- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
- PELNI dan BPH Migas Pantau Pasokan BBM di Bitung, Nataru 2025/2026 Kebutuhan Meningkat
- KKP: Pembangunan 65 Kampung Nelayan Merah Putih Serap 17.550 Tenaga Kerja
- Percepat Penanganan Bencana di Sumatera, KRI Makassar-590 Angkut Alat Berat dari Kalimantan
- Bantuan Beras 1,2 Ton Diangkut Pesawat Udara TNI AL, Disalurkan ke Korban Bencana di Gayo Lues Aceh
- Bukan Operasi Penangkapan Biasa: Strategi Perang AS Berbasis Pusat Gravitasi
- Layanan Mutu KKP Sudah Dilengkapi ISO, Ekspor Komoditas Perikanan 2026 Optimistis Tumbuh Positif
- Jelajah Wisata Bangka Selatan, PWI Ajak Telusuri Jejak Sejarah dan Pesona Keindahan Bahari
- Nataru 2025/2026, ASDP Layani 3,4 Juta Penumpang dan 850 Ribu Kendaraan di 15 Lintasan
- Banjir Bandang di Kepulauan Sitaro Sulut, 9 Orang Meninggal, 5 Rumah Hilang
Lanal Palembang dan Tim SAR Evakuasi Jasad Nelayan di Perairan Kuala Pangkal Duri

Keterangan Gambar : Prajurit Lanal Palembang bersama Tim SAR gabungan memgevakuasi jenazah nelayan. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Prajurit Pos TNI AL (Posal) Kuala Tungkal Pangkalan TNI AL (Lanal) Palembang, mengevakuasi jenazah nelayan yang hilang di Perairan Kuala Pangkal Duri, Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Sabtu (1/2/2025).
Kejadian bermula pada hari Rabu, 29 Januari 2025 siang hari, korban atas nama Muhamad pergi melaut mencari udang getak. Namun sampai sore korban tak kunjung pulang dan tidak ada kabar. Korban diduga membentangkan jaring di sekitaran Kuala Pangkal Duri/Mendahara.
Sampai Kamis, 30 Januari 2025 korban belum juga kembali. Keluarga korban bersama nelayan setempat melakukan pencarian, namun Muhamad taknjuga ditemukan. Sedangkan perahu pompong korban ditemukan tenggelam di lokasi korban mencari udang getak. Diduga korban terjatuh dan tenggelam akibat ombak tinggi.
Keluarga korban bersama RT setempat, Pahmi, melapor kejadian tersebut ke unit Siaga SAR Tungkal. Kemudian unit SAR koordinasi dengan Posal Kuala Tungkal, Satpolair Polres Tanjab Barat, Polair Polda Jambi, Baharkam Mabes Polri, BPBD Kab Tanjab Barat, dan PMI Cab Tanjab Barat untuk mencari korban.
Saat melakukan pencarian, tim mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa korban telah ditemukan di sekitar Perairan Kuala Pangkal Duri dalam keadaan meninggal dunia.
Tim segera melakukan proses evakuasi dan membawa jenasah di Dermaga Parit Ponco Kuala Tungkal. Jenazah diserahkan oleh petugas kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Dalam berbagai kesempatan, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran untuk senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan dan merespon cepat segala informasi yang diterima, terutama dalam membantu kesulitan masyarakat yang sedang dihadapi. (Arry/Oryza)
Baca Lainnya :
- Hilang Kontak, KM Murni Jaya 3 Ditemukan Terombang-ambing di Perairan Pulau Numbing0
- Kapal RIB Basarnas Meledak, 2 Anggota Tim SAR dan 1 Polisi Gugur, 1 Wartawan Hilang0
- 5 Hari Hilang Terjatuh dari Kapal, Slamet Ditemukan Tak Bernyawa Oleh TNI AL dan SAR Gabungan0
- KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321, 2 Kapal Perang Baru Buatan Italia Perkuat TNI AL0
- Terbesar di Dunia, Kapal Perang Prancis Charles De Gaulle Merapay di Pelabuhan Gili Mas NTB, Ada Apa0











