- Diikuti 12.128 Peserta, Kemnaker Mulai Gelar Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Pulau Damer: Kas Keliling, Edukasi Kebangsaan dan Bakti Kesehatan
- TNI AL Gelar Kompetisi Menembak Fun Shooting Diikuti 29 Negara, Ini Juaranya
- Apel Saka Bahari 2026, Membentuk Generasi Muda Bervisi Maritim, Tangguh, Siap Hadapi Disrupsi
- Perkuat Konektivitas Antarpulau, Pelindo dan AMANAIR Jajaki Layanan Seaplane
- KKP Jemput Bola Bantu Urus Izin Usaha Perikanan Tangkap di Kampung Nelayan Merah Putih
- Lanal Lampung Bekali Materi Bela Negara, Tanamkan Displin Siswa SMAN 11 Bandar Lampung
- TPK Koja Pastikan Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Lancar dan Terjaga Saat Pekerja Sampaikan Aspirasi
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Pulau Damer: Kas Keliling, Edukasi Kebangsaan dan Bakti Kesehatan

Keterangan Gambar : TNI Angkatan Laut bersama Bank Indonesia (BI) melaksanakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun Anggaran 2026 di Pulau Damer Maluku. Kegiatan diisi dengan edukasi kebangsaan, layanan kas keliling dan bakti kesehatan. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MALUKU: Komitmen menghadirkan negara hingga wilayah terluar, kembali diwujudkan TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama Bank Indonesia (BI) melalui Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun Anggaran 2026.
Memasuki sasaran keempat, Tim ERB menyambangi Desa Kehli, Kecamatan Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), dengan membawa layanan Kas Keliling, edukasi kebangsaan, serta pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat, Selasa (1/9/2026).
Kehadiran Tim ERB di Pulau Damer menggunakan KRI Posepa-870 dari Satuan Kapal Patroli (Satrol) Kodaeral IX. Setibanya di Desa Kehli, kegiatan diawali dengan penyiapan material, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi Bela Negara serta edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah).
Baca Lainnya :
- Apel Saka Bahari 2026, Membentuk Generasi Muda Bervisi Maritim, Tangguh, Siap Hadapi Disrupsi0
- TPK Koja Pastikan Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Lancar dan Terjaga Saat Pekerja Sampaikan Aspirasi0
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau0
- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air0
- KRI Hiu-634 Angkut Bantuan Kejati NTT, Disalurkan ke Maumere dan Reo0
Edukasi tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong kesadaran masyarakat mengenai Rupiah bukan sekadar alat pembayaran, tetapi juga merupakan simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Di tengah wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis dan aksesibilitas, keberadaan Rupiah yang layak edar sekaligus pemahaman masyarakat terhadap nilai kebangsaan menjadi bagian dari upaya menjaga kedaulatan negara.
Selain layanan Kas Keliling dan edukasi kebangsaan, Tim ERB juga menghadirkan Bakti Kesehatan Gratis. Sebanyak 76 masyarakat Desa Kehli mendapatkan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan dari Tim Kesehatan Kodaeral IX.
Hasil pemeriksaan, sejumlah keluhan kesehatan yang ditangani antara lain dyspepsia atau gangguan lambung, mialgia (pegal linu), hipertensi, dermatitis, osteoarthritis, serta infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Kegiatan tersebut melibatkan 15 personel Tim ERB Bank Indonesia Provinsi Maluku dan tiga personel kesehatan Kodaeral IX. Pelayanan mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Kehli yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh pemeriksaan kesehatan sekaligus mengikuti edukasi kebangsaan dan Rupiah.
Rangkaian kegiatan turut dihadiri Komandan KRI Posepa-870 Mayor Laut (P) Muhammad Fachri, Camat Damer, Kepala Desa Kehli, Kapolsek Damer, Tim Kesehatan Kodaeral IX, Tim ERB Bank Indonesia Provinsi Maluku, serta masyarakat Desa Kehli.
Kehadiran KRI Posepa-870 di Pulau Damer menjadi wujud nyata kehadiran TNI AL dalam menjangkau masyarakat di wilayah kepulauan dan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Penugasan tersebut tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan dan pertahanan laut, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat langsung melalui kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat.
Melalui sinergi Kodaeral IX dan Bank Indonesia, ERB 2026 diharapkan mampu memperkuat kedaulatan Rupiah sekaligus membangun kesadaran kebangsaan dan meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan.
Usai menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan di Desa Kehli, KRI Posepa-870 melanjutkan pelayaran menuju Pulau Banda untuk melaksanakan rangkaian misi ERB 2026 berikutnya. (Arry/Mar)











