- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Siap-siap! 23 Pintu Tol Rawan Macet Saat Arus Mudik Lebaran

Keterangan Gambar : Ilusttasi Pintu Tol Macet.Foto: Dok.Indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Mudik Lebaran selalu identik dengan kemacetan lalu lintas. Tahun 2022 ini, aktivitas mudik diprediksi masih diwarnai kemacetan karena jumlah pemudik diperkirakan mencapai 85 juta jiwa, naik sekitar 65 persen.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi akan ada 23 pintu tol yang menjadi lokasi rawan terjadinya kemacetan. Hal ini diungkapkan Kapolri dalam rapat koordinasi lintas sektoral di Mabes Polri, Kamis (14/4/2022).
"Ada 23 gate tol yang rawan terjadi kepadatan," kata Kapolri. Lokasi tersebut tersebar di wilayah Banten sebanyak 2 titik, wilayah hukum Polda Metro Jaya sebanyak 2 titik, Jawa Barat 7 titik, Jawa Tengah 6 titik, dan Jawa Timur 6 titik.
Baca Lainnya :
- Parah! Tol Lampung Bahaya Pengendara Bila Tak Segera Diperbaiki0
- Waduh! Kapal Berbendera Malaysia Nekat Selundupkan Minyak Sawit0
- Ngeri! Truk Kecelakaan 16 Orang Tewas, 13 Kritis0
- Mobil Rombongan KSAD Jenderal Dudung Kecelakaan, 1 Perwira dan 1 Wartawan Tewas0
- Ini Dia Daerah Rawan Kelebihan Muatan ,Operator Kapal Diminta Mencegah, Utamakan Keselamatan0
Selain di jalan tol, dia menuturkan juga ada 6 titik bottleneck atau penyempitan jalur yang akan menjadi lokasi kepadatan. Kepadatan lalu lintas, menurut Kapolri telah diprediksi dan merupakan salah satu permasalahan selama masa arus mudik.
Enam titik bottleneck atau penyempitan jalur yang menjadi lokasi kepadatan antara lain:
Di Tol Jakarta-Merak KM 26, selain itu arah Cikampek yang dimulai dari KM48 hingga KM50 yang mengalami perubahan dari 5 jalur menjadi 3 jalur. Titik lainnya di Tol Cikampek KM31-KM37 mengalami perubahan dari 4 jalur menjadi 3 jalur.
Lokasi lainnya, KM70 hingga KM72 yang mengalami penyempitan dari 3 jalur menjadi 2 jalur. Lalu, pada saat arus balik arah Jakarta dari KM54 yang semula 5 jalur menjadi 3 jalur.
"Ini adalah potensi-potensi perlambatan dan juga potensi kemacetan yang arus kita urai," kata mantan Kapolda Banten ini.
PUNCAK KEMACETAN
Puncak kemacetan akan mulai terlihat sejak 28 April atau H-4 sebelum hari libur. Kapolri mengatakan, kepadatan akan semakin parah pada H-3 dan H-2, sedangkan H-1 Idul Fitri arus lalin tetap padat namun tidak sepadat pada 29 April dan 30 April.
Kapolri meminta jajarannya menyiapkan skema penguraian lalu lintas serta dapat memaksimalkan pos pengamanan di sekitar jalan tol. Karena antusiasme masyarakat untuk mudik tahun ini akan sangat besar mengingat sudah dua tahun warga tidak mudik Lebaran karena pandemi Covid-19. ( Arry/ Oriz)











