Ocean Calculator, Pengukur Nilai Ekonomi Laut Nasional Dirilis KKP dan WRI

By Indonesia Maritime News 30 Jun 2026, 18:07:21 WIB Maritim
Ocean Calculator, Pengukur Nilai Ekonomi Laut Nasional Dirilis KKP dan WRI

Keterangan Gambar : Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama World Resources Institute (WRI) Indonesia memperkenalkan Ocean Calculator, sebuah platform geospasial berbasis Neraca Sumber Daya Laut (NSDL). Foto: KKP


Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama World Resources Institute (WRI) Indonesia memperkenalkan Ocean Calculator, sebuah platform geospasial berbasis Neraca Sumber Daya Laut (NSDL).

Ocean Calkulator berfungsi untuk menghitung nilai ekonomi ekosistem laut dan pesisir secara cepat, akurat, dan berbasis data ilmiah. Ocean Calculator membantu menghitung nilai ekonomi dan manfaat ekosistem laut, seperti mangrove, padang lamun, dan terumbu karang.

Dengan memanfaatkan data geospasial, citra satelit, dan hasil riset, platform ini mampu menyajikan informasi mengenai kondisi ekosistem pesisir serta kontribusinya terhadap perlindungan pantai, penyimpanan karbon biru, hingga penghidupan masyarakat.

Baca Lainnya :

Informasi tersebut kemudian menjadi dasar bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan, perencanaan pembangunan, serta pengelolaan sumber daya laut yang lebih tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, Koswara mengungkapkan Ocean Calculator dikembangkan sebagai bagian dari upaya membangun ocean accounting  yakni sistem yang mengintegrasikan informasi lingkungan dan ekonomi untuk mendukung perencanaan pembangunan kelautan yang berkelanjutan.

"Kami berharap platform ini terus berkembang dan menjadi bagian dari penguatan kebijakan kelautan yang berbasis bukti ilmiah,” ujar Koswara, dalam siaran resmi di Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Pengenalan purwarupa Ocean Calculator dilakukan pada kegiatan Pengenalan dan Lokakarya Teknis Ocean Calculator di Jakarta pekan lalu, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Laut Sedunia. Platform ini dikembangkan sejak 2024 oleh WRI Indonesia bersama sejumlah perguruan tinggi di Indonesia dan Australia, dengan dukungan Pemerintah Australia melalui program KONEKSI.

Keunggulan lain dari platform ini adalah integrasi aspek Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI), yang memungkinkan pengguna memahami hubungan antara kondisi ekosistem dengan kelompok masyarakat yang bergantung pada sumber daya laut. Pendekatan ini membantu memastikan pembangunan pesisir berjalan lebih adil, inklusif, dan memberikan manfaat yang merata.

Sementara itu Perwakilan Australia Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT), Jacqui Lord mengungkapkan dengan semakin besarnya tekanan terhadap wilayah pesisir akibat perubahan iklim dan aktivitas manusia, diperlukan instrumen yang mampu menilai manfaat ekosistem secara lebih komprehensif. "Kami berharap Ocean Calculator dapat menjadi alat yang efektif untuk mendukung pengelolaan laut dan pesisir Jacqui Lord.

Membantu Pemangku Kepentingan

Direktur Konservasi Ekosistem KKP, Firdaus Agung, menjelaskan platform ini telah menjalani ujicoba awal pada Februari 2026. Saat ini, Ocean Calculator telah terintegrasi dengan SIDAKO dan dapat diakses masyarakat melalui laman sidako.kkp.go.id sebagai rumah bagi berbagai data konservasi ekosistem di Indonesia.

“Ocean Calculator juga membantu berbagai pemangku kepentingan memahami nilai strategis ekosistem laut serta kontribusinya terhadap keberlanjutan lingkungan, kesejahteraan masyarakat, dan aktivitas ekonomi di wilayah pesisir,” ujarnya.

Sementara itu, Country Director WRI Indonesia, Nirarta Samadhi, mengatakan, melalui Ocean Calculator, pemerintah, akademisi, masyarakat, dan sektor swasta dapat memperoleh informasi yang lebih komprehensif untuk mendukung investasi dan pembangunan pesisir yang berkelanjutan.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan bahwa pengelolaan laut harus berbasis data dan ilmu pengetahuan agar pertumbuhan ekonomi dapat berjalan seiring dengan kelestarian lingkungan. Kehadiran Ocean Calculator menjadi salah satu langkah konkret KKP dalam memperkuat tata kelola kelautan yang modern, terukur, dan berkelanjutan demi mewujudkan ekonomi biru Indonesia. (Arry/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook