- Cetak Instruktur Kompeten Generasi Muda Maritim, Pusteral Gelar Kursus Instruktur Saka Bahari Nasional
- Inovasi Daur Ulang Life Jacket, PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026
- Pelindo Regional 4 Peduli Korban Kebakaran di Makassar, Salurkan Bantuan
- Pelindo Indonesia Network Pendulum Diluncurkan, Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Logistik Nasional
- KRI Alamang-644 Tebar Kebaikan, Nelayan Tanjung Balai Asahan Dibagi Sembako dan Cek Kesehatan
- TNI AL dan Tentara Australia Asah Kemampuan, Operasi Pendaratan Amfibi di Situbondo
- Senangnya Bocah-bocah TK Dewi Sartika Wonokromo Naik Tank Amfibi 2 Marinir
- Kapolri Suyudi Temui Panglima TNI di Mabes Cilangkap, Ini yang Dibahas
- Misi Kemanusiaan di Fiji Berakhir Sukses, Satgas Port Visit 2026 Lanjutkan Berlayar ke Solomon
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Menembus Lautan Distribusikan Rp25 Milyar ke Pulau 3T
Pelatihan Awareness K3 PTP Non Petikemas Bagikan Alat Pelindung Diri ke TKBM

Keterangan Gambar : PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Nonpetikemas Cabang Pontianak mengadakan training Safety Awareness di Terminal Kijing, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.Foto: Humas PTP Nonpetikemas
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KALBAR: PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Nonpetikemas Cabang Pontianak mengadakan training Safety Awareness di Terminal Kijing, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Senin 30 Juni 2025.
Kegiatan diikuti 43 peserta yang terdiri dari Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan pekerja di lingkungan Pelindo Group.
Baca Lainnya :
- Presiden Prabowo: Polri Harus Tangguh, Bersih, Berpihak Pada Rakyat0
- Warga Pulau Enggano Bengkulu Terisolasi, KKP Kerahkan Kapal KP Orca 050
- Penyelundupan Arang Bakau Digagalkan Tim F1QR Lantamal XII Pontianak0
- Latma CARAT 2025 Bukan Cuma Latihan Tempur, Prajurit TNI AL dan US Navy Asah Kepekaan Sosial0
- Pengelolaan TPK Berlian Diserahkan ke Terminal Teluk Lamong, Pengusaha: Semoga Lebih Efisien0
Materi yang diberikan mencakup pemahaman mendalam tentang prosedur keselamatan kerja, penggunaan alat pelindung diri (APD), hingga simulasi penanganan kondisi darurat.
Kegiatan ini langkah strategis dalam membangun budaya kerja yang aman, disiplin, dan profesional di kawasan pelabuhan.
Branch Manager PTP Cabang Pontianak, Suwanda, menyampaikan bahwa keselamatan kerja bukan hanya tanggung jawab manajemen, tetapi juga hasil dari kesadaran kolektif di lapangan.
“Kami percaya bahwa pelabuhan yang aman berangkat dari pekerja yang paham risiko dan disiplin menjalankan prosedur. Melalui pembekalan ini, kami ingin membangun kepercayaan bahwa setiap orang di pelabuhan punya peran menjaga keselamatan bersama,” ujar Suwanda.
Sebagai bentuk nyata komitmen terhadap keselamatan, PTP juga membagikan helm dan rompi keselamatan kepada seluruh TKBM peserta pelatihan. Bantuan APD ini diharapkan mendukung standar kerja yang lebih tertib dan profesional.
Koordinator TKBM Terminal Kijing, Are Sunaryo, menambahkan pentingnya kedisiplinan dalam bekerja di area pelabuhan.
“Kedisiplinan adalah kunci. Prosedur sudah disiapkan, tinggal bagaimana kita patuh dan konsisten menjalankannya,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan KSOP Kelas I Pontianak sebagai pembina TKBM menegaskan bahwa penggunaan APD dan kepatuhan terhadap regulasi perusahaan bukan hanya kewajiban, tapi bentuk perlindungan diri yang paling dasar.
Dia menambah perspektif, perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Mempawah, Ismi Fairuzzabadi dan Grasela Anggreni, hadir sebagai narasumber. Keduanya menekankan pentingnya penerapan prinsip K3 dalam industri pelabuhan yang sarat risiko dan padat aktivitas fisik.
PTP Nonpetikemas ingin membangun ekosistem pelabuhan yang tidak hanya efisien secara operasional, tetapi juga unggul dalam aspek keselamatan kerja dan kesejahteraan SDM.
Terminal Kijing, yangdiresmikan Presiden Joko Widodo pada 9 Agustus 2022, berkembang menjadi pusat aktivitas pelabuhan internasional yang strategis di wilayah Kalimantan Barat.
Pelabuhan ini mencatat peningkatan signifikan, termasuk lonjakan kunjungan kapal dan arus barang serta terus memperkuat kontribusinya terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui pengelolaan bongkar muat kargo proyek di Terminal Kijing.
Pelabuhan ini memainkan peran penting dalam mendukung konektivitas logistik nasional dan memperkuat arus perdagangan ekspor-impor.
Prospek pertumbuhan aktivitas bongkar muat yang semakin meningkat, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi elemen krusial dalam mendukung operasional pelabuhan yang aman dan berkelanjutan.Kolaborasi antara operator pelabuhan dan tenaga kerja sangat penting.
PTP Nonpetikemas Cabang Pontianak memiliki 4 (empat) area terminal non-petikemas yang dikelola oleh PTP Nonpetikemas Cabang Pontianak, yaitu Kawasan Dwikora, Pelabuhan Perintis Sintete, Ketapang, dan Kawasan Kijing.
Pelabuhan ini melayani beberapa komoditi yang termasuk dalam general cargo, komoditi yang dihandle adalah karet, bungkil, dan kayu lapis.(Arr/Mar).











