- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
Keren! Prajurit TNI AL Bikin Karya Monumen Maritime Task Force UNIFIL Lebanon

Keterangan Gambar : Prajurit TNI AL bikin karya Monumen PACIS NAUTAE di Lebanon. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL), Sertu (SAA) Wiji Pamuji menyumbangkan karya terbaiknya pada Maritime Task Force (MTF) UNIFIL. Dia membangun lambang MTF Monumen PACIS NAUTAE yang diresmikan oleh Rear Admiral (RADM) Michael Busse selaku MTF Commander.
Seluruh staf MTF UNIFIL hadir dalam peresmian yang berlangsung di Camp Martin, UNIFIL HQ, Naqoura, Lebanon pada Kamis (1/6/2023) lalu.
Sertu (SAA) Wiji Pamuji saat ini berdinas sebagai Watchkeeper di Naval Operation Centre (NOC) MTF. Lambang MTF hasil karya prajurit TNI AL berdiri di pintu gerbang markas MT.
Baca Lainnya :
- Hadiri Forum APHoMSA di Australia, Indonesia Paparkan Sistem I-Motion0
- Gunakan KRI Bung Karno 369 Panglima TNI Pimpin International Fleet Review The 4th MNEK 20230
- 3 Kapal Perang RI Produksi Anak Bangsa Tampil di LIMA Exhibition 2023 Malaysia0
- Torehkan Sejarah! TNI AL Satgas MTF Libatkan 8 Kowal, jadi Role Model of Gender Integration 0
- Jalesveva Jayamahe! KRI Bima Suci Lanjutkan Pelayaran ke Algeria0
Selain meresmikan berdirinya lambang MTF, Rear Admiral (RADM) Michael Busse selaku MTF Commander juga memberi penghargaan atas hasil karya Sertu Wiji.
Saat ini MTF bermarkas di Camp Martin, UNIFIL HQ, Naqoura dan mengambil alih peran “kapal markas” semenjak akhir 2020 saat Brazil menarik diri dari MTF UNIFIL.
RADM Busse dengan bangga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Sertu Wiji, berupa koin dan plat besi yang dengan ukiran namanya sebagai orang yang berjasa membangun monumen tersebut. Ada yang unik dari peresmian monumen PACIS NAUTAE. RADM Busse menghadiahi Sertu Wiji sebuah pisau untuk menggantikan pisaunya yang patah saat proses mendirikan monumen.
RADM Busse juga menyampaikan kegembiraannya karena monumen ini akan menjadi kenang-kenangan sebelum beliau mengakhiri masa tugasnya di MTF pada akhir bulan Juni 2023. “Sampai tahun 2050 mungkin lebih, monumen PACIS NAUTAE ini akan menjadi saksi semangat para pelaut untuk mewujudkan perdamaian di wilayah maritim Lebanon, dan nama Wiji akan terus diingat”, pungkasnya.
Dalam penugasannya, TNI AL secara konsisten terus berkontribusi dengan mengirimkan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan 4 orang staf darat di MTF HQ hingga saat ini.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali selalu menekankan kepada seluruh prajurit Jalasena yang sedang melaksanakan tugas untuk bersungguh-sungguh dan memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan. (FAT/ ORYZA)











