- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
- Yuhuu... 441 Riders Cilik Bersaing Ketat di Kejurnas Push Bike Race Kapten Morgan Tahun 2026
Tampil Kenalkan Budaya Nusantara di Universitas Lebanon, Prajurit TNI AL Mengagumkan

Keterangan Gambar : Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dengan Lebanese University dalam mempromosikan budaya dan pariwisata Indonesia di kancah internasional. Kegiatan ini dipersembahkan oleh prajurit TNI AL KRI Frans Kaisiepo-368, Satuan Tugas MTF TNI KONGA XXVIII-N/UNIFIL, pada pekan ini di Lebanon.Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN) JAKARTA: Suasana Lebanese University berbeda dari biasanya. Pernak-pernik dekorasi budaya Indonesia membuat perguruan tinggi di Lebanon itu menjadi lebih semarak.
Antusias civitas academica juga tampak dengan kehadiran mahasiswa maupun dosen memenuhi auditorium untuk mengikuti Indonesian Arts and Cultural Festival.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dengan Lebanese University dalam mempromosikan budaya dan pariwisata Indonesia di kancah internasional. Kegiatan ini dipersembahkan oleh prajurit TNI AL KRI Frans Kaisiepo-368, Satuan Tugas MTF TNI KONGA XXVIII-N/UNIFIL, pada pekan ini di Lebanon.
Baca Lainnya :
- Lancarkan Mudik dan Barang Lebaran 2023, Jalan Tol Cibitung – Cilincing Seksi 4 Segera Beroperasi 0
- Pelindo Solusi Logistik Ekspor Perdana 29 Ton Ikan Layur ke Tiongkok0
- Ekspedisi Jala Citra 3-2023 Flores, TNI AL Gali Potensi Maritim di Laut Indonesia 0
- Kembangkan Poros Maritim Dunia & Wilayah Pesisir TNI AL Bangun Pangkalan di Kaimana0
- Sampan Dihantam Ombak, Nelayan Tenggelam,TNI AL & Tim SAR Temukan Jenazah0
Satgas MTF mengenalkan budaya Nusantara dengan mempersembahkan sederet pertunjukan seni dan budaya di antaranya Tari Galung, Tari Tanduk Majeng, Tari Tabi Manta, serta kolaborasi Tari Saman, Rampak Gendang dan band.
KAGUM
Satgas berhasil tampil impresif dan mengundang decak kagum, dengan antusias hadirin memberikan standing applause dan secara spontan turut berdendang mengikuti alunan musik tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.
“Suatu kehormatan bagi KRI Frans Kaisiepo-368 dapat berpartisipasi dalam Arts and Cultural Festival ini untuk semakin mempromosikan Indonesia di kancah internasional, hal ini menjadi bagian dari tugas diplomasi TNI Angkatan Laut", ungkap Komandan Satgas Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh.
Selain Arts and Cultural Festival, dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan kuliah umum yang menghadirkan Duta Besar LBBP RI untuk Lebanon, Hajriyanto Y. Thohari. Di hadapan mahasiswa Lebanese University, Hajriyanto menyampaikan gambaran umum negara Indonesia, potensi ekonomi, kekayaan budaya, dan kiprah Indonesia di dunia internasional.
Dalam kesempatan yang sama, President of Lebanese University Dr. Bassam Badran menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kontribusi Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL. Ia mengharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian pembinaan generasi muda untuk membuka cakrawala pandang dan memahami kebudayaan dari berbagai negara sebagai bekal pengabdian di masyarakat.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali dalam beberapa kesempatan selalu menyampaikan kepada seluruh prajurit TNI AL yang tengah bertugas sebagai pasukan perdamaian untuk memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan.
"Jaga nama baik TNI AL dan Indonesia, serta pelihara hubungan dengan negara-negara yang juga tergabung dalam UNIFIL, sehingga nama baik bangsa maupun TNI AL tetap harum di dunia internasional," ungkap Kasal. (Bow/Oryza)











