- Yayasan Persada Moro Tiga Delapan Deklarasi Gerakan Toilet Sekolah Bersih
- Gubernur Sumut Bobby Sebar 33 Bus Perintis ke Lima Kabupaten Dukung Pendidikan
- Pelatihan Vokasi Jangan Hanya Mengejar Sertifikat, Menaker: Bangun Portofolio
- Arus Barang Melonjak 8,2% Tembus 2,8 Juta TEUs, IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional
- Pelindo Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional, Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa
- Wamenaker: Sertifikasi Kompetensi Pekerja BUMN Bukan Sekadar Formalitas
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kucurkan Beasiswa untuk 50 Siswa SD hingga SMA
- Presiden Prabowo Lantik Kepala BNPB, Kepala-Wakil Kepala BPGMN dan 4 Wakil Menteri
- Teken MoU, PWI-Lemhannas Komitmen Jaga Ketahanan Nasional
- Tukar Jabatan, Maruli Simanjuntak Jabat Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita Jadi KSAD
Hilang Kontak, KM Murni Jaya 3 Ditemukan Terombang-ambing di Perairan Pulau Numbing

Keterangan Gambar : Prajurit Lanal Bintan dan Basarnas Tanjung Pinang berhasil menemukan KM Murni Jaya 3 dan 3 ABK yang hilang kontak di perairan Numbing, Kab. Bintan, Provinsi Riau. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN),KEPRI: Pangkalan TNI AL (Lanal) Bintan bersama Basarnas Tanjung Pinang berhasil menemukan KM. Murni Jaya yang sejak Senin (27/1/2025) hilang kontak di Perairan Selatan Pulau Numbing, Kab. Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.
Kapal yang mengangkut muatan bahan material bangunan dan logistik tersebut mengalami kendala mati mesin akibat cuaca buruk. Kapal berikut ABK ditemukan di Perairan Selatan Pulau Numbing, Jumat (31/1) lalu. Selanjutnya KM. Murni Jaya 3 ditarik menggunakan KLM. Sumber Abadi 2 menuju ke Kijang.
Baca Lainnya :
- Kapal RIB Basarnas Meledak, 2 Anggota Tim SAR dan 1 Polisi Gugur, 1 Wartawan Hilang0
- 5 Hari Hilang Terjatuh dari Kapal, Slamet Ditemukan Tak Bernyawa Oleh TNI AL dan SAR Gabungan0
- KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321, 2 Kapal Perang Baru Buatan Italia Perkuat TNI AL0
- Terbesar di Dunia, Kapal Perang Prancis Charles De Gaulle Merapay di Pelabuhan Gili Mas NTB, Ada Apa0
- Siswa Sarapan Bergizi Gratis, Pramono Anung Gandeng UMKM dan Kantin Sekolah0
KM. Murni Jaya yang dinahkodai oleh Januarudin, bersama satu orang KKM, satu orang ABK serta satu orang penumpang tersebut mengangkut barang dengan rute Kijang - Tarempa.
Kapal dinyatakan hilang kontak setelah pihak keluarga tidak bisa menghubungi salah satu ABK. Kemudian pihak keluarga melapor ke Basarnas Tanjung Pinang.
Selanjutnya Basarnas Tanjung Pinang berkordinasi dengan Danposal Kijang untuk mengumpulkan data dalam mendukung pelaksanaan SAR.
Komandan Posal Kijang Lanal Bintan lalu melapor kepada Komandan Lanal Bintan Kolonel Laut (P) Dr. Eko Agus Susanto yang kemudian memerintahkan Pasops Lanal Bintan untuk bersinergi dan berkordinasi dengan satuan terkait dalam pencarian kapal yang dinyatakan hilang kontak.
Tim SAR gabungan berangkat menuju ke Perairan Pulau Marapas melakukan pencarian di sektor yang telah diinformasikan. Namun di tengah pelayaran Tim SAR gabungan memutuskan untuk kembali ke Posal Kijang Lanal Bintan karena cuaca buruk.
Pada hari berikutnya, Kamis (30/1) Tim SAR gabungan kembali melanjutkan kegiatan pencarian di Perairan Selatan Pulau Numbing menggunakan KLM. Sumber Abadi 2. Hasilnya pun nihil.
Kemudian pada Jumat (31/1) siang sekitar pukul 13.00 WIB, KM. Murni Jaya 3 berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dengan ABK dan penumpang dalam keadaan selamat di Perairan Selatan Pulau Numbing. Selanjutnya KM. Murni Jaya 3 ditarik menggunakan KLM. Sumber Abadi 2 menuju ke Kijang.
Danlanal Bintan menyampaikan pesan kepada masyarakat nelayan yang akan pergi ke laut untuk melaksanakan pengecekan kondisi dan kelengkapan kapal terutama kelengkapan keselamatan, saat akan melakukan pelayaran untuk mengantisipasi kemungkinan yang akan terjadi.
Dalam berbagai kesempatan, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran TNI AL untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan merespon cepat terhadap informasi yang diterima, terutama dalam membantu masyarakat yang tengah mengalami kesulitas di Perairan Indonesia. (Arry/Orya)











