- Kapal TB Armada Jaya 11 Bawa 7 ABK Tenggelam di Perairan Katingan Kalteng
- Presiden Putin: Indonesia Mitra Rusia Paling Kunci di Asia Pasifik
- Pria Diduga Pelaku Perdagangan Orang Diamankan TNI AL di Karimun
- Budayakan Keselamatan, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Latih 631 Sopir Truk
- Perkuat Pengawasan Muatan Berbahaya, Ditjen Hubla Tingkatkan Kompetensi Marine Inspector
- Mutu Terjamin, Ikan Tuna Sulawesi Tengah Tangguh Menembus Pasar Ekspor
- KM Tidar Turunkan Barang Bantuan Gelombang Kedua di Pelabuhan Lorens Say Maumere
- Hadapi Peluang Green Jobs, Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja
- Kodaeral XI Musnahkan 1,4 Juta Batang Rokok Ilegal di Merauke
- Diduga Jaringan Narkoba, Kapal MT ASHLEY Disergap KRI Pulau Rangsang-727 di Perairan Bintan
Kapal TB Armada Jaya 11 Bawa 7 ABK Tenggelam di Perairan Katingan Kalteng

Keterangan Gambar : Proses evakuasi ABK kapal TB Armada Jaya 11 yang tenggelam di perairan perairan Pagatan, Kec. Katingan Kuala, Kalimantan Tengah, Rabu (2/9/2026). Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KATINGAN: Insiden kecelakaan kapal kembali terjadi. Kali ini kapal TB Armada Jaya 11 yang membawa 7 anak buah kapal (ABK) tenggelam di perairan Pagatan, Kec. Katingan Kuala, Kalimantan Tengah, Rabu (2/9/2026).
Sebelum insiden terjadi, Kapal TB Armada Jaya 11 sedang menarik tentang tongkang TK TB SOL 2321. Kapal tersebut berlayar dari Kapuas, Kalimantan Tengah, menuju Futong, Provinsi Riau.
Namun ketika kapal memasuki perairan Pagatan, Kecamatan Katingan Kuala, Rabu malam tepatnya pada posisi 03° 21'30.9"S
Baca Lainnya :
- KM Tidar Turunkan Barang Bantuan Gelombang Kedua di Pelabuhan Lorens Say Maumere0
- HPN 2027 di Lampung Digelar Inklusif dan Kolaboratif, Begini Sejarah Lahirnya Hari Pers0
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Pulau Damer: Kas Keliling, Edukasi Kebangsaan dan Bakti Kesehatan0
- TPK Koja Pastikan Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Lancar dan Terjaga Saat Pekerja Sampaikan Aspirasi0
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau0
Air dengan cepat masuk ke tugboat melalui sisi sebelah kiri. Melihat kondisi yang kian mebahayakan, nakhoda dan semua ABK masuk ke dalam sekoci untuk menyelamatkan diri.
Direktur Ditpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol. Dony Eka Putra yang menerima laporan insiden tersebut segera mengerahkan anggotanya. Komandan Kapal Polisi XVIII-2006 Ditpolairud Polda Kalteng, Aipda Choirul Mahfud melaporkan ada Tugboat tenggelam di Perairan Pegatan.
Ditpolair lalu berkordinasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), TNI AL , KPLP, dan KSOP Sampit. Polairud Polda Kalteng selanjutnya mengerahkan SAR Polairud dari yang paling dekat.
Gelombang laut yang tinggi membuat evakuasi sempat terkendala. Namun koordinasi kuat Tim SAR lintas instansi, Kamis dinihari seluruh ABK berhasil dievakuasi. (Arry/Mar)











