- Kapal Perang KRI Teluk Parigi-539 Angkut Genset, Beras hingga Rendang, Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Relawan Bakti BUMN Batch IX, Pelindo Semai Harapan di Langowan
- Forum ASEAN di Bangkok, Menaker Bawa Agenda Penguatan Keterampilan dan Perlindungan Pekerja
- KKP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Gempa Bumi di NTT
- Pelindo Regional 2 dan BNN Jakut Edukasi Bahaya Narkoba di SMAN 13 Jakarta
- Cegah Karhutla, Presiden Prabowo Tekankan Tindakan Dini, Edukasi, dan Penegakan Hukum
- Presiden Prabowo Cek Langsung Karhutla di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Optimal
- Penyelundupan 30.789 Ekor Benih Bening Lobster Digagalkan di Bandara Juanda, Pelaku Kabur
- Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Menggeliat, Sudah Pasarkan 273 Ton Ikan
- Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Pelayaran, Safety Training di Atas Kapal PELNI
Kapal Baru KRI Canopus-936 Tiba dari Jerman, Disambut Pesud Wing Udara 1, Siap Jelajahi Laut Dalam

Keterangan Gambar : Kapal Baru KRI Canopus-936 Tiba dari Jerman, Disambut Pesud Wing Udara 1. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kapal perang yang baru dipesan dari Jerman, KRI Canopus-936 memasuki wilayah Indonesia tepatnya perairan Selat Sunda, Rabu (6/5/2026). Kedatangan kapal canggih ini disambut oleh unsur kekuatan TNI AL baik laut maupun udara.
Unsur Pesawat Udara Wing Udara 1, Casa 212-200 MPA P-8202, turut menyambut kedatangan Kapal Perang Indonesia Canopus-936 saat memasuki wilayah perairan Indonesia, Rabu (6/5/2026). Pesud yang diawaki Mayor Laut (P) Musmuliadi tersebut melakukan flypass atau terbang rendah, Photex (photo exercise) dan komunikasi udara sebagai bentuk penghormatan atas kedatangan kapal Bantu Hidro-Oseanografi (BHO) tercanggih milik TNI AL.
KRI Canopus-936 merupakan kapal BHO Ocean Going buatan galangan Abeking & Rasmussen, Jerman, yang difungsikan untuk riset laut dalam. Kapal sepanjang 105 meter ini mampu beroperasi hingga 60 hari tanpa henti dan dilengkapi teknologi AUV serta ROV canggih untuk memetakan dasar laut hingga kedalaman 11.000 meter. Kapal bertolak dari Jerman sejak awal April 2026 dan resmi memasuki perairan Indonesia hari selasa 6 april 2026.
Baca Lainnya :
- Gagalkan Penyelundupan Sisik Trenggiling, Danlanal Banten Raih Penghargaan dari Kasal0
- Kolinlamil Sahabat Masyarakat, Kerahkan KRI Youtefa-552 Bakti Sosial untuk Warga Timika0
- Tinggalkan Singapura, KRI Bima Suci Lanjut Pelayaran KJK 2026 Etape 5 ke Vietnam0
- Mantap! Lanal Lampung Panen Raya Padi di Pesawaran, Dukung Ketahanan Pangan0
- Pasukan Katak TNI AL Siaga Objek Vital, Antisipasi Serangan Pembajak Pesawat0
Komandan Wing Udara 1 Kolonel Laut (P) Dani Widjanarka, M.Tr.Opsla., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keterlibatan Pesud P-8202 dalam penyambutan alutsista strategis TNI AL tersebut. “Terima kasih atas pelaksanaan giat tersebut. Tetap perhatikan keselamatan terbang selama di daerah operasi,” tegas Danwing.
Selain disambut Pesud P-8202 Wing Udara 1, KRI Canopus-936 juga disambut KRI Bung Tomo-357 di perairan Selat Sunda. Kehadiran KRI Canopus-936 akan memperkuat kemampuan survei dan pemetaan hidro-oseanografi TNI AL guna mendukung kepentingan pertahanan, keselamatan pelayaran, serta penelitian sumber daya kelautan nasional.
Pelaksanaan penyambutan oleh unsur udara Wing Udara 1 berjalan aman dan lancar. Momen ini menjadi bukti sinergi unsur laut dan udara TNI AL dalam mengamankan wilayah yurisdiksi sekaligus menyambut kedatangan alutsista baru yang akan memperkuat diplomasi maritim Indonesia. (Arry/Mar)











