- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
5 Hari Terkendala Cuaca Buruk, Prajurit TNI AL dan Nelayan Kembali Bongkar Pagar Laut di Tangerang

Keterangan Gambar : TNI AL dibantu nelayan kembali melanjutkan pembongkaran pagar laut di Tangerang, Selasa (11/2/2025). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN),TANGERANG: Setelah sempat terhenti selama 5 hari karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, pembongkaran pagar laut di Tangerang kembali dilanjutkan.
Pembongkaran kembali dimulai Selasa (11/2/2025) sejak pagi hari ini hingga mencapai total sepanjang 24,9 kilometer. Pembongkaran yang dilakukan pada Selasa mencapai 2,4 Km di wilayah Tanjung Pasir, Tangerang, Banten.
Baca Lainnya :
- Ini Tuntutan Sopir Truk Kontainer di Priok, Pelindo Tampung Aspirasi & Tegaskan Tentang Pungli0
- Tomsi Tohir Balaw Dilantik Jadi Sekjen Kemendagri, Sang Made Jabat Irjen 0
- Hari Pers Nasional 2025, Presiden Prabowo Ingatkan Waspadai Pemodal Besar Pengaruhi Opini Rakyat0
- Banjir di Situbondo, Prajurit Lanal Banyuwangi Salurkan Bantuan dan Gelar Kerja Bakti0
- Prajurit TNI AL Evakuasi Jasad Pria Tanpa Identitas di Pelabuhan Perikanan Muncar0
Dari total sepanjang 30,16 KM pagar laut di wilayah Tangerang, kini tersisa hanya 5,26 KM lagi yang belum terbongkar. Pembongkaran hanya dilaksanakan di Tanjung Pasir. Sedangkan di wilayah Kronjo tidak dilaksanakan karena faktor cuaca ekstrem, yaitu angin kencang dan ombak tinggi.
Kegiatan pembongkaran pada Selasa TNI AL melibatkan 219 personel dari Pasmar 1, Lantamal III, dan Koarmada I yang didukung dengan alutsista seperti 10 perahu karet (PK), 1 RBB (Ranger Boat), serta 1 RHIB (Rigid-Hull Inflatable Boat). Selain itu, sekitar 50 orang nelayan setempat juga turun membantu proses pembongkaran pagar laut dengan menggunakan 10 kapal nelayan.
Kendala dalam pelaksanaan pembongkaran di lapangan antara lain angin dan gelombang tinggi, keterbatasan daya tarik mesin kapal, serta pagar bambu yang banyak dipasang dua lapis.
Pembongkaran pagar laut tentunya selaras dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali kepada seluruh jajaran TNI AL untuk terus membantu kesulitan masyarakat yang sedang dihadapi. (Arry/Oryza)











