- 80 Tahun TNI AL, Optimisme di Tengah Tantangan Geopolitik
- KRI Kujang-642 Sergap 25 Kontainer Minerba Ilegal Mengandung Bahan Radioaktif, Kasum TNI Tinjau BB
- Iduladha 2026, PELNI Tebar Hewan Kurban di Wilayah Operasional
- 80 Tahun NKRI, Menggantung Asa Kemerdekaan di Semua Sektor
- Semangat Iduladha, KSO TPK Koja Bagikan 33 Sapi & 7 Kambing ke Stakeholder dan Masyarakat
- Siap-siap! Operasi Patuh 2026 Digelar 8-21 Juni, Jangan Langgar Ketentuan ETLE
- Salat Iduladha 1447 H di Geladak KRI Bima Suci di Shanghai China, Pengalaman Religi Taruna AAL Satlak KJK 2026
- Kapal Perang KRI Bung Hatta-370, KRI Teluk Kupang-519 dan Heli JS-1302 Manuver di Daerah Operasi
- Presiden Prabowo Salat Iduladha 1447 H di Paris, Bersama Diaspora Indonesia
- Menteri Trenggono Kurban 5 Sapi Limosin, Berat Rata-rata 1 Ton
Pilu, Tangis Keluarga Memeluk Peti Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Keterangan Gambar : Istri Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon meratapi kepergian suami tercinta sambil memeluk peti jenazah. Foto: YouTube Setpres
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Isak tangis keluarga mewarnai ruang persemayaman tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon saat peti jenazah memasuki ruang khusus di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4/2026).
Sebelumnya, jenazah Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ikhwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon tiba di Terminal Bandara Soetta sekitar pukul 17.58 WIB. Upacara resmi penyambutan diawali ketika tiga peti jenazah berbalut bendera merah putih digotong sejumlah prajurit dibawa masuk ke ruangan dan ditempatkan berjejer.
Di ruang persemayaman sudah hadir para pejabat negara antara lain Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali, Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono, Kapolri Jenderal Pol Listyo Prabowo, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan para pejabat lainnya.
Baca Lainnya :
- Tiga Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia0
- 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dapat Santunan Rp1,8 Miliar dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa0
- HUT Ke-64 Pasukan Katak Donor Darah dan Bagikan Sembako ke Nelayan0
- Kapal Perang dan 480 Prajurit TNI AL Kawal Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ketapang0
- Sudah 3 Prajurit TNI Kontingen Garuda UNIFIL Gugur Kena Serangan Militer di Lebanon0
Selanjutnya keluarga inti yaitu istri, anak dan orang tua diperkenankan menuju peti jenazah. Tangis keluarga pun pecah. Istri Serka Anumerta Muhammad Nur Ikhwan menangis sambil memeluk peti jenazah. Tak lama kemudian anaknya yang masih balita digendong, balita itu diajak mengelus-elus peti jenazah ayahnya.
Kesedihan juga tak bisa ditutupi oleh istri Kopda Farizal. Ia melangkah lemas digandeng oleh ibunya dan seorang prajurit TNI menuju peti jenazah sang suami. Tangisnya pun pecah memeluk peti jenazah berbalut bendera merah putih.
Begitu pula istri stri Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar yang tak kuasa menahan kesedikan. Mengenakan gamis hitam, ia dan ibundanya serta seorang bocah lelaki memeluk peti jenazah sambil menangis.
Lagu Gugur Bunga yang mengiringi persemayaman jenazah menambah suasana haru. Tak sedikit pejabat hadir menitikkan air mata.
Istri para prajurit Pahlawan Perdamaian PBB tersebut kemudian ditenangkan, lalu diarahkan duduk di kursi dekat peti jenazah sambil menunggu kedatangan Presiden Prabowo Subianto.
Sebelum ketiga jenazah dipulangkan ke Indonesia, upacara penghormatan militer juga digelar oleh UNIFIL di Hanggar Lebanese Air Force, Beirut, Kamis (2/4/2026) waktu setempat. Upacara dipimpin oleh Force Commander/Head of Mission UNIFIL Mayor Jenderal Diodato Abagnara.
Upacara tersebut juga dihadiri oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon, jajaran KBRI, perwakilan United Nations Headquarters (UNHQ) New York, unsur militer Lebanon, serta kontingen internasional. (Arry/Mar)











