Breaking News
- Bagaimana Keterlambatan Kecil Menjelma Menjadi Pengeluaran Nasional?
- Diwisuda Kasal, 240 Perwira Remaja AAL Calon Pemimpin Masa Depan Siap Mengabdi
- Dibawa Naik Kapal Perang KRI Marlin-877 di Kepulauan Selayar, Bocah TK Kepingin Jadi Tentara
- Awal Triwulan II 2026, IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif
- PELNI Sabet CSR Award 2026: Sukses Berdayakan Warga Desa dan Dorong Ekonomi Masyarakat di Cianjur
- Perkuat Kerja Sama Maritim, Petinggi Angkatan Laut Singapura Temui Wakasal
- Jelang Iduladha 2026, Pelindo Petikemas dan Pemkot Surabaya Pastikan Hewan Kurban Sehat
- PT Terminal Teluk Lamong Gandeng BRIN Gelar Pelatihan Pengayaan Diversivikasi Tumbuhan
- KKP Jembatani Hasil Produk KNMP dan Budidaya Tematik Bantul, Masuk ke SPPG hingga Ritel Modern
- KKP Berhasil Tembus Hambatan Ekspor Rajungan ke Pasar Amerika
Lieus Sungkharisma Meninggal Dunia, Fadli Zon: Aktivis yang Berani Bicara dan Bersikap

Keterangan Gambar : Lieus Sungkharisma. Foto: instagram
Indonesiamaritimenews.com ( IMN)JAKARTA: Aktivis yang dikenal vokal, Lieus Sungkharisma meninggal dunia. Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak) itu dikabarkan meninggal dunia karena sakit jantung.
Informasi yang dihimpun indonesiamaritimenews.com Lieus menghembuskan nafas terakhir pada Selasa (24/1/2023) malam di RS Pondok Indah, Bintaro, akibat. Jenazahnya kemudian dibawa menuju Rumah Duka Heaven di Pluit, Jakarta Utara.
Lieus terakhir kali tampil di hadapan publik pada Senin (16/1) di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, pada acara peringatan 49 tahun Peristiwa Malari dan ulang tahun ke-23 Indemo. Di acara itu Lieus ikut berorasi.
Meninggalnya Lieus membawa kesedihan bagi teman-teman aktivis serta politisi yang mengenal dekat pria tersebut. Fadli Zon, anggota DPR RI yang juga Waketum Partai Gerindra mengungkapkan rasa sedihnya di twitter.
"Selamat jalan Bro Lieus Sungkharisma, aktivis yang berani bicara dan bersikap. Sungguh sedih dan merasa kehilangan," tulis Fadli Zon di akun twitternya @fadlizon. "Saya mengenalnya sejak 1992, ketika almarhum menjadi Ketum Gemabudhi. RIP Bro Lieus," imbuhnya.
Ketua GP Mania Immanuel Ebenezer atau Noel juga mengungkapkan rasa sedih. "Iya, ikut bersedih," kata Noel yang pernah beberapa kali membuat konten YouTube bersama Noel.
Seperti diketahui, Lieus dikenal sebagai aktivis yang vokal. Ia sering turun ke jalan ikut berdemo bersama beberapa ormas menyuarakan kritik terhadap pemerintah. Ia juga kerap bergabung falam kegiatan alumni 212.
Lieus juga membela mantan Menpora Roy Suryo yang tersandung kasus pidana penghinaan terhadap Presiden Jokowi. Roy dipidana karena membuat meme patung stupa berwajah Presiden Jokowi. (Fat/Oryza)
Write a Facebook Comment











