Breaking News
- Inovasi Daur Ulang Life Jacket, PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026
- Pelindo Regional 4 Peduli Korban Kebakaran di Makassar, Salurkan Bantuan
- Pelindo Indonesia Network Pendulum Diluncurkan, Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Logistik Nasional
- KRI Alamang-644 Tebar Kebaikan, Nelayan Tanjung Balai Asahan Dibagi Sembako dan Cek Kesehatan
- TNI AL dan Tentara Australia Asah Kemampuan, Operasi Pendaratan Amfibi di Situbondo
- Senangnya Bocah-bocah TK Dewi Sartika Wonokromo Naik Tank Amfibi 2 Marinir
- Kapolri Suyudi Temui Panglima TNI di Mabes Cilangkap, Ini yang Dibahas
- Misi Kemanusiaan di Fiji Berakhir Sukses, Satgas Port Visit 2026 Lanjutkan Berlayar ke Solomon
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Menembus Lautan Distribusikan Rp25 Milyar ke Pulau 3T
- Aksi Sosial Lintas Benua, Bakti Kesehatan Satgas Port Visit 2026 Disambut Antusias Masyarakat Fiji
Sah Menjadi Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL, Puan Maharani: Bangga Banget

Keterangan Gambar : Ketua DPR RI Puan Maharani digendong Kowal usai menjadi Warga Kehormatan Korps Marinir. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),JAKARTA: Ketua DPR RI Puan Maharani bangga menjadi warga kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut. Puan mendapat baret ungu bersama sejumlah pejabat setelah mengikuti rangkaian simulasi perang Pulau Damar Besar, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Selasa (24/1/2023).
Acara ini dipimpin langsung oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono. Putri Megawati Soekarnoputri itu menerima brevet warga kehormatan Marinir di atas tank amfibi.
“Saya mengucapkan terima kasih atas penganugerahan saya sebagai warga kehormatan Korps Marinir,” kata Puan.
Ia diangkat sebagai Warga Kehormatan Marinir bersama Ketua MPR Bambang Soesatyo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.
Puan tercatat sebagai Ketua DPR RI dan perempuan pertama yang mendapat anugerah sebagai Warga Kehormatan Marinir. Dalam sambutannya Puan mengatakan ia sudah bisa merasakan bagaimana menjadi anggota kehormatan Marinir.
Meski mengikuti simulasi perang secara singkat, kata Puan, ternyata tidak mudah menjadi anggota Marinir. Harus memiliki mental dan keberanian yang kuat. "Tantangan ke depan tentu saja bukan semakin ringan, tapi semakin berat. DPR RI tentu saja mendukung penguatan alutsista di TNI dan Polri," kata Puan.
Bila ditanya pengalamannya, kata Puan, ia tentu merasa bangga. "Buat saya yang ternyata satu-satunya perempuan yang pernah jadi warga kehormatan Korps Marinir, bangga banget. Dan kita bisa perempuan itu punya keberanian," sambung Puan.
Puan juga mengatakan, mengikuti simulasi perang baginya merupakan pengalaman berharga. Ia ikut naik KRI, lalu tank amfibi dan melakukan pendaratan kemudian ikut pertempuran jarak dekat.
"Pembaretan ini tidak sekadar simbol, tapi tanggung jawab bagi saya untuk mengamalkan nilai-nilai prajurit Korps Marinir yang menjadi garda depan melindungi NKRI dan seluruh tumpah darah Indonesia,” tegasnya.
Di instagram pribadinya, Puan juga mengungkapkan kebanggaannya menjadi Warga Kehormatan Marinir. "SAH! Alhamdulillah tadi pagi sah menjadi anggota keluarga Korps Marinir setelah mendapat anugerah Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL," tulis Puan. (Riz/Oryza)
Write a Facebook Comment











