- Menaker: Pelatihan Vokasi, Bekal Hadapi Dunia Kerja
- Indonesia Tuan Rumah Regional Marpolex 2026, Gandeng Filipina dan Jepang Tanggulangi Pencemaran Laut
- Dukung Konektivitas Nasional, PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT
- Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi dan Lepas Perdana Ekspor Baterai Kendaraan Listrik
- 800 Pati TNI dan Polri Dikumpulkan di Istana, Ini Taklimat Presiden Prabowo Soal Keadaan Negara
- PELNI Tebar Ribuan Life Jacket, Peduli Keselamatan Masyarakat Pesisir
- Operasi Penyergapan Tengah Malam, Penyelundupan 8,8 Ton Pasir Timah Ilegal Digagalkan TNI AL
- 5 Bulan Disandera Perompak Somalia, 4 ABK Kapal MT Honour 25 Selamat Bisa Kembali ke Indonesia
- Tok! DPR Sahkan UU Ketenagakerjaan, Ini 13 Poin Aturan Baru Lindungi Pekerja
- Tolak Kekerasan, KKP Jamin Keselamatan Awak Kapal Perikanan, Catat Nomor Pengaduan 24 Jam
Pelindo Dukung Percepatan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan, Siapkan Lahan di Bali

Keterangan Gambar : Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tahap pertama pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dihadiri Wakil Direktur Utama Pelindo, Drajat Sulistyo. Foto: Pelindo
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo turut serta dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tahap pertama pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Program ini merupakan inisiatif Pemerintah sebagai solusi pengelolaan sampah yang ramah lingkungan sekaligus menghasilkan energi listrik yang bersih dan berkelanjutan.
Penandatanganan kerja sama dilaksanakan di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, pada Selasa (21/4/2026). PKS ini merupakan bagian dari percepatan implementasi Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan melalui Pengolahan Sampah menjadi Energi Terbarukan berbasis teknologi ramah lingkungan.
Dalam program ini, Pelindo menyiapkan lahan di area Benoa, Bali, sebagai lokasi pembangunan fasilitas PSEL, bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kota Denpasar.
Wakil Direktur Utama Pelindo, Drajat Sulistyo, menyampaikan bahwa keterlibatan Pelindo dalam proyek ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung agenda keberlanjutan nasional sekaligus memperkuat peran pelabuhan sebagai ekosistem logistik yang ramah lingkungan.
“Pelindo berkomitmen untuk mendukung penuh program pemerintah dalam penanganan sampah melalui pengembangan PSEL. Kami turut menyiapkan lahan HPL Pelindo di area Benoa sebagai bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam mendorong pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan,” ujar Drajat dalam keterangan tertulisnya.
Melalui kolaborasi lintas sektor antara BUMN dan pemerintah daerah, pembangunan PSEL diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi volume sampah perkotaan sekaligus mendukung transisi menuju energi bersih di Indonesia. (Bow/Mar)











