- Operasi Senyap TNI AL di Tengah Malam Gagalkan Penyeludupan Pasir Timah 4,25 Ton Senilai Miliaran Rupiah.
- Kunjungi PELNI di Pelabuhan Surabaya, Komisi XI DPR RI Dukung Peremajaan Kapal
- Menunggu Keputusan Alur Pelayaran Masuk Pelabuhan Senayang, Kemenhub Sinkronkan Aspek Teknis
- Dukung Tata Ruang Laut Berkelanjutan, KKP Dorong Kolaborasi Program CSR
- Ganti Nakhoda, Ini Daftar Transformasi PELNI Dipimpin Tri Andayani
- Merapat di Surabaya, Kapal Diraja Rencong Tentera Laut Diraja Malaysia Disambut Koamada II
- Seru, Lomba Dayung Sekoci Karet Meriahkan HUT Ke-65 Kolinlamil
- Jajaran Direksi PELNI Dirombak, Dirut Dijabat Budi Setyawan Wijaya, Ini Susunan Pejabat Baru
- Baksos untuk Masyarakat Papua, TNI AL Gelar Donor Darah di Atas KRI dr.Soeharso
- IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir
Operasi Senyap TNI AL di Tengah Malam Gagalkan Penyeludupan Pasir Timah 4,25 Ton Senilai Miliaran Rupiah.

Keterangan Gambar : TNI Angkatan Laut bergerak senyap menuju target tempat kejadian perkara .(TKP) di Muara Air Jakung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Sabtu malam (20/6/2026).Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN),Bangka Belitung: Gulita merangkak jauh merangkul setengah malam, di kegelapan TNI Angkatan Laut bergerak senyap menuju target tempat kejadian perkara .(TKP) di Muara Air Jakung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Sabtu malam (20/6/2026).
Waktu terus bergulir , TNI AL tetap melakukan pantauan melalui Satgas Aju Manggala eBhakti (AMB) Pangkalan TNI AL (Lanal) Bangka bersama Satgassus Satintelmar Pusat Intelijen TNI Angkatan Laut (Pusintelal)
Sekitar pukul 23.50 WIB berdasarkan hasil pemantauan dan operasi intelijen yang dilaksanakan secara terpadu TNI AL menyergap tumpukan pasir timah seharga miliaran rupiah yang hendak diselundupkan.
Baca Lainnya :
- Operasi Gugus Tempur Laut, KRI Imam Bonjol Amankan 10 ABK Kapal Ikan Diduga Pakai Sabu0
- Bareskrim Polri Sita Pabrik Pemurnian Emas di Sidoarjo, Diduga Tampung Hasil Tambang Ilegal0
- Bawa Sekilo Sabu di Termos dan 582 Pil Inex dari Malaysia, Nakhoda Disergap Tim Kodaeral IV dan Lanal TBK0
- 2 Kapal Disergap TNI AL, Ekspor Ilegal Minerba Mengandung LJT Digagalkan, Nilainya Fantastis0
- Modus Penyelundupan Merkuri Ilegal Rp 1,5 M Diendus TNI AL Gagal Masuk Priok 0
Petugas berhasil mengamankan sebanyak 85 kampil atau karung pasir timah yang diduga akan diselundupkan melalui jalur laut untuk diperjualbelikan secara ilegal.
Hasil penghitungan awal, barang bukti yang diamankan diperkirakan memiliki berat sekitar 4,25 ton. Dengan mengacu pada harga timah dunia saat ini, potensi kerugian negara yang berhasil dicegah diperkirakan mencapai lebih dari Rp 4 miliar. Keberhasilan ini bukti nyata komitmen TNI AL dalam menjaga sumber daya alam nasional dari berbagai bentuk tindak pidana penyelundupan.
Saat ini seluruh barang bukti telah diamankan di Markas Komando Lanal Bangka Belitung untuk pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut. Aparat terkait juga terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang terlibat dalam upaya penyelundupan tersebut.
Keberhasilan penggagalan penyelundupan pasir timah ilegal ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar seluruh jajaran TNI AL meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengawasan wilayah perairan, serta menindak tegas segala bentuk aktivitas ilegal yang berpotensi merugikan negara dan mengganggu keamanan maritim Indonesia.(Arry/Mar)











