- Kapal Perang Terbaru KRI Prabu Siliwangi-321 Tiba di Indonesia, Pertahanan Laut RI Kian Kuat
- PELNI Layani 316 Ribu Penumpang Arus Mudik 2026, Siap Optimal Sambut Arus Balik
- Gelar Griya 1447 H Lebaran di Istana, Tukang Urut Keliling Bangga Bertemu Presiden Prabowo
- Hari Raya Idul Fitri 2026, Presiden Prabowo: Saling Memaafkan, Pererat Persatuan
- Buruan Pesan Tiket Balik Lebaran 2026, Diskon Tarif Ferry Masih Tersedia
- Tiket Diskon PELNI Sisa 28 Persen, Buruan Sebelum Habis
- Teeet.. Wooy! Teriakan & Klakson Motor Pemudik Bersahutan, Demo Kapal Telat Sandar di Bakauheni
- Tok! Pemerintah Tetapkan Idul Fitri Jatuh pada 21 Maret 2026, Muhammadiyah Lebaran Lebih Dulu
- Pantau Arus Mudik Lebaran 2026, Kapal TNI AL Patroli Pengamanan di Selat Bali
- Warga Menteng Ternyata Tak Semua Kaya, Kasal dan Menteri PKP Bagikan Sembako
Kapal Perang Terbaru KRI Prabu Siliwangi-321 Tiba di Indonesia, Pertahanan Laut RI Kian Kuat

Keterangan Gambar : KRI Prabu Siliwangi-321 buatan Italia tiba di Indonesia, Senun (23/3/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kapal perang terbaru milik TNI AL, KRI Prabu Siliwangi-321 telah memasuki perairan Indonesia yaitu di Selat Sunda, sebagai bagian akhir dari rangkaian pelayaran Operasi Penyeberangan Jala Raksa-26.
Kehadiran kapal disambut oleh KRI Bung Karno-369 dari Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada I dengan passing exercise ( Passex) suatu manuver laut yang menunjukkan profesionalisme serta kesiapsiagaan unsur TNI Angkatan Laut.
Dalam siaran resmi TNIL AL, Senin (23/3/2026) dijelaskan pelaksanaan Passex berlangsung dengan lancar dan penuh semangat, mencerminkan interoperabilitas serta soliditas antar unsur dalam melaksanakan prosedur taktis di laut.
Baca Lainnya :
- Patroli Laut KRI Siribua-859, Kodaeral XII Amankan Objek Vital Nasional di Tengah Dinamika Geopolitik0
- 9 Kapal Perang RI Manuver Kekuatan di Perairan Rawan Penyelundupan Timah0
- Dua Kapal Perang RI Unjuk Kekuatan di Perbatasan Laut Karang Unarang, Ada Apa ?0
- Dua Kapal Perang TNI AL Perkuat Keamanan Laut Timur Indonesia0
- Kecelakaan di Laut Arafuru, KRI Banjarmasin-592 Selamatkan 12 ABK KM Putra Kwantan0
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi, komunikasi, serta kesiapan operasional antar kapal perang dalam menjaga kedaulatan yurisdiksi Indonesia.
Setelah rangkaian kegiatan di laut, KRI Prabu Siliwangi-321 selanjutnya melanjutkan pelayaran menuju Dermaga Panjang, Lampung untuk melaksanakan bekal ulang.
Kedatangan kapal ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat postur pertahanan maritim nasional serta menandai keberhasilan pelayaran lintas samudera yang telah dilaksanakan dengan melewati Samudera Atlantik dan Samudera Hindia.
Rencananya, KRI Prabu Siliwangi-321 akan diresmikan secara langsung di Jakarta pada akhir Maret 2026 sebelum akhirnya memperkuat Komando Armada Republik Indonesia
Sebagai informasi, KRI Prabu Siliwangi-321 dibuat oleh galangan kapal asal Italia, Fincantieri. TNI AL telah melakukan serah terima yang dihadiri langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali di galangan kapal Fincantieri, Muggiano, Italia pada 22 Desember 2025.
Spesifikasi Kapal
Sebagai informasi, KRI Prabu Diliwangi-321 memiliki spesifikasi hampir serupa dengan KRI Brawijaya-321 yang sudah tiba sebelumnya. KRI Brawijaya-321 juga diproduksi Fincantieri l dan kini telah berada di Koarmada II.
KRI Prabu Siliwangi-321 disebutkan menjadi kapal perang terbesar dan termutakhir yang dimiliki Indonesia saat ini. Kapal patroli lepas pantai ini dilengkapi teknologi modern, sistem persenjataan canggih, serta memiliki kemampuan tempur dan manuver tinggi.
Adapun spesifikasi kapal ini yaitu panjang 143 m dengan lebar 16,5 meter. Kapal ini memiliki kecepatan maksimal 32 knot. Kapal ini dipersenjatai dengan meriam 127 mm & 76 mm, rudal Teseo MK2E, serta kemampuan pertahanan empat dimensi (udara, permukaan, bawah air, elektronik).
KRI Prabu Siliwangi-321 dapat menampung 171 awak dengan kapasitas muatan mencapai 6.264 ton. Kapal ini merupakan fregat yang memiliki kemampuan peperangan anti udara atau anti air warfare (AAW). Desainnya yang menitikberatkan fleksibilitas, modularitas dan skalabilitas desain kapal.
KRI Prabu Siliwangi-321 juga dilengkapi sistem navigasi modern dan combat system terintegrasi untuk kontrol mencakup combat management system (CMS), sensor, senjata, komunikasi dan navigasi sistem yang terhubung melalui jaringan kecepatan data tinggi.
Adapun persenjataan utama KRI Prabu Siliwangi-321 yaitu:
- Rudal Anti-Kapal (SSM): 8x Teseo Mk-2E
- Rudal Pertahanan Udara (SAM): 16x Vertical Launch System (VLS)
- Meriam Utama: 1x Leonardo 127 mm
- Meriam Sekunder: 1x Leonardo Sovraponte 76 mm
- Torpedo: Anti-kapal selam
(Arry/Mar)











