- KKP Dorong Partisipasi Nelayan, Subjek Utama Pengembangan Kawasan Pesisir Marunda
- Ryamizard Ryacudu Dimakamkan di TMP Kalibata, Menhan Sjafrie Pimpin Upacara
- Presiden Prabowo: Pancasila Landasan Utama Pembangunan Ekonomi Nasional
- Kemandirian Terpaksa Missile City Iran
- KKP Dorong Kontes Arwana Indonesia Mendunia, Menjadi Komunitas Unggulan
- 8 UPI Izin Register, KKP Perlebar Pintu Ekspor Perikanan ke China
- ASDP Terapkan Transformasi Penyeberangan Modern Berorientasi Selamat, Aman dan Nyaman, Ujicoba 1Juni 2026
- Hasil Negoisasi, Udang Tangkap Indonesia Kembali Masuk Arab Saudi Efektif Mei 2026
- Negara Lindungi Awak Kapal Ikan, Nelayan Kecil Bagaimana ?
- Ketika TNI AL Gagalkan Penyelundupan 780 Kg Sisik Trenggiling
5 Hari Terkendala Cuaca Buruk, Prajurit TNI AL dan Nelayan Kembali Bongkar Pagar Laut di Tangerang

Keterangan Gambar : TNI AL dibantu nelayan kembali melanjutkan pembongkaran pagar laut di Tangerang, Selasa (11/2/2025). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN),TANGERANG: Setelah sempat terhenti selama 5 hari karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, pembongkaran pagar laut di Tangerang kembali dilanjutkan.
Pembongkaran kembali dimulai Selasa (11/2/2025) sejak pagi hari ini hingga mencapai total sepanjang 24,9 kilometer. Pembongkaran yang dilakukan pada Selasa mencapai 2,4 Km di wilayah Tanjung Pasir, Tangerang, Banten.
Baca Lainnya :
- Ini Tuntutan Sopir Truk Kontainer di Priok, Pelindo Tampung Aspirasi & Tegaskan Tentang Pungli0
- Tomsi Tohir Balaw Dilantik Jadi Sekjen Kemendagri, Sang Made Jabat Irjen 0
- Hari Pers Nasional 2025, Presiden Prabowo Ingatkan Waspadai Pemodal Besar Pengaruhi Opini Rakyat0
- Banjir di Situbondo, Prajurit Lanal Banyuwangi Salurkan Bantuan dan Gelar Kerja Bakti0
- Prajurit TNI AL Evakuasi Jasad Pria Tanpa Identitas di Pelabuhan Perikanan Muncar0
Dari total sepanjang 30,16 KM pagar laut di wilayah Tangerang, kini tersisa hanya 5,26 KM lagi yang belum terbongkar. Pembongkaran hanya dilaksanakan di Tanjung Pasir. Sedangkan di wilayah Kronjo tidak dilaksanakan karena faktor cuaca ekstrem, yaitu angin kencang dan ombak tinggi.
Kegiatan pembongkaran pada Selasa TNI AL melibatkan 219 personel dari Pasmar 1, Lantamal III, dan Koarmada I yang didukung dengan alutsista seperti 10 perahu karet (PK), 1 RBB (Ranger Boat), serta 1 RHIB (Rigid-Hull Inflatable Boat). Selain itu, sekitar 50 orang nelayan setempat juga turun membantu proses pembongkaran pagar laut dengan menggunakan 10 kapal nelayan.
Kendala dalam pelaksanaan pembongkaran di lapangan antara lain angin dan gelombang tinggi, keterbatasan daya tarik mesin kapal, serta pagar bambu yang banyak dipasang dua lapis.
Pembongkaran pagar laut tentunya selaras dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali kepada seluruh jajaran TNI AL untuk terus membantu kesulitan masyarakat yang sedang dihadapi. (Arry/Oryza)











