- 80 Tahun TNI AL, Optimisme di Tengah Tantangan Geopolitik
- KRI Kujang-642 Sergap 25 Kontainer Minerba Ilegal Mengandung Bahan Radioaktif, Kasum TNI Tinjau BB
- Iduladha 2026, PELNI Tebar Hewan Kurban di Wilayah Operasional
- 80 Tahun NKRI, Menggantung Asa Kemerdekaan di Semua Sektor
- Semangat Iduladha, KSO TPK Koja Bagikan 33 Sapi & 7 Kambing ke Stakeholder dan Masyarakat
- Siap-siap! Operasi Patuh 2026 Digelar 8-21 Juni, Jangan Langgar Ketentuan ETLE
- Salat Iduladha 1447 H di Geladak KRI Bima Suci di Shanghai China, Pengalaman Religi Taruna AAL Satlak KJK 2026
- Kapal Perang KRI Bung Hatta-370, KRI Teluk Kupang-519 dan Heli JS-1302 Manuver di Daerah Operasi
- Presiden Prabowo Salat Iduladha 1447 H di Paris, Bersama Diaspora Indonesia
- Menteri Trenggono Kurban 5 Sapi Limosin, Berat Rata-rata 1 Ton
Kekuatan Baru Armada TNI AL, KRI Prabu Siliwangi-321 Disambut Panglima TNI dan Kasal

Keterangan Gambar : Kedatangan KRI Prabu Siliwangi-321 disambut langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto beserta Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali serta para Kepala Staf Angkatan pada Kamis, (26/3/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kekuatan TNI AL kembali diperkuat oleh KRI Prabu Siliwangi-321 sebagai kapal perang terbesar dan termutakhir yang dimiliki Indonesia saat ini. Kapal ini telah sandar di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara.
Kedatangan KRI Prabu Siliwangi-321 disambut langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto beserta Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali serta para Kepala Staf Angkatan pada Kamis, (26/3/2026).
Kapal ini berangkat perdana dari Dermaga Base Navale Della Spezia, Italia menuju Indonesia pada 11 Februari 2026. KRI Prabu Siliwangi-321 sebelumnya telah melaksanakan pengukuhan Komandan KRI di galangan kapal Muggiano, Italia, pada Senin (22/12/2025).
Baca Lainnya :
- ASEAN Plus Cadet Sail 2026 Dimulai, 141 Peserta dari 26 Negara Berlayar Bersama0
- Prajurit KRI Prabu Siliwangi-321 Salat Idulfitri 1447 H di Tengah Deburan Ombak Samudra Hindia0
- Kapal Perang Terbaru KRI Prabu Siliwangi-321 Tiba di Indonesia, Pertahanan Laut RI Kian Kuat0
- Patroli Laut KRI Siribua-859, Kodaeral XII Amankan Objek Vital Nasional di Tengah Dinamika Geopolitik0
- 9 Kapal Perang RI Manuver Kekuatan di Perairan Rawan Penyelundupan Timah0
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, mewakili Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin, sekaligus dalam rangka serah terima (delivery) dan peresmian KRI Prabu Siliwangi-321.
Dikomandani oleh Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmaja bersama 162 prajurit pengawak KRI, KRI Prabu Siliwangi-321 dilengkapi dengan teknologi modern serta sistem persenjataan canggih dan memiliki kemampuan tempur dan manuver tinggi yang siap memperkuat jajaran TNI AL di bawah Satuan Eskorta Komando Armada II.
Selama pelayaran, KRI Prabu Siliwangi-321 menyinggahi Kerajaan Maroko dan Nigeria, dengan melaksanakan kegiatan port visit serta courtesy call oleh Komandan KRI beserta sejumlah perwira. Dalam rangka meningkatkan kesiapan tempur, KRI ini juga melaksanakan structural firing meriam 127 mm pada pelayaran sea going terakhir sebelum bertolak menuju Indonesia, Selasa (27/1/2026).
Uji coba tersebut menjadi penembakan perdana meriam 127 mm sebagai bagian dari pengujian sistem senjata dan struktur kapal, sekaligus menandai pertama kalinya kapal perang TNI AL mengoperasikan meriam kategori large caliber gun (di atas 120 mm) secara operasional.
Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan bahwa kondisi dan status KRI Prabu Siliwangi-321 hampir sama dengan KRI Brawijaya (BWJ)-320 karena berada dalam satu kelas dan tipe, baik dari segi peralatan maupun kemampuan.
Kasal juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat TNI AL akan melaksanakan latihan menggunakan kapal-kapal tersebut guna menguji seluruh sistem senjata yang dimiliki sebagai bagian dari peningkatan kesiapan alutsista TNI AL.
Kehadiran KRI Prabu Siliwangi-321 mempertegas langkah maju TNI AL dalam memperkuat dan memodernisasi sistem senjata armada, sekaligus menunjukkan komitmen Indonesia dalam menjaga pertahanan serta pengamanan wilayah laut nasional. (Arry/Mar)











