- Yayasan Persada Moro Tiga Delapan Deklarasi Gerakan Toilet Sekolah Bersih
- Gubernur Sumut Bobby Sebar 33 Bus Perintis ke Lima Kabupaten Dukung Pendidikan
- Pelatihan Vokasi Jangan Hanya Mengejar Sertifikat, Menaker: Bangun Portofolio
- Arus Barang Melonjak 8,2% Tembus 2,8 Juta TEUs, IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional
- Pelindo Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional, Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa
- Wamenaker: Sertifikasi Kompetensi Pekerja BUMN Bukan Sekadar Formalitas
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kucurkan Beasiswa untuk 50 Siswa SD hingga SMA
- Presiden Prabowo Lantik Kepala BNPB, Kepala-Wakil Kepala BPGMN dan 4 Wakil Menteri
- Teken MoU, PWI-Lemhannas Komitmen Jaga Ketahanan Nasional
- Tukar Jabatan, Maruli Simanjuntak Jabat Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita Jadi KSAD
5 Hari Terkendala Cuaca Buruk, Prajurit TNI AL dan Nelayan Kembali Bongkar Pagar Laut di Tangerang

Keterangan Gambar : TNI AL dibantu nelayan kembali melanjutkan pembongkaran pagar laut di Tangerang, Selasa (11/2/2025). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN),TANGERANG: Setelah sempat terhenti selama 5 hari karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, pembongkaran pagar laut di Tangerang kembali dilanjutkan.
Pembongkaran kembali dimulai Selasa (11/2/2025) sejak pagi hari ini hingga mencapai total sepanjang 24,9 kilometer. Pembongkaran yang dilakukan pada Selasa mencapai 2,4 Km di wilayah Tanjung Pasir, Tangerang, Banten.
Baca Lainnya :
- Ini Tuntutan Sopir Truk Kontainer di Priok, Pelindo Tampung Aspirasi & Tegaskan Tentang Pungli0
- Tomsi Tohir Balaw Dilantik Jadi Sekjen Kemendagri, Sang Made Jabat Irjen 0
- Hari Pers Nasional 2025, Presiden Prabowo Ingatkan Waspadai Pemodal Besar Pengaruhi Opini Rakyat0
- Banjir di Situbondo, Prajurit Lanal Banyuwangi Salurkan Bantuan dan Gelar Kerja Bakti0
- Prajurit TNI AL Evakuasi Jasad Pria Tanpa Identitas di Pelabuhan Perikanan Muncar0
Dari total sepanjang 30,16 KM pagar laut di wilayah Tangerang, kini tersisa hanya 5,26 KM lagi yang belum terbongkar. Pembongkaran hanya dilaksanakan di Tanjung Pasir. Sedangkan di wilayah Kronjo tidak dilaksanakan karena faktor cuaca ekstrem, yaitu angin kencang dan ombak tinggi.
Kegiatan pembongkaran pada Selasa TNI AL melibatkan 219 personel dari Pasmar 1, Lantamal III, dan Koarmada I yang didukung dengan alutsista seperti 10 perahu karet (PK), 1 RBB (Ranger Boat), serta 1 RHIB (Rigid-Hull Inflatable Boat). Selain itu, sekitar 50 orang nelayan setempat juga turun membantu proses pembongkaran pagar laut dengan menggunakan 10 kapal nelayan.
Kendala dalam pelaksanaan pembongkaran di lapangan antara lain angin dan gelombang tinggi, keterbatasan daya tarik mesin kapal, serta pagar bambu yang banyak dipasang dua lapis.
Pembongkaran pagar laut tentunya selaras dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali kepada seluruh jajaran TNI AL untuk terus membantu kesulitan masyarakat yang sedang dihadapi. (Arry/Oryza)











