- Perkuat Diplomasi Maritim, Kasal Tinjau Exercise Orruda 2026 di Rusia
- KKP dan BP Batam Kawal Mutu Perikanan di Zona Perdagangan Bebas
- Pelaut Meninggal Dunia di Singapura, Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Asuransi ke Ahli Waris
- KKP Pamerkan Kampung Nelayan Merah Putih Lateng ke Delegasi ASEAN-ID Blue
- Perayaan Hari Puisi Indonesia 2026 Dimeriahkan Tokoh Lintas Generasi dan Negeri, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Siap Orasi Budaya
- Pelindo Regional 2 Banten Catat Tren Pertumbuhan Operasional Positif Sepanjang Semester I 2026
- Pelabuhan Patimban Layani Impor Peti Kemas Internasional Perdana, Terima Bongkar Muat MV. MSC CARLA III
- KPK Suvervisi Tata Kelola BBM PELNI, Pastikan Transparansi dan Cegah Korupsi
- 3 Warga Sipil Jadi Korban Kekejian di Yahukimo, Koops TNI Habema Perkuat Pengamanan
- Kemenhub dan Pelindo Kerja Sama Modernisasi Layanan Kapal E-Pilotage Perairan Wajib Pandu
Dua Kapal Perang RI Unjuk Kekuatan di Perbatasan Laut Karang Unarang, Ada Apa ?

Keterangan Gambar : Tingkatkan interoperabilitas, Dua KRI Koarmada II, yakni yakni KRI Sidat-851 (KRI SDT) dan KRI Pulau Raas-722 (KRI PRS menggelar latihan bersama di Karang Unarang, Laut Sulawesi. Foto: Puspen TNI
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KARANG UNARANG: Dua unsur kapal perang jajaran Koarmada II yakni KRI Sidat-851 (KRI SDT) dan KRI Pulau Raas-722 (KRI PRS), meningkatkan kesiapsiagaan di Perairan Karang Unarang, Laut Sulawesi.
Peningkatan kewaspadaan dilakukan dengan menggelar latihan bersama dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan interoperabilitas unsur di laut. Latihan digelar di Perairan Karang Unarang, Laut Sulawesi, Minggu (8/2/2026).
Baca Lainnya :
- Dua Kapal Perang TNI AL Perkuat Keamanan Laut Timur Indonesia0
- Kecelakaan di Laut Arafuru, KRI Banjarmasin-592 Selamatkan 12 ABK KM Putra Kwantan0
- Timba Ilmu Bahari: Taruna TNI, Akpol dan Mahasiswa Unhan Berlayar Naik KRI Radjiman Wedyodiningrat0
- Hari Dharma Samudera, Tabur Bunga dan Bakti Sosial di Bangka Belitung0
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran0
Latihan tersebut meliputi beberapa serial , antara lain (Commcheck) , Passing Exercise (Passex), Semaphore, Flaghoist, dan RAS Appoarch (Rasap). Seluruh rangkaian latihan dilaksanakan secara terencana dan terkoordinasi dengan menitikberatkan pada prosedur komunikasi, kerja sama taktis, serta profesionalisme prajurit KRI dalam menjalankan tugas di laut.
Selain melaksanakan latihan bersama, keberadaan KRI Sidat-851 dan KRI Pulau Raas-722 yang juga merupakan unsur BKO Guspurla Koarmada II, adalah wujud nyata kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di wilayah perbatasan.
Dalam pelaksanaannya, unsur KRI melaksanakan pengawasan dan penegakan hukum di laut guna mencegah serta menghadang berbagai aktivitas ilegal, seperti penyelundupan barang, perdagangan ilegal, serta keluar-masuknya barang tanpa izin resmi ke dan dari wilayah Indonesia.
Komandan KRI Sidat-851, Mayor Laut (P) Hendrick Yudiana, bersama Komandan KRI Pulau Raas-722, Mayor Laut (P) Pungguh Scandya Ardana mengungkap, latihan bersama ini memiliki nilai strategis dalam meningkatkan profesionalisme prajurit KRI SDT dan KRI PRS.
"Melalui latihan yang dilaksanakan secara terencana dan berkesinambungan, diharapkan seluruh prajurit senantiasa siap menghadapi berbagai dinamika serta tantangan tugas operasi, khususnya dalam menjaga keamanan dan menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah perairan perbatasan," tandas Mayor Hendrick Yudiana, Komandan KRI Sidat-351. (Bow/Mar)











