- Upaya Penyelundupan Ballpress Jaringan Lintas Negara Dibongkar TNI AL di Tarakan
- Munas IKANAS 2026 Berjalan Alot, H. Saipullah Nasution Terpilih Kembali Ketua Umum
- Retail Modern Menggurita, 60 Juta Usaha Kecil Terancam Gulung Tikar
- Keren! Pesawat Presiden Prabowo Dikawal Empat F-16 dan Dua T50 Golden Eagle
- Dorong Implementasi Ocean Accounting, Indonesia Prakarsai Bogor Action Plan
- Tren Kunjungan Kapal dan Arus Petikemas Sebelum & Pasca Lebaran di Lingkungn IPC TPK, Pola Distribusi Logistik Berubah
- Ketegangan Geopolitik dan Ancaman El Nino, KKP Pastikan Stok Ikan Aman
- Mau Selundupkan 780 Kg Sisik Trenggiling, Kapal Vietnam Disergap Patroli TNI AL
- PELNI Sukses Layani 652 Ribu Penumpang Angkutan Lebaran 2026, Lampaui Target
- Momen Haru Presiden Prabowo Cium Balita Anak Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
Bangga, Sukses di Latma Multinasional, Kasal Sambut Kedatangan KRI REM-331

Keterangan Gambar : Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali bersama Prajurit KRI REM-331.Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali merasa bangga dan menyambut kedatangan Kapal Perang Republik Indonesia Raden Eddy Martadinata-331 (KRI REM-331) saat tiba di tanah air sebagai duta bangsa dalam Latihan Bersama (Latma) Multinasional AMAN Exercise 23, di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Jumat (03/03) kemarin.
Latma Multinasional AMAN Exercise 23 berlangsung mulai tanggal 9 – 14 Februari 2023 di Karachi Pakistan dan Perairan Utara Laut Arab. Latihan yang digelar dua tahun sekali ini terbagi menjadi dua tahap, yaitu Harbour Phase dan Sea Phase. Sejumlah negara tercatat berpartisipasi dengan mengirimkan kapal perangnya di antaranya Pakistan, Azerbaijan, China, Italy, Japan, Indonesia, Malaysia, Srilanka, Turki, Uni Emirat Arab dan Amerika Serikat.
Latma Multinasional Exercise AMAN 23 merupakan kegiatan berskala internasional yang diselenggarakan oleh Pakistan Navy (Pak Navy) dan merupakan momen pertemuan Angkatan Laut yang bersifat multinasional. Oleh Sebab itu kehadiran KRI REM-331 tidak hanya berpartisipasi dalam mengikuti latihan tersebut, namun juga menjalankan misi diplomasi dan meningkatkan kerja sama secara profesional antar Angkatan Laut, khususnya dengan Pakistan, dan negara-negara peserta latihan lainnya. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman prajurit KRI REM-331 dalam bidang Maritime Interdiction Operation serta Naval Warfare.
Baca Lainnya :
- Kolinlamil Siapkan Lokasi Pengungsi Kebakaran Pertamina Plumpang di KRI 593 Banda Aceh 0
- Panglima Kolinlamil: Koordinatif Lintas Sektoral, Dikedepankan Melindungi Maritim Indonesia 0
- Pelajar Antusias Lihat Kapal Perang, Upaya Kolinlamil Menanamkan Jiwa Kemaritiman Generasi Muda0
- Kasus Mario Dandy Aniaya David Ditarik ke Polda Metro, Status Hukum Pacar Dinaikkan0
- Depo Pertamina Plumpang Meledak, 14 Orang Tewas, Puluhan Warga Luka Bakar 0
"Para prajurit KRI REM-331, mereka sebagai duta bangsa Indonesia telah membuat harum bangsa Indonesia khususnya TNI Angkatan Laut (TNI AL). Dalam latihan KRI REM-331 berpartisipasi pada serial Surface Firing on Killer Tomato atau penembakan sasaran permukaan Killer Tomato dengan menggunakan Meriam utama dengan hasil perkenaan sangat baik, " kata Kasal dengan rasa bangga.
Kehadiran KRI REM-33, dalam latihan tersebut, lanjut Kasal, sebagai wujud nyata peran dan kehadiran TNI AL dalam kerjasama internasional. Hal ini merupakan implementasi dari pelaksanaan tugas diplomasi Angkatan Laut dalam rangka mendukung kebijakan politik luar negeri yang ditetapkan oleh pemerintah, dan menjadi salah satu tugas dari TNI AL.
Latma Multinasional Exercise AMAN 23 yang diikuti KRI REM-331 sejalan dengan penekanan Kasal dalam berbagai kesempatan menekankan untuk mewujudkan TNI AL yang profesional, modern dan tangguh, para prajurit Jalasena harus terlatih guna membangun kekuatan yang memiliki kesiagaan dan kesiapan yang tinggi.( M.Arifin Mukendar)











