- TNI AL Gelar Kompetisi Menembak Fun Shooting Diikuti 29 Negara, Ini Juaranya
- Apel Saka Bahari 2026, Membentuk Generasi Muda Bervisi Maritim, Tangguh, Siap Hadapi Disrupsi
- Perkuat Konektivitas Antarpulau, Pelindo dan AMANAIR Jajaki Layanan Seaplane
- KKP Jemput Bola Bantu Urus Izin Usaha Perikanan Tangkap di Kampung Nelayan Merah Putih
- Lanal Lampung Bekali Materi Bela Negara, Tanamkan Displin Siswa SMAN 11 Bandar Lampung
- TPK Koja Pastikan Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Lancar dan Terjaga Saat Pekerja Sampaikan Aspirasi
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
- Perangi Narkoba, Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Gelar Sobat Ananda Bersinar di SMAN 80 Jakarta
- 3 Bayi Buaya Langka Sinyulong Diamankan KKP dari Permukiman Nelayan, Ini Penampakannya
Isu Pencopotan Dirut Pertamina Pasca Ledakan Depo Plumpang, Erick Bilang Bukan Solusi

Keterangan Gambar : Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.xom (IMN) JAKARTA: Desakan pencopotan jajaran Direkdi PT Pertamina pasca kebakaran Depo Plumpang yang menewaskan 17 keluarga, terus merebak. Menteri BUMN Erick Thohir pun angkat bicara.
Seperti diketahui, kebakaran hebat diserdai ledakan melanda Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang, Jakarta Utara, pada Jumat (3/3) malam mengakibatkan 17 warga tewas, puluhan orangbluka bakar dan puluhan bangunan serta mobil rusak.
Erick Thohir mengatakan bosa saja dia mencopot Direksi Pertamina. "Kalau saya selalu bilang, kan saya sudah pernah copot Direksi Pertamina. Kalau saya mau copot lagi, ya copot lagi," kata Erick pada Sabtu (4/3/2023).
Baca Lainnya :
- Bangga, Sukses di Latma Multinasional, Kasal Sambut Kedatangan KRI REM-3310
- Kolinlamil Siapkan Lokasi Pengungsi Kebakaran Pertamina Plumpang di KRI 593 Banda Aceh 0
- Panglima Kolinlamil: Koordinatif Lintas Sektoral, Dikedepankan Melindungi Maritim Indonesia 0
- Pelajar Antusias Lihat Kapal Perang, Upaya Kolinlamil Menanamkan Jiwa Kemaritiman Generasi Muda0
- Kasus Mario Dandy Aniaya David Ditarik ke Polda Metro, Status Hukum Pacar Dinaikkan0
Hanya saja menurut Erick, pencopotan jabatan Direksi Pertamina bukan jaminan kejadian serupa terulang lagi. Karena yang paling penting adalah perbaikan sistem operasional secara menyeluruh.
"Percuma kita copot orang, tapi tidak memberikan solusi secara menyeluruh. Tinggal bagaimana konteksnya ini ada sistem terpadu yang menyelesaikan isu," jelasnya.
Erick menilai, perbaikan sistem operasional secara menyeluruh justru lebih penting daripada tindakan pencopotan kursi direksi. Dia meminta perusahaan plat merah itu membuat sistem bisnis risiko guna memastikan kegiatan operasional bisnis berjalan lancar.
"Seperti MIND ID, Pertamina, PLN harus membentuk yang namanya tim resiko bisnis. Tidak hanya keuangan tapi di operasional secara menyeluruh," ucapnya.
Dengan demikian perusahaan negara itu tidak hanya fokus untuk sekadar memperkuat risiko keuangan. (Fat/Arry/Oryza)











