- Arus Barang Melonjak 8,2% Tembus 2,8 Juta TEUs, IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional
- Pelindo Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional, Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa
- Wamenaker: Sertifikasi Kompetensi Pekerja BUMN Bukan Sekadar Formalitas
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kucurkan Beasiswa untuk 50 Siswa SD hingga SMA
- Presiden Prabowo Lantik Kepala BNPB, Kepala-Wakil Kepala BPGMN dan 4 Wakil Menteri
- Teken MoU, PWI-Lemhannas Komitmen Jaga Ketahanan Nasional
- Tukar Jabatan, Maruli Simanjuntak Jabat Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita Jadi KSAD
- Kemnaker Buka Pendaftaran Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI, Catat Tanggal dan Syaratnya
- Aksi Sosial Lintas Benua, Satgas Port Visit 2026 Kerja Bakti Gotong Royong di Republik Fiji
- Satgas Terpadu Port Visit 226 Hadiri Hari Kemerdekaan Fiji
Kapal Baru KRI Canopus-936 Tiba dari Jerman, Disambut Pesud Wing Udara 1, Siap Jelajahi Laut Dalam

Keterangan Gambar : Kapal Baru KRI Canopus-936 Tiba dari Jerman, Disambut Pesud Wing Udara 1. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kapal perang yang baru dipesan dari Jerman, KRI Canopus-936 memasuki wilayah Indonesia tepatnya perairan Selat Sunda, Rabu (6/5/2026). Kedatangan kapal canggih ini disambut oleh unsur kekuatan TNI AL baik laut maupun udara.
Unsur Pesawat Udara Wing Udara 1, Casa 212-200 MPA P-8202, turut menyambut kedatangan Kapal Perang Indonesia Canopus-936 saat memasuki wilayah perairan Indonesia, Rabu (6/5/2026). Pesud yang diawaki Mayor Laut (P) Musmuliadi tersebut melakukan flypass atau terbang rendah, Photex (photo exercise) dan komunikasi udara sebagai bentuk penghormatan atas kedatangan kapal Bantu Hidro-Oseanografi (BHO) tercanggih milik TNI AL.
KRI Canopus-936 merupakan kapal BHO Ocean Going buatan galangan Abeking & Rasmussen, Jerman, yang difungsikan untuk riset laut dalam. Kapal sepanjang 105 meter ini mampu beroperasi hingga 60 hari tanpa henti dan dilengkapi teknologi AUV serta ROV canggih untuk memetakan dasar laut hingga kedalaman 11.000 meter. Kapal bertolak dari Jerman sejak awal April 2026 dan resmi memasuki perairan Indonesia hari selasa 6 april 2026.
Baca Lainnya :
- Gagalkan Penyelundupan Sisik Trenggiling, Danlanal Banten Raih Penghargaan dari Kasal0
- Kolinlamil Sahabat Masyarakat, Kerahkan KRI Youtefa-552 Bakti Sosial untuk Warga Timika0
- Tinggalkan Singapura, KRI Bima Suci Lanjut Pelayaran KJK 2026 Etape 5 ke Vietnam0
- Mantap! Lanal Lampung Panen Raya Padi di Pesawaran, Dukung Ketahanan Pangan0
- Pasukan Katak TNI AL Siaga Objek Vital, Antisipasi Serangan Pembajak Pesawat0
Komandan Wing Udara 1 Kolonel Laut (P) Dani Widjanarka, M.Tr.Opsla., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keterlibatan Pesud P-8202 dalam penyambutan alutsista strategis TNI AL tersebut. “Terima kasih atas pelaksanaan giat tersebut. Tetap perhatikan keselamatan terbang selama di daerah operasi,” tegas Danwing.
Selain disambut Pesud P-8202 Wing Udara 1, KRI Canopus-936 juga disambut KRI Bung Tomo-357 di perairan Selat Sunda. Kehadiran KRI Canopus-936 akan memperkuat kemampuan survei dan pemetaan hidro-oseanografi TNI AL guna mendukung kepentingan pertahanan, keselamatan pelayaran, serta penelitian sumber daya kelautan nasional.
Pelaksanaan penyambutan oleh unsur udara Wing Udara 1 berjalan aman dan lancar. Momen ini menjadi bukti sinergi unsur laut dan udara TNI AL dalam mengamankan wilayah yurisdiksi sekaligus menyambut kedatangan alutsista baru yang akan memperkuat diplomasi maritim Indonesia. (Arry/Mar)











