- Kondisi Kapal KMP Batumandi Kini, Penanganan Korban Luka Bakar, Anak-anak dan Lansia
- Menhub Minta Polri-KNKT Usut Kebakaran KMP Batumandi, Kapolri: Kami akan Selidiki
- Lewat Karirhub, Kemnaker dan Universitas Harkat Negeri Jembatani Kampus dan Industri
- InaSkills 2026 Digelar 26-31 Oktober, Jaring Talenta Keterampilan Nasional
- Jaga Pesisir Pantura, Pelindo Dukung Pemulihan Ekosistem Mangrove di Demak
- Jajaran Komisaris PELNI Temui Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali di Mabesal Cilangkap
- KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang Dimangsa Api, TNI AL Kerahkan 3 Kapal dan Tim Kesehatan
- KMP Batumandi Terbakar di Merak, Gubernur Banten Apresiasi Nelayan Sigap Menolong Penumpang
- Kemenhub: Utamakan Penyelamatan Penumpang, Kebakaran Ditangani Terkoordinasi
- Ini Penjelasan ASDP, Seluruh Penumpang dan Awak Kapal KMP Batumandi berhasil Dievakuasi
Mutu Terjamin, Ikan Tuna Sulawesi Tengah Tangguh Menembus Pasar Ekspor

Keterangan Gambar : Ikan tuna dari Sulawesi Tengah sukses menembus pasar ekspor dalam dua tahun terakhir, seiring penerapan sertifikasi mutu berstandar global oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Ikan tuna dari Sulawesi Tengah sukses menembus pasar ekspor dalam dua tahun terakhir, seiring penerapan sertifikasi mutu berstandar global oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Sertifikasi menjamin pengelolaan tuna dari mulai penangkapan, cara penanganan di atas kapal, hingga pengolahan dilakukan sesuai prosedur sehingga mutu ikan terjaga.
Berdasarkan data KKP, volume ekspor ikan tuna dari Sulawesi Tengah sejak tahun 2025 menunjukkan konsistensi. tahun 2025, ekspor tuna dari Sulawesi Tengah mencapai 68,86 ton senilai USD 468.871 (Rp 8,3 Milyar), sedangkan di tahun 2026 hingga Agustus telah mencapai 47,2 ton senilai USD 272.636 (4,8 Milyar). Semua komoditas yang diekspor disertai Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SMKHP) yang diterbitkan Badan Mutu KKP Palu.
Baca Lainnya :
- Dorong Koperasi Nelayan Merah Putih Kembangkan Usaha Berbasis Data, KKP Gandeng ASPPENDO0
- Bazar Pelindo di 4 Kota, 75 UMKM Raup Omzet Rp307 Juta0
- BUMN Kolaborasi Genjot Swasembada Garam Nasional 20270
- Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Harus Diperkuat0
- Udang Ekuador Diam-diam Masuk Indonesia, KKP: Prioritaskan Produk Dalam Negeri 0
Plt. Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP), Ishartini mengatakan aspek keamanan pangan diterapkan mulai di atas kapal sampai ke perusahaan pengolahan ikan.
“KKP hadir dan melaksanakan penjaminan mutu untuk memastikan proses sanitasi, hygiene dan aspek keamanan pangan diterapkan mulai di atas kapal sampai ke perusahaan pengolahan ikan,” tutur Ishartini, dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Saat ini Sulawesi Tengah konsisten melakukan ekspor tuna sirip kuning (Thunnus albacares) terutama ke Amerika Serikat dan Singapura, dengan frekuensi yang cukup menjanjikan yaitu 186 kali pengiriman (tahun 2025) dan pada tahun ini sampai Agustus saja sudah 159 kali (tahun 2026).
Sinergi dengan Pelaku Usaha
Kepala UPT Badan Mutu KKP Palu Roy Pahlevi menambahkan, keberhasilan Sulawesi Tengah dalam melakukan ekspor tuna ini juga berkat sinergi yang kuat antara KKP dengan pelaku usaha, dan Pemerintah Daerah.
“Kerja bersama KKP, Pemda Sulawesi tengah dan stakeholders terutama mulai dari pembinaan, pengawasan dan sertifikasi dilakukan sepanjang rantai proses. sementara pelaku usaha memastikan standar tersebut diterapkan secara konsisten dalam kegiatan operasional sehari-hari,” ungkapnya. (Bow/Mar)











