- Operasi Gugus Tempur Laut, KRI Imam Bonjol Amankan 10 ABK Kapal Ikan Diduga Pakai Sabu
- Bareskrim Polri Sita Pabrik Pemurnian Emas di Sidoarjo, Diduga Tampung Hasil Tambang Ilegal
- Libur Sekolah Pastikan Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Uji Petik Kelaiklautan di Pelabuhan Merak
- Inovasi IPC TPK ReWear Project, Manfaatkan 209 Kg Seragam Bekas
- Dukung Peluang Pelindo Kerja Sama Internasional IPC TPK Terima Delegasi Amerika Serikat dan Estonia
- KRI Bima Suci Sandar di Vladivostok Port Rusia, Atraksi Genderang Suling Jala Gita Disambut Meriah
- Kembangkan Pelabuhan Kolbano, Kemenhub Dapat Hibah Tanah dari Pemkab Timor Tengah Selatan
- Pemeriksaan Petikemas Dipercepat, Ini Komitmen 3 Intansi Menjaga dan Lancarkan Arus Logistik di Priok
- Bawa Sekilo Sabu di Termos dan 582 Pil Inex dari Malaysia, Nakhoda Disergap Tim Kodaeral IV dan Lanal TBK
- KKP Perkuat Penataan Pesisir dan Perairan di KEK Industropolis Batang
Jaga Ekosistem Laut, Yuk.. Tanam Mangrove dan Cemara di Pulau Tabuhan

Keterangan Gambar : Prajurit Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi menggelar kegiatan penanaman mangrove dan cemara laut di Pulau Tabuhan, Banyuwangi, Selasa (14/10/2025). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANYUWANGI: Peduli terhadap kelestarian ekosistem laut dan pesisir, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi menggelar kegiatan penanaman mangrove dan cemara laut di Pulau Tabuhan, Banyuwangi, Selasa (14/10/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Lanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, M.Sc., didampingi Ketua Cabang 6 Daerah Kodaeral V Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Dilla Puji Santoso, serta diikuti oleh prajurit Lanal Banyuwangi dan pengurus Jalasenastri.
Dalam siaran resmi Dispen TNI AL disebutkan, penanaman mangrove dan cemara ini bertujuan melindungi garis pantai dari abrasi, menjaga keseimbangan ekosistem laut, serta menyediakan habitat alami bagi berbagai biota perairan.
Baca Lainnya :
- Disegel! KKP Tindak Tegas 5 Lokasi Reklamasi Laut di Halmahera dan Kepri0
- AS Percayakan KKP Sebagai Certifying Entity untuk Udang Indonesia0
- KKP-Undip Perkuat Kelola Kawasan Konservasi dan Sumber Daya Ikan0
- Empat Tahun KKP Gandeng JICA, 500 Orang Timba Ilmu dari Jepang0
- Indonesia Masih Bisa Ekspor Udang ke Amerika Meski Diatur Ketat0
Selain manfaat ekologis, hutan mangrove juga berperan penting dalam menyerap karbon, mendukung mitigasi perubahan iklim, serta memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat pesisir melalui sektor perikanan dan pariwisata berkelanjutan.
Dalam keterangannya, Danlanal Banyuwangi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga kelestarian alam dan memperkuat ketahanan wilayah maritim.
“Melalui kegiatan penanaman mangrove ini, kami berharap ekosistem laut dan pesisir di Banyuwangi tetap terjaga dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya TNI AL dalam mendukung program pelestarian lingkungan nasional, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keseimbangan alam demi keberlanjutan kehidupan di wilayah pesisir. (Arry/Oryza)











