- Kejati dan Pelindo Regional 2 Bengkulu MoU, Fondasi Kepastian Hukum Operasional Pelabuhan
- Little Harbour di Pelindo Regional 2, Dermaga Aman untuk si-Kecil, Orang Tua Tenang Bekerja
- Kapal Tanker Global 168 Bawa 1 Ton Ketamine Disergap Polri dan BNN di Selat Malaka
- Security, Security, Security, Akhirnya, KMP Batumandi Terbalik dan Tenggelam
- Permanent Make Up Indonesia Festival 2026, Wamenaker Tekankan Pentingnya Sertifikasi Profesi
- Tuntas Pemadaman KMP Batumandi, Kemenhub Kerahkan KN Trisula P.111 untuk Pendinginan
- IPC TPK Gandeng Mitra Operasional Deklarasi Pelabuhan Bersih Bebas Pungli
- Heboh Lagi Kebakaran Kapal Berbendera Indonesia: Analisis Kasus Kebakaran KMP Batumandi
- Kondisi Kapal KMP Batumandi Kini, Penanganan Korban Luka Bakar, Anak-anak dan Lansia
- Menhub Minta Polri-KNKT Usut Kebakaran KMP Batumandi, Kapolri: Kami akan Selidiki
Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Pontianak Perkuat Sinergi Pengguna Jasa
Demi Kelancaran Logistik Daerah

Keterangan Gambar : IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Pontianak memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026 dengan menyalurkan paket makanan ringan dan masker gratis kepada pengguna jasa serta pengemudi truk petikemas di area terminal, Jumat (4/9/2026). Foto: IPC TPK
Indonesiamaritimenews.com (IMN), PONTIANAK: IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Pontianak memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026 dengan menyalurkan paket makanan ringan dan masker gratis kepada pengguna jasa serta pengemudi truk petikemas yang beroperasi di area terminal, Jumat (4/9/2026).
Aksi simpatik ini digelar di tengah kondisi ekstrem akibat maraknya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang menyelimuti wilayah Kalimantan Barat dan memicu paparan kabut asap tebal. Langkah ini menjadi wujud kepedulian perusahaan terhadap kesehatan para pekerja lapangan yang menjadi garda terdepan dalam menjaga rantai pasok barang.
Terminal Head IPC TPK Pontianak, M. Loutfie Hidayat mengatakan, Hari Pelanggan Nasional tahun ini dijadikan momentum untuk memberikan apresiasi sekaligus perlindungan nyata bagi para pengguna jasa dan pengemudi truk yang terus bekerja tanpa kenal lelah.
Baca Lainnya :
- Terima Kunjungan Bappenas RI, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time0
- PTP Nonpetikemas Tingkatkan Kompetensi TKBM melalui Pelatihan dan Sertifikasi BNSP di Pelabuhan Panjang0
- Terminal Kijing PTP Nonpetikemas Bukukan Total Throughput 3,27 juta ton, Tumbuh 88,25%0
- Arus Petikemas IPC TPK Tembus 2,17 Juta TEUs per-Juli 2026, Naik 8%0
- Wuiih.. Lele Bandung Mendunia, Tembus Pasar Taiwan0
"Di tengah paparan kabut asap akibat karhutla, keselamatan dan kesehatan tenaga kerja di lapangan adalah prioritas utama kami agar operasional bongkar muat dan distribusi barang di Kalimantan Barat dapat terus berjalan lancar dan aman,” ujar M. Loutfie Hidayat.
Pembagian masker kesehatan dan logistik makanan ringan ini ditujukan untuk meminimalkan risiko gangguan pernapasan, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), yang mengintai para pengemudi armada logistik selama menempuh perjalanan darat maupun melakukan aktivitas bongkar muat.
Terganggunya kesehatan para pengemudi truk berpotensi menghambat efisiensi operasional dan memperlambat arus keluar-masuk barang di pelabuhan. Oleh karena itu, perhatian pada aspek kesehatan secara langsung berkontribusi pada stabilitas pasokan logistik regional.
Sinergi yang erat antara manajemen IPC TPK Terminal Pontianak dan para pemangku kepentingan terbukti memperkokoh ketahanan operasional pelabuhan, sehingga pemenuhan kebutuhan pokok dan komoditas unggulan masyarakat Kalimantan Barat tetap dapat terdistribusi tepat waktu meskipun dihadapkan pada kendala kondisi ekstrem.
“Melalui kolaborasi dan kepedulian yang berkelanjutan, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, menjamin keamanan kerja, serta memastikan arus barang di Kalimantan Barat tetap bergerak efisien demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tutup Loutfie. (Arry/Mar)











