- Ini Langkah IPC TPK Kenalkan Industri Petikemas ke Generasi Muda Jakarta Utara
- Buka Maritime Expo 2026, Wamenhub Suntana Apresiasi Pengabdian Pelaut Indonesia
- Bangun Proyek Dermaga Tanpa Izin, Dua Perusahaan di Riau Disegel KKP
- Puluhan Ekor Hiu Bambu Hasil Penangkaran Dilepas KKP di Laut Kepulauan Seribu
- Libur Sekolah, Penjualan Tiket Diskon Kapal PELNI Tembus 214 Ribu Penumpang
- Kapal Perang Inggris HMS Tamar (P233) Merapat di Jakarta, Ada Apa ?
- Pelindo Regional 2 Priok Gandeng Kejaksaan Tangani Kepastian Hukum Penyelenggaraan Kegiatan Kepelabuhanan
- Ini Hasil RUPS Pelindo 2025: Kinerja Tumbuh, Setor ke Negara Rp7,81 Triliun
- Latma Malindo Jaya 28AB-26, Indonesia dan Malaysia Himpun Kekuatan Laut Hadapi Tantangan Maritim
- Operasi Senyap TNI AL di Tengah Malam, Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah 4,25 Ton Miliaran Rupiah
Pelindo Dukung Percepatan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan, Siapkan Lahan di Bali

Keterangan Gambar : Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tahap pertama pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dihadiri Wakil Direktur Utama Pelindo, Drajat Sulistyo. Foto: Pelindo
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo turut serta dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tahap pertama pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Program ini merupakan inisiatif Pemerintah sebagai solusi pengelolaan sampah yang ramah lingkungan sekaligus menghasilkan energi listrik yang bersih dan berkelanjutan.
Penandatanganan kerja sama dilaksanakan di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, pada Selasa (21/4/2026). PKS ini merupakan bagian dari percepatan implementasi Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan melalui Pengolahan Sampah menjadi Energi Terbarukan berbasis teknologi ramah lingkungan.
Dalam program ini, Pelindo menyiapkan lahan di area Benoa, Bali, sebagai lokasi pembangunan fasilitas PSEL, bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kota Denpasar.
Wakil Direktur Utama Pelindo, Drajat Sulistyo, menyampaikan bahwa keterlibatan Pelindo dalam proyek ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung agenda keberlanjutan nasional sekaligus memperkuat peran pelabuhan sebagai ekosistem logistik yang ramah lingkungan.
“Pelindo berkomitmen untuk mendukung penuh program pemerintah dalam penanganan sampah melalui pengembangan PSEL. Kami turut menyiapkan lahan HPL Pelindo di area Benoa sebagai bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam mendorong pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan,” ujar Drajat dalam keterangan tertulisnya.
Melalui kolaborasi lintas sektor antara BUMN dan pemerintah daerah, pembangunan PSEL diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi volume sampah perkotaan sekaligus mendukung transisi menuju energi bersih di Indonesia. (Bow/Mar)











