkut hingga 16 personel bersenjata lengkap. Helikopter ini memiliki kemampuan operasional segala cuaca serta konfigurasi fleksibel untuk mendukung misi SAR, evakuasi medis, hingga close air support.
Sementara itu, NH90 NFH dirancang khusus untuk operasi maritim dengan kemampuan anti kapal selam (ASW) melalui sistem dipping sonar SONICS Flash Mk1 dan pemrosesan sonobuoy. Helikopter tersebut juga mampu membawa torpedo MU90 dan rudal anti-kapal Marte ER sebagai bagian dari penguatan sistem pertahanan laut modern.
Dalam kegiatan tersebut, Wakasal didampingi sejumlah pejabat utama Mabesal dan Puspenerbal, di antaranya Asrena Kasal Laksda TNI Dr. H. Krisno Utomo, Danpuspenerbal Laksda TNI Bayu Alisyahbana, serta para perwira menengah yang membidangi operasi, perencanaan dan logistik.
Selama berada di Italia, delegasi TNI AL juga mendapat pendampingan dari Atase Pertahanan RI untuk Roma Kolonel Laut (P) Profidol Andre Mantiri Dotulung.
Kunjungan kerja ini tidak hanya mencakup peninjauan teknologi dan platform alutsista, namun juga pembahasan mengenai potensi transfer teknologi serta dukungan logistik jangka panjang.
Melalui peninjauan langsung terhadap teknologi penerbangan terbaru di Italia, TNI Angkatan Laut menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap pengembangan alutsista ke depan memiliki nilai strategis tinggi, berteknologi modern, dan mampu menjawab tantangan operasi maritim yang semakin kompleks dan dinamis, sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. (Bow/Mar)











