- KMP Mutiara Persada III Mogok di Selat Sunda, KPLP Tanjung Priok Evakuasi 28 Penumpang
- KMP Mutiara Persada III Bawa 144 Penumpang, Alami Gangguan Mesin Kapal KPLP KN Damaru Sigap Mengawal Hingga Pelabuhan Panjang
- Ini Kesepakatan Bipartit MTI, Manajemen dan Serikat Pekerja Berkomitmen Tingkatkan Produktivitas & Dukung Merger BUMN Logistik
- Perkuat Bisnis Komersial, PELNI Angkut Perdana 55 Ribu Ton Batubara
- PELNI Sukses Layani Keagenan Kapal Pesiar MV Odyssey Berbendera Bahamas
- Burung Langka Dimasukkan ke Botol Air Mineral, Mau Diselundupkan Digagalkan Patroli TNI AL di KM Dempo
- KSP Dudung Abdurachman Tinjau Langsung Pelindo & Dukung Penguatan Tata Kelola Pelabuhan Nasional
- Tilapia Tembus Pasar Eropa, Andalan Baru Produk Perikanan Indonesia
- Ayo Daftar! Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi Batch 2 Mulai 19 Mei, Kuota 30 Ribu Peserta Gratis
- IPC TPK Panjang Tambah QCC Post Panamax, Perbesar Kapasitas Bongkar Muat
Perkuat Bisnis Komersial, PELNI Angkut Perdana 55 Ribu Ton Batubara

Keterangan Gambar : PELNI sukses melaksanakan shipment perdana pengangkutan batubara skala besar menggunakan kapal bulk carrier jenis Supramax dengan muatan mencapai 55.000 MT. Foto: PELNI
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) atau PT PELNI (Persero) mencatat pertumbuhan signifikan pada bisnis angkutan barang komersial pada tahun 2026.
Hingga April 2026, PELNI telah mengangkut sebanyak 218.918,964 metric ton (MT) barang komersial, yang didominasi oleh muatan batubara sebesar 95% dan pupuk curah sebesar 5%. Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan (year-on-year) sebesar 338% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.
Salah satu pencapaian tersebut ditandai dengan keberhasilan pelaksanaan shipment perdana pengangkutan batubara skala besar menggunakan kapal bulk carrier jenis Supramax dengan muatan mencapai 55.000 MT.
Baca Lainnya :
- PELNI Sukses Layani Keagenan Kapal Pesiar MV Odyssey Berbendera Bahamas0
- KSP Dudung Abdurachman Tinjau Langsung Pelindo & Dukung Penguatan Tata Kelola Pelabuhan Nasional0
- IPC TPK Panjang Tambah QCC Post Panamax, Perbesar Kapasitas Bongkar Muat0
- Pelindo Dukung Percepatan Sekolah Rakyat Sulsel, Target Rampung Juni 20260
- Pelindo Dukung Percepatan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan, Siapkan Lahan di Bali0
Pengangkutan perdana tersebut dilaksanakan melalui skema voyage charter menggunakan kapal MV Majestic Laksono. Pengiriman berlangsung pada April 2026 dengan rute pengangkutan dari Bontang menuju Surabaya.
Direktur Usaha Angkutan Barang & Tol Laut PELNI, Kokok Susanto menyampaikan bahwa pemanfaatan kapal charter berukuran Supramax menjadi langkah strategis PELNI dalam memenuhi kebutuhan pasar terhadap layanan logistik komoditas curah dalam skala besar.
“Shipment perdana pengangkutan batubara dengan muatan 55 ribu ton ini merupakan langkah strategis PELNI dalam mengakselerasi kinerja bisnis angkutan barang. Kami terus mengembangkan kemampuan logistik untuk memberikan solusi pengangkutan yang andal, efisien, dan berdaya saing tinggi,” ujar Kokok dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/5/2026).
Kokok menambahkan, keberhasilan pengangkutan menggunakan kapal Supramax merupakan bagian dari strategi building capacity PELNI dalam memperkuat kompetensi angkutan barang komersial, khususnya pengangkutan komoditas curah dalam jumlah besar. Pengalaman ini sekaligus menjadi portofolio baru bagi lini usaha angkutan barang PELNI dalam memperluas cakupan layanan logistik maritim nasional.
“Kami optimistis pengembangan segmen angkutan barang komersial, khususnya komoditas curah seperti batubara, akan memberikan kontribusi positif yang signifikan bagi kinerja perusahaan ke depan. PELNI juga siap memperluas kerja sama dengan berbagai mitra strategis guna mendukung kebutuhan logistik nasional serta memperkuat ketahanan energi Indonesia,” tambah Kokok.
Selain itu, PELNI juga menerapkan strategi sharing capacity melalui kerja sama dengan pemilik kapal guna meningkatkan fleksibilitas operasional dan optimalisasi layanan pengangkutan barang.
Melalui keberhasilan shipment perdana ini, PELNI semakin memperkuat posisinya sebagai penyedia jasa logistik maritim yang andal dan kompetitif. PELNI optimis dapat menjadi mitra logistik terpercaya bagi industri energi nasional sekaligus berkontribusi dalam mendukung rantai pasok komoditas strategis di Indonesia.
Sebagai informasi, PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan.
PELNI juga melayani 30 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, dimana kapal perintis menyinggahi 229 pelabuhan dengan total 516 ruas dan 2.515 rute. (Arry/Mar)











