- Kasal Apresiasi Prajurit Marinir, Raih Juara I Lomba Video Pendek dan Konten Kreatif
- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
Siap-siap! 23 Pintu Tol Rawan Macet Saat Arus Mudik Lebaran

Keterangan Gambar : Ilusttasi Pintu Tol Macet.Foto: Dok.Indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Mudik Lebaran selalu identik dengan kemacetan lalu lintas. Tahun 2022 ini, aktivitas mudik diprediksi masih diwarnai kemacetan karena jumlah pemudik diperkirakan mencapai 85 juta jiwa, naik sekitar 65 persen.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi akan ada 23 pintu tol yang menjadi lokasi rawan terjadinya kemacetan. Hal ini diungkapkan Kapolri dalam rapat koordinasi lintas sektoral di Mabes Polri, Kamis (14/4/2022).
"Ada 23 gate tol yang rawan terjadi kepadatan," kata Kapolri. Lokasi tersebut tersebar di wilayah Banten sebanyak 2 titik, wilayah hukum Polda Metro Jaya sebanyak 2 titik, Jawa Barat 7 titik, Jawa Tengah 6 titik, dan Jawa Timur 6 titik.
Baca Lainnya :
- Parah! Tol Lampung Bahaya Pengendara Bila Tak Segera Diperbaiki0
- Waduh! Kapal Berbendera Malaysia Nekat Selundupkan Minyak Sawit0
- Ngeri! Truk Kecelakaan 16 Orang Tewas, 13 Kritis0
- Mobil Rombongan KSAD Jenderal Dudung Kecelakaan, 1 Perwira dan 1 Wartawan Tewas0
- Ini Dia Daerah Rawan Kelebihan Muatan ,Operator Kapal Diminta Mencegah, Utamakan Keselamatan0
Selain di jalan tol, dia menuturkan juga ada 6 titik bottleneck atau penyempitan jalur yang akan menjadi lokasi kepadatan. Kepadatan lalu lintas, menurut Kapolri telah diprediksi dan merupakan salah satu permasalahan selama masa arus mudik.
Enam titik bottleneck atau penyempitan jalur yang menjadi lokasi kepadatan antara lain:
Di Tol Jakarta-Merak KM 26, selain itu arah Cikampek yang dimulai dari KM48 hingga KM50 yang mengalami perubahan dari 5 jalur menjadi 3 jalur. Titik lainnya di Tol Cikampek KM31-KM37 mengalami perubahan dari 4 jalur menjadi 3 jalur.
Lokasi lainnya, KM70 hingga KM72 yang mengalami penyempitan dari 3 jalur menjadi 2 jalur. Lalu, pada saat arus balik arah Jakarta dari KM54 yang semula 5 jalur menjadi 3 jalur.
"Ini adalah potensi-potensi perlambatan dan juga potensi kemacetan yang arus kita urai," kata mantan Kapolda Banten ini.
PUNCAK KEMACETAN
Puncak kemacetan akan mulai terlihat sejak 28 April atau H-4 sebelum hari libur. Kapolri mengatakan, kepadatan akan semakin parah pada H-3 dan H-2, sedangkan H-1 Idul Fitri arus lalin tetap padat namun tidak sepadat pada 29 April dan 30 April.
Kapolri meminta jajarannya menyiapkan skema penguraian lalu lintas serta dapat memaksimalkan pos pengamanan di sekitar jalan tol. Karena antusiasme masyarakat untuk mudik tahun ini akan sangat besar mengingat sudah dua tahun warga tidak mudik Lebaran karena pandemi Covid-19. ( Arry/ Oriz)











