- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
- PELNI Sambut Mudik Lebaran 2026: Layanan Berkualitas, Penumpang Nyaman, Ada Sarapan Nusantara
KM Fitri-09 Tenggelam di Perairan Tolitoli, TNI AL Evakuasi Semua Penumpang

Keterangan Gambar : Seluruh penumpang KM Fitri-09 yang tenggelam di perairan Kabupaten Tolitoli berhasil dievakuasi prajurit TNI AL bersama Tim SAR gabungan. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com(IMN)JAKARTA: Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan Nusantara. Kali ini kecelakaan dialami oleh Kapal Motor (KM) Fitri-09. Kapal berpenumpang 15 orang tersebut tenggelam di wilayah perairan Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng).
TNI AL dalam hal ini Pangkalan TNI AL (Lanal) Tolitoli bersama Tim SAR gabungan bergerak cepat melaksanakan evakuasi. Pemeriksaan kesehatan juga dilalukan terhadap sekua korban di Dermaga Pelabuhan Dede, Kel. Sidoarjo, Kec. Baolan, Kab. Tolitoli, Sulawesi Tengah, Kamis (13/2/2025).
Baca Lainnya :
- 5 Hari Terkendala Cuaca Buruk, Prajurit TNI AL dan Nelayan Kembali Bongkar Pagar Laut di Tangerang0
- Ini Tuntutan Sopir Truk Kontainer di Priok, Pelindo Tampung Aspirasi & Tegaskan Tentang Pungli0
- Tomsi Tohir Balaw Dilantik Jadi Sekjen Kemendagri, Sang Made Jabat Irjen 0
- Hari Pers Nasional 2025, Presiden Prabowo Ingatkan Waspadai Pemodal Besar Pengaruhi Opini Rakyat0
- Banjir di Situbondo, Prajurit Lanal Banyuwangi Salurkan Bantuan dan Gelar Kerja Bakti0
Proses evakuasi melibatkan beberapa instansi terkait yaitu Basarnas, Polres Tolitoli, Subsektor KP3, Polairud, Syahbandar, Pelindo, Dinas Kesehatan Tolitoli, dan BPBD Tolitoli.
Dalam melakukan evakuasi dikerahkan juga berbagai moda transportasi darat dan laut seperti 1 truk dan 1 ambulans dari Lanal Tolitoli, 1 ambulans Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli, 1 RHIB Lanal Tolitoli, sekoci karet Basarnas, serta KM P. Lutungan milik Dinas Perhubungan Kabupaten Tolitoli.
Kecelakaan terjadi pada Kamis pagi (13/2/2025) berawal ketika KM Fitri-09 yang membawa 15 orang termasuk awak kapal, berangkat dari Pelabuhan Rakyat Desa Salumbia Tolitoli menuju Berau Kalimantan Timur.
Dalam perjalanan, kapal dihantam ombak tinggi. Cuaca buruk selama beberapa pekan ini memang melanda wilayah Kab. Tolitoli. Akibat dihantam ombak tinggi kapal tersebut tenggelam.
Beruntung nahkoda kapal sempat membagikan Life Jaket atau pelampung kepada seluruh penumpang KM Fitri-09 sebelum kapal karam, sehingga seluruh penumpang terapung-apung di laut.
Komandan Lanal (Danlanal) Tolitoli Letkol Laut (P) A. Y. Musa Samban mengungkapkan, saat kejadian melintas kapal TB. Anugerah Lautan-5. Nakhoda kapal TB. Anugerah Lautan-5 dengan cepat mengerahkan ABK nya untuk memberikan pertolongan dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada Lanal Tolitoli untuk mendapatkan bantuan penyelamatan.
Letkol Y Musa mengungkapkan, seluruh penumpang kapal berhasil dievakuasi dengan selamat menuju Pelabuhan Dede Tolitoli. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut namun beberapa muatan kapal tidak dapat diselamatkan antara lain 11.300 butir kelapa, 180 karung dedak, 7 ton jagung, 1 ton gula merah, serta 18 ekor kambing.
“Dari 15 orang korban, 3 orang di antaranya saat ini mendapatkan perawatan intensif di RSUD Mokopido Tolitoli sementara 12 lainnya berada di rumah masyarakat setempat dalam kondisi sehat," pungkas Letkol Musa.
Kesigapan Lanal Tolitoli beserta Tim SAR Gabungan dalam melaksanakan evakuasi dan pemeriksaan kesehatan kepada korban kapal tenggelam KM Fitri-09, menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dan respon cepat dalam operasi SAR terutama saat terjadi di laut.
Hal tersebut tentunya selaras dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yaitu TNI AL berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam menjaga keselamatan pelayaran dan memberikan bantuan kemanusiaan di wilayah perairan Indonesia. (Arry/oryza)











