- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air
- KRI Hiu-634 Angkut Bantuan Kejati NTT, Disalurkan ke Maumere dan Reo
- BKPRMI Jakarta Gelar Pelatihan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah di Pulau Pramuka
- KRI Selar-879 TNI AL dan Philippine Navy Siaga Jaga Perbatasan Indonesia dan Filipina
- Update Gempa di NTT, Korban Meninggal Dunia 111 Orang, 21.552 Warga Masih Mengungsi
- Dorong Koperasi Nelayan Merah Putih Kembangkan Usaha Berbasis Data, KKP Gandeng ASPPENDO
- KKP Ringkus Kapal Komplotan Pelaku Bom Ikan di Kepulauan Spermonde
- Jelajahi Medan Ekstrem via Darat, Prajurit Jalasena Tembus Lokasi Terisolir Korban Gempa NTT
- Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Obati Luka Psikologis Korban Bencana di Manggarai NTT
- Tim Layar Kodaeral IV Berjaya di Kejurnas Series II, Sabet Lima Medali
Siap-siap! 23 Pintu Tol Rawan Macet Saat Arus Mudik Lebaran

Keterangan Gambar : Ilusttasi Pintu Tol Macet.Foto: Dok.Indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Mudik Lebaran selalu identik dengan kemacetan lalu lintas. Tahun 2022 ini, aktivitas mudik diprediksi masih diwarnai kemacetan karena jumlah pemudik diperkirakan mencapai 85 juta jiwa, naik sekitar 65 persen.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi akan ada 23 pintu tol yang menjadi lokasi rawan terjadinya kemacetan. Hal ini diungkapkan Kapolri dalam rapat koordinasi lintas sektoral di Mabes Polri, Kamis (14/4/2022).
"Ada 23 gate tol yang rawan terjadi kepadatan," kata Kapolri. Lokasi tersebut tersebar di wilayah Banten sebanyak 2 titik, wilayah hukum Polda Metro Jaya sebanyak 2 titik, Jawa Barat 7 titik, Jawa Tengah 6 titik, dan Jawa Timur 6 titik.
Baca Lainnya :
- Parah! Tol Lampung Bahaya Pengendara Bila Tak Segera Diperbaiki0
- Waduh! Kapal Berbendera Malaysia Nekat Selundupkan Minyak Sawit0
- Ngeri! Truk Kecelakaan 16 Orang Tewas, 13 Kritis0
- Mobil Rombongan KSAD Jenderal Dudung Kecelakaan, 1 Perwira dan 1 Wartawan Tewas0
- Ini Dia Daerah Rawan Kelebihan Muatan ,Operator Kapal Diminta Mencegah, Utamakan Keselamatan0
Selain di jalan tol, dia menuturkan juga ada 6 titik bottleneck atau penyempitan jalur yang akan menjadi lokasi kepadatan. Kepadatan lalu lintas, menurut Kapolri telah diprediksi dan merupakan salah satu permasalahan selama masa arus mudik.
Enam titik bottleneck atau penyempitan jalur yang menjadi lokasi kepadatan antara lain:
Di Tol Jakarta-Merak KM 26, selain itu arah Cikampek yang dimulai dari KM48 hingga KM50 yang mengalami perubahan dari 5 jalur menjadi 3 jalur. Titik lainnya di Tol Cikampek KM31-KM37 mengalami perubahan dari 4 jalur menjadi 3 jalur.
Lokasi lainnya, KM70 hingga KM72 yang mengalami penyempitan dari 3 jalur menjadi 2 jalur. Lalu, pada saat arus balik arah Jakarta dari KM54 yang semula 5 jalur menjadi 3 jalur.
"Ini adalah potensi-potensi perlambatan dan juga potensi kemacetan yang arus kita urai," kata mantan Kapolda Banten ini.
PUNCAK KEMACETAN
Puncak kemacetan akan mulai terlihat sejak 28 April atau H-4 sebelum hari libur. Kapolri mengatakan, kepadatan akan semakin parah pada H-3 dan H-2, sedangkan H-1 Idul Fitri arus lalin tetap padat namun tidak sepadat pada 29 April dan 30 April.
Kapolri meminta jajarannya menyiapkan skema penguraian lalu lintas serta dapat memaksimalkan pos pengamanan di sekitar jalan tol. Karena antusiasme masyarakat untuk mudik tahun ini akan sangat besar mengingat sudah dua tahun warga tidak mudik Lebaran karena pandemi Covid-19. ( Arry/ Oriz)











