Operasi Senyap TNI AL di Tengah Malam Gagalkan Penyeludupan Pasir Timah 4,25 Ton Senilai Miliaran Rupiah.

By Indonesia Maritime News 21 Jun 2026, 16:49:40 WIB Hukum
Operasi Senyap TNI AL di Tengah Malam Gagalkan Penyeludupan Pasir Timah 4,25 Ton Senilai  Miliaran Rupiah.

Keterangan Gambar : TNI Angkatan Laut bergerak senyap menuju target tempat kejadian perkara .(TKP) di Muara Air Jakung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Sabtu malam (20/6/2026).Foto: Dispenal


Indonesiamaritimenews.com (IMN),Bangka Belitung: Gulita merangkak jauh merangkul setengah malam, di kegelapan  TNI Angkatan Laut bergerak senyap menuju target tempat kejadian perkara .(TKP)  di Muara  Air Jakung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Sabtu malam (20/6/2026).

Waktu terus bergulir , TNI AL tetap melakukan pantauan melalui Satgas Aju Manggala eBhakti (AMB) Pangkalan TNI AL (Lanal) Bangka  bersama Satgassus Satintelmar Pusat Intelijen TNI Angkatan Laut (Pusintelal)

Sekitar pukul 23.50 WIB berdasarkan hasil pemantauan dan operasi intelijen yang dilaksanakan secara terpadu TNI AL menyergap tumpukan pasir timah seharga miliaran rupiah  yang hendak diselundupkan.

Baca Lainnya :

Petugas berhasil mengamankan sebanyak 85 kampil atau karung pasir timah yang diduga akan diselundupkan melalui jalur laut untuk diperjualbelikan secara ilegal.

Hasil penghitungan awal, barang bukti yang diamankan diperkirakan memiliki berat sekitar 4,25 ton. Dengan mengacu pada harga timah dunia saat ini, potensi kerugian negara yang berhasil dicegah diperkirakan mencapai lebih dari Rp 4 miliar. Keberhasilan ini  bukti nyata komitmen TNI AL dalam menjaga sumber daya alam nasional dari berbagai bentuk tindak pidana penyelundupan.

Saat ini seluruh   barang bukti telah diamankan di Markas Komando Lanal Bangka Belitung untuk pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut. Aparat terkait juga terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang terlibat dalam upaya penyelundupan tersebut.

Keberhasilan penggagalan penyelundupan pasir timah ilegal ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar seluruh jajaran TNI AL meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengawasan wilayah perairan, serta menindak tegas segala bentuk aktivitas ilegal yang berpotensi merugikan negara dan mengganggu keamanan maritim Indonesia.(Arry/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook