- 9 Kapal Perang RI Manuver Kekuatan di Perairan Rawan Penyelundupan Timah
- Barang Branded dari Malaysia Mau Diselundupkan Digagalkan Aparat TNI AL
- KKP Mulai Bangun Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu, Nilai Investasi Rp7,2 T
- Tug Boat dan Tongkang Angkut Nikel Diamankan KRI Hampala-880 di Teluk Weda
- Kapal Cepat Rudal KRI Surik-645 Tangkap Tug Boat Bawa Solar Ilegal
- Mudik Gratis 2026 Bersama PELNI Dibuka, Buruan Daftar
- Mudik Lebaran 2026, Diskon Tiket Kapal PELNI Hingga 30% Sudah Dibuka
- Kasal Resmikan SPPG Puspomal, Dukung Program Makan Bergizi Gratis
- Kepulauan Tersembunyi di Beranda Nusantara, Rumah Nyaman Biota Laut yang Harus Dijaga
- Revitalisasi Pasar Baru Harus Padukan Nilai Kesejarahan, Keberagaman, dan Kekinian
Ini Pemantapan Interoperabilitas Latma ORRUDA 2024 TNI AL - Rusian Navy & Gelar TFG

Keterangan Gambar : Prajurit TNI AL dan Russian Navy menggelar Tactical Floor Game (TFG) di Ruang TFG Puslatkaprang, Kolat Koarmada II, Surabaya. Senin (4/11).Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com(IMN), JAKARTA:Prajurit TNI AL dan Russian Navy menggelar Tactical Floor Game (TFG) di Ruang TFG Puslatkaprang, Kolat Koarmada II, Surabaya. Senin (4/11), sebagai upaya memantapkan dan mematangkan interoperabiltas dan penyamaan persepsi dalam pelaksanaan Latma ORRUDA 2024.
Kegiatan digelar seusai Opening Ceremony yang dipimpin oleh Panglima Koarmada RI (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dan Duta Besar Rusia Sergey Gennadievich Tolchenov.
Baca Lainnya :
- Latma ORRUDA 2024, Kapal Perang TNI AL dan Russian Navy Unjuk Kekuatan 0
- Gagalkan Penyelundupan WNA China TNI AL Kejar Boat Pancung di Selat Riau Dor, Dor, Dor0
- Bakti Kesehatan Satgas Port Visit 2024 di KRI WSH-991, Warga Solomon Islands Antusias 0
- Perdana, Kapal Perang RI Sandar di Solomon Islands Pasifik Selatan0
- 64 Karung Pakaian Bekas Mau Diselundupkan, Digagalkan Tim SFQR Lantamal Tarakan0
Adapun kegiatan yang dilaksanakan oleh staf operasi Satgas ORRUDA 2024 diantaranya adalah OPSO Brief yang menghadirkan seluruh OPSO, COMSO, NO, PWO, Pilot dan tim boarding untuk membahas kegiatan sea phase.
Seusai pelaksanaan OPSO Brief, kegiatan dipecah menjadi SMEE VBSS dirancang Kopaska dan OCS Brief untuk membahas seluruh serial latihan yang akan dilaksanakan. Selesai melaksanakan SMEE VBSS dan OCS Brief, kegiatan dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG) untuk penyamaan persepsi dan pergerakan masing-masing unsur.
Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah dari Staf Operasi, Tim Departemen Operasi I Gusti Ngurah Rai-332 (KRI GNR-332), KRI Fran DIs Kaisiepo-368 (KRI FKO-368), Pilot Heli HS-1306, RFS Rezky, RFS Aldar Tsydenzhapov, RFS Gromky, RFS Pechenga dan pilot Heli KA-27.
Semetara itu, dihari yang sama, Prajurit KRI GNR-332 dan Russian Navy melaksanakan kegiatan deck familiarisation dan Ship Tour di KRI FKO-368 dan RF Pechenga dalam rangka Latma ORRUDA 2024. Dimana hal ini bertujuan untuk penyamaan persepsi antara TNI AL dan Russian Navy dalam rangka persiapan latihan boarding exercise dan cross deck landing.
Disini para prajurit saling berbagi pengetahuan dan pengalaman, menggali teknik terbaik untuk meningkatkan keterampilan tim VBSS (Visit, Board, Search, and Seizure) serta Pilot dan Crew Helikopter.
Latihan bersama ini sendiri terbagi atas 2 (dua) phase yaitu Harbor Phase dan Sea Phase. Adapun Alutsista yang akan dikerahkan TNI AL dalam Latma ORRUDA 24 antara lain KRI GNR-332, KRI FKO-368, dan helikopter AS 565 MBE.
Sedangkan Russian Navy akan menurunkan kapal perang Corvet Class seperti RF Rezky, RF Gromky dan RF Aldar Tsydenzhapov, serta Medium Tanker Ship Pechenga, Helikopter KA-27 dan Tug Salvage Alatau.
Pegelaran Latma ORRUDA ini merupakan implementasi dari perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali kepada seluruh jajaran TNI AL agar senantiasa memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan, serta mempersiapkan dengan matang latihan bersama yang digelar bersama negara-negara sahabat agar berjalan sesuai rencana dalam upaya meningkatkan interoperabilitas dan kerjasama militer.(Arry/Oryza)











