Navy Brotherhood, Kapal Perang TNI AL dan Tentera Malaysia Jaga Selat Malaka

By Indonesia Maritime News 03 Sep 2026, 17:36:53 WIB Hankam
Navy Brotherhood, Kapal Perang TNI AL dan Tentera Malaysia Jaga  Selat Malaka

Keterangan Gambar : TNI AL dan Angkatan Laut Malaysia memulai Patroli Terkoordinasi Malaysia-Indonesia (PATKOR MALINDO)-173/26 di Medan, Sumatera Utara, Kamis (3/9/2026). Foto: Dispenal


Indonesiamaritimenews.com (IMN), MEDAN: TNI AL dan Angkatan Laut Malaysia memulai Patroli Terkoordinasi Malaysia-Indonesia (PATKOR MALINDO)-173/26 di Medan, Sumatera Utara, Kamis (3/9/2026). Kedua kekuatan Angkatan Laut ini akan menjaga Selat Malaka.

Kegiatan ini merupakan komitmen tegas Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) untuk menjaga keamanan Selat Malaka. 

‎Komandan Guskamla Koarmada I, Laksamana Pertama TNI Dedi Komarudin menegaskan bahwa patroli bersama TNI Angkatan Laut dan Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengamanan Selat Malaka dari berbagai aktivitas ilegal sekaligus mempererat hubungan kedua Angkatan Laut.

Selat Malaka merupakan salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia yang memiliki nilai strategis sebagai Sea Line of Communication (SLOC) dan Sea Line of Trade (SLOT), sekaligus penghubung Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. 

‎Dengan ratusan kapal melintas setiap hari, keamanan kawasan menjadi tanggung jawab bersama negara pantai. Kehadiran unsur TNI AL dan TLDM dalam PATKOR MALINDO-173/26 menjadi wujud nyata a sense of security untuk menjaga terciptanya good order at sea dan memastikan Selat Malaka tetap aman serta kondusif bagi kepentingan nasional maupun internasional.

Baca Lainnya :

Menghadapi tantangan yang semakin dinamis, Laksamana Pertama TNI Dedi Komarudin menekankan pentingnya profesionalisme, komunikasi, dan koordinasi seluruh unsur gugus tugas. PATKOR MALINDO-173/26 melibatkan KRI Torani-860 dan KRI Bubara-868 dari TNI AL serta KD Ledang-13 dan KD Kinabalu-14 dari TLDM. 

‎Dengan pengalaman panjang dalam patroli bersama, seluruh personel dituntut meningkatkan capaian operasi sebelumnya serta melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.

PATKOR MALINDO-173/26 menjadi bukti nyata soliditas dua Angkatan Laut dalam menjaga keamanan maritim kawasan. Lebih dari sekadar patroli, operasi ini menjadi momentum memperkuat interoperabilitas, membangun kepercayaan, dan menggelorakan semangat navy brotherhood Indonesia-Malaysia.

“Jaga kehormatan kedua negara dan kedua Angkatan Laut dengan sebaik-baiknya,” tegas Laksamana Pertama TNI Dedi Komarudin. Selat aman, kawasan kuat, Indonesia-Malaysia solid. (Arry/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook