Breaking News
- Diikuti 12.128 Peserta, Kemnaker Mulai Gelar Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Pulau Damer: Kas Keliling, Edukasi Kebangsaan dan Bakti Kesehatan
- TNI AL Gelar Kompetisi Menembak Fun Shooting Diikuti 29 Negara, Ini Juaranya
- Apel Saka Bahari 2026, Membentuk Generasi Muda Bervisi Maritim, Tangguh, Siap Hadapi Disrupsi
- Perkuat Konektivitas Antarpulau, Pelindo dan AMANAIR Jajaki Layanan Seaplane
- KKP Jemput Bola Bantu Urus Izin Usaha Perikanan Tangkap di Kampung Nelayan Merah Putih
- Lanal Lampung Bekali Materi Bela Negara, Tanamkan Displin Siswa SMAN 11 Bandar Lampung
- TPK Koja Pastikan Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Lancar dan Terjaga Saat Pekerja Sampaikan Aspirasi
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
Sah Menjadi Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL, Puan Maharani: Bangga Banget

Keterangan Gambar : Ketua DPR RI Puan Maharani digendong Kowal usai menjadi Warga Kehormatan Korps Marinir. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),JAKARTA: Ketua DPR RI Puan Maharani bangga menjadi warga kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut. Puan mendapat baret ungu bersama sejumlah pejabat setelah mengikuti rangkaian simulasi perang Pulau Damar Besar, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Selasa (24/1/2023).
Acara ini dipimpin langsung oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono. Putri Megawati Soekarnoputri itu menerima brevet warga kehormatan Marinir di atas tank amfibi.
“Saya mengucapkan terima kasih atas penganugerahan saya sebagai warga kehormatan Korps Marinir,” kata Puan.
Ia diangkat sebagai Warga Kehormatan Marinir bersama Ketua MPR Bambang Soesatyo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.
Puan tercatat sebagai Ketua DPR RI dan perempuan pertama yang mendapat anugerah sebagai Warga Kehormatan Marinir. Dalam sambutannya Puan mengatakan ia sudah bisa merasakan bagaimana menjadi anggota kehormatan Marinir.
Meski mengikuti simulasi perang secara singkat, kata Puan, ternyata tidak mudah menjadi anggota Marinir. Harus memiliki mental dan keberanian yang kuat. "Tantangan ke depan tentu saja bukan semakin ringan, tapi semakin berat. DPR RI tentu saja mendukung penguatan alutsista di TNI dan Polri," kata Puan.
Bila ditanya pengalamannya, kata Puan, ia tentu merasa bangga. "Buat saya yang ternyata satu-satunya perempuan yang pernah jadi warga kehormatan Korps Marinir, bangga banget. Dan kita bisa perempuan itu punya keberanian," sambung Puan.
Puan juga mengatakan, mengikuti simulasi perang baginya merupakan pengalaman berharga. Ia ikut naik KRI, lalu tank amfibi dan melakukan pendaratan kemudian ikut pertempuran jarak dekat.
"Pembaretan ini tidak sekadar simbol, tapi tanggung jawab bagi saya untuk mengamalkan nilai-nilai prajurit Korps Marinir yang menjadi garda depan melindungi NKRI dan seluruh tumpah darah Indonesia,” tegasnya.
Di instagram pribadinya, Puan juga mengungkapkan kebanggaannya menjadi Warga Kehormatan Marinir. "SAH! Alhamdulillah tadi pagi sah menjadi anggota keluarga Korps Marinir setelah mendapat anugerah Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL," tulis Puan. (Riz/Oryza)
Write a Facebook Comment











