Kapal HSG Angkut 3,8 Ton Timah Ilegal Disergap TNI AL di Bangka Belitung

By Indonesia Maritime News 30 Jun 2026, 12:27:42 WIB Hukum
Kapal HSG Angkut 3,8 Ton Timah Ilegal Disergap TNI AL di Bangka Belitung

Keterangan Gambar : Operasi yang dilakukan TNI AL berhasil menggagalkan penyelundupan pasir timah ilegal di Perairan Karang Kering Bedukang, Kec. Riau Silip, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (29/6/2026). Foto: Dispenal


Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANGKA BELITUNG: Upaya penyelundupan pasir timah ilegal di Perairan Karang Kering Bedukang, Kec. Riau Silip, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (29/6/2026) digagalkan TNI AL .

TNI Angkatan Laut kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kedaulatan dan melindungi kekayaan sumber daya alam nasional dengan menggagalkan upaya tindak kejahatan penyelundupan pasir timah.

Operasi tersebut dilaksanakan oleh Tim Satgas Gabungan yang terdiri dari Satgas AMB Lanal Babel, Satgassus Satintelmar Pusintelal, Satgas Denkoarmada RI, Satgas Denkodaeral III, dan Satgas Bais TNI.

Baca Lainnya :

Penindakan dilakukan setelah tim menerima informasi intelijen mengenai rencana penyelundupan pasir timah ke luar negeri, yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyekatan dan patroli di sejumlah perairan rawan.

Dalam operasi tersebut, Tim Satgas Gabungan berhasil menemukan dan menguasai satu unit High Speed Craft (HSC) bermesin enam unit motor tempel 200 PK yang kandas di kawasan Karang Kering Bedukang.

Saat dilakukan pemeriksaan, kapal tersebut diketahui mengangkut sebanyak 97 kampil pasir timah dengan total berat sekitar 3,88 ton, yang diduga akan diselundupkan ke luar negeri. Nilai ekonomi barang bukti tersebut diperkirakan mencapai Rp3,46 miliar.

Kapal HSC tersebut masih dalam tahap proses pemindahan ke lokasi yang lebih aman untuk pelaksanaan proses evakuasi barang bukti dan penyelidikan lebih lanjut.

Keberhasilan operasi ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menekankan kepada seluruh jajaran TNI AL untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat sinergi antarinstansi, serta menindak tegas segala bentuk penyelundupan dan kejahatan lintas negara demi menjaga kedaulatan, keamanan, dan kekayaan laut Indonesia. (Arry/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook