- Kasal Apresiasi Prajurit Marinir, Raih Juara I Lomba Video Pendek dan Konten Kreatif
- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
Kasal Lepas Keberangkatan Kapal Perang Bawa Bantuan Medis dan Logistik
Pray For Sumatera

Keterangan Gambar : Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bersama Wagub DKI Jakarta Rano Karno melepas keberangkatan kapal yang TNI AL yang membawa bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di Sumatera. Pelepasan berlangsung di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Minggu (30/11/2025). Foto Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali memimpin langsung pelepasan pengiriman bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di Sumatera. Pelepasan berlangsung di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Minggu (30/11/2025).
TNI AL mengambil langkah cepat dengan mengerahkan sejumlah Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk membawa bantuan kemanusiaan dan tim medis ke lokasi bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno beserta jajaran, Pejabat Utama Mabesal dan Kotama Wilayah Jakarta, serta instansi terkait.
Baca Lainnya :
- Polri Kerahkan Personel Bantu Warga Terdampak Bencana di Sumut0
- Operasi Kemanusiaan Bencana Banjir, TNI AL Kerahkan Kekuatan Besar, 6 Kapal Perang Diturunkan0
- Bakti Prajurit Jalasena di Tengah Bencana0
- Percepatan Penanganan Bencana di Sumatera, Pemerintah Kirim 11 Helikopter0
- Aceh Diterjang Banjir dan Longsor, BNPB: 47 Orang Meninggal, 51 Hilang0
Kali ini TNI AL mengerahkan unsur-unsur Kapal Perang di antaranya:
- KRI dr. Soeharso (SHS)-990 dari Jakarta menuju Langsa
- KRI Teluk Gilimanuk (TGK)-531 dari Jakarta menuju Lhokseumawe
- KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW)-992 dari Surabaya menuju Sibolga
- KRI Semarang (SMR)-594 dari Jakarta menuju Nias, dan
- KRI Sutedi Senaputra (SSA)-378 telah berada di wilayah Belawan bergerak menuju Langsa.
TNI AL memfokuskan pengerahan Kapal Rumah Sakit, yakni KRI SHS-990 dan KRI RJW-992, yang akan membawa tim medis dan fasilitas kesehatan lengkap. KRI SHS-990 mengangkut 9 personel Departemen Kesehatan KRI, ditambah 80 personel dari Batalyon Kesehatan (Yonkes) Marinir yang membawa satu set Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) lengkap dengan tenda, velbed, dan ambulans.
Sementara itu, KRI RJW-992 membawa 11 personel medis KRI dan berbagai peralatan kesehatan, termasuk ambulans dan tabung oksigen dalam jumlah besar. Bahan kontak (logistik) yang akan dimuat di semua KRI mencakup Bahan Makanan, Minuman, Obat-obatan, Pakaian, dan Tabung Oksigen. Proses embarkasi logistik dikoordinir oleh Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I, II, dan III.
Selain logistik, operasi ini melibatkan personel khusus penyelamat dan helikopter. Tim Penyelamat terdiri dari Gabungan tim Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) dan Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) untuk membantu pencarian dan evakuasi di lokasi bencana.
Lima helikopter TNI AL akan di-onboardkan ke KRI unsur TNI AL yang dikerahkan untuk mendukung misi pengintaian udara, evakuasi, dan pengiriman bantuan cepat. TNI AL juga telah mengantisipasi pengerahan pasukan tambahan ke lokasi bencana dengan mengerahkan personel dan material dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) di masing-masing Kodaeral.
Kasal menyampaikan, seluruh unsur KRI dikerahkan serentak beserta helikopter akan membawa bahan logistik dan bahan kontak ke tempat-tempat terputus dan terisolasi akibat bencana alam.
“Harapannya, bantuan ini dapat segera meringankan beban mereka yang terdampak dari bencana. Kita juga mengirim tenaga kesehatan dan zeni marinir untuk membantu merehabilitasi apa yang telah rusak agar bisa diperbaiki di sana,” jelas Kasal.
Jakarta Siap Bantu
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno juga menyampaikan bahwa koordinasi telah dilaksanakan bersama BUMD DKI Jakarta, PMI, Baznas untuk memberikan bantuan kepada masyarakat di Sumatera. “Jakarta siap apabila memang dibutuhkan bantuan selanjutnya, karena pasca bencana itu lebih berat daripada apa yang akan kita hadapi sekarang,” pungkas Wagub DKI Jakarta.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Bantuan diserahkan oleh Wagub DKI Jakarta kepada Kasal untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana banjir bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Seperti diketahui, bencana banjir dan longsor melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh. Ratusan warga meninggal dunia, ratusan lainnya masih hilang. (Arry/Mar)











