- 3 Bayi Buaya Langka Sinyulong Diamankan KKP dari Permukiman Nelayan, Ini Penampakannya
- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air
- KRI Hiu-634 Angkut Bantuan Kejati NTT, Disalurkan ke Maumere dan Reo
- BKPRMI Jakarta Gelar Pelatihan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah di Pulau Pramuka
- KRI Selar-879 TNI AL dan Philippine Navy Siaga Jaga Perbatasan Indonesia dan Filipina
- Update Gempa di NTT, Korban Meninggal Dunia 111 Orang, 21.552 Warga Masih Mengungsi
- Dorong Koperasi Nelayan Merah Putih Kembangkan Usaha Berbasis Data, KKP Gandeng ASPPENDO
- KKP Ringkus Kapal Komplotan Pelaku Bom Ikan di Kepulauan Spermonde
- Jelajahi Medan Ekstrem via Darat, Prajurit Jalasena Tembus Lokasi Terisolir Korban Gempa NTT
- Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Obati Luka Psikologis Korban Bencana di Manggarai NTT
Ngeri! Truk Kecelakaan 16 Orang Tewas, 13 Kritis

Keterangan Gambar : Ilustrasi garis polisi.Foto: Ist
Indonesiamaritimenews.com( IMN),JAKARTA: Kecelakaan maut melibatkan truk mengakibatkan 16 orang kehilangan nyawa dan 13 lainnya kritis. Kecelakaan terjadi di KM 10, Distrik Minyambou, Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), Papua Barat, Rabu (13/4/2022) dini hari.
Truk tersebut membawa 29 penumpang yang diduga penambang ilegal. Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIT tersebut diduga akibat rem truk blong.
Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom mengatakan idikasi para korban adalah pekerja tambang emas ilegal, masih diselidiki.
Baca Lainnya :
- Ini Dia Daerah Rawan Kelebihan Muatan ,Operator Kapal Diminta Mencegah, Utamakan Keselamatan0
- Demo Mahasiswa, Hindari Melintasi Sekitar Senayan0
- Demo Mahasiswa BEM SI, Ini Dia Rekayasa Lalin di Jakarta0
- Waduuuh...Jatah Mudik Gratis Cuma 10.500 Orang0
- Catat! 69 Kapal Ferry Merak-Bakauheni Layani Mudik Lebaran 2022 Jawa-Sumatera0
"Kami belum bisa pastikan apakah mereka pekerja tambang emas ilegal atau bukan, karena masih menunggu proses pemulihan korban luka-luka untuk dimintai keterangan," kata Kapolres.
Korban yang selamat dievakuasi ke Rumah Sakit Pratama Warmare, sementara 13 orang yang tewas dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Manokwari. ( Arry/Oriz)











