- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
KTT G20 Bali, Kapal Negara Siaga di Pelabuhan Benoa

Keterangan Gambar : Keterangan foto: KTT G20 Bali, Kemenhub siagakan 3 kapal negara di Pelabuhan Benoa. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),BALI : Tiga kapal negara disiagakan olehe Kementerian Perhubungan di Pelabuhan Benoa, Bali, jelang pelaksanaan KTT G20 pada 15-16 November 2022.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Arif Toha mengungkapkan tiga kapal ini disiapkan untuk mendukung keamanan dan monitoring keselamatan di wilayah Perairan Alur Benoa.
"Kita siagakan 2 kapal navigasi, VTS dan SROP di Pelabuhan Benoa untuk monitoring keselamatan pelayaran di Perairan Alur Benoa dan TSS Selat Lombok. Ditjen Hubla juga mengerahkan kapal KPLP yaitu KNP Chundamani meningkatkan pengawasan dengan melakukan patroli," kata Arif dalam keterangan tertulis, Senin (14/11/2022).
Baca Lainnya :
- Jepang dan Inggris Naksir Proyek MRT Jakarta, Langsung Bikin MoU0
- Volume Arus Petikemas SPTP, Pengembangan dan Efisiensi0
- Geliat Terminal Petikemas Surabaya , Tahun ini Layani 3 Kapal Tujuan Langsung Timur Tengah, 0
- Berani Melawan Arus, Mampu Membaca Jernih Pikiran Masyarakat, Sabri Saiman0
- Miris, 4 Orang Sekeluarga Tewas Membusuk Diduga Tak Makan Berhari-hari0
Ketiga kapal negara itu adalah dua kapal navigasi yaitu Kapal KN. Nusa Penida dan Kapal KN. Mizan. Datu lainnya, kapal negara patroli KPLP yakni KNP. Chundamani.
Ditjen Perhubungan Laut juga telah menyiapkan sejumlah infrastruktur seperti VTS Distrik Navigasi Kelas II Benoa. Selain itu, dermaga Pelabuhan Benoa juga siap digunakan untuk menyambut kapal negara asing atau militer asing yang akan berlabuh.
Kapal negara atau militer asing harus mengisi data di aplikasi Clearance Approval for Indonesian Territory ( E-CAIT) sebelum berlabuh di Pelabuhan Benoa.
PELABUHAN SANUR
Dijelaskan Arif, Pelabuhan Sanur juga telah beroperasi setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 9 November lalu. Pelabuhan ini ditujukan untuk mempermudah delegasi yang ingin berkunjung ke Nusa Penida.
"Para delegasi KTT G20 dan wisatawan yang ingin ke Nusa Penida sudah dapat dilayani melalui pelabuhan tersebut," ujarnya.
Ditjen Perhubungan Laut juga mendirikan Poskodal di Pelabuhan Benoa untuk memonitor setiap pergerakan. Nantinya, KSOP Kelas II Benoa bertindak sebagai on scene commander yang beranggotakan seluruh unit Pelaksana Teknis (UPT) di seluruh wilayah Bali serta Pangkalan PLP Tanjung Perak.
"Di Poskodal tersebut kita kumpulkan informasi-informasi yang penting dari seluruh UPT di wilayah Bali untuk kelancaran KTT G20," tandas Arif. (Riz/ Oryza)











