- PELNI Angkut 825 Ekor Sapi dari Kupang ke Jakarta, Sambut Iduladha 2026
- Tanduk Rusa, Senapan Angin dan Aneka Sajam Diselundupkan Penumpang Kapal, Disita Prajurit TNI AL di Pelabuhan Ambon
- UKW Angkatan ke-65, Wali Kota Jakpus dan Ketua PWI Jaya Tekankan Pentingnya Kompetensi Wartawan
- Pos TNI AL Muara Kubu dan Masyarakat Patroli Bersama, Awasi Sumber Daya Kelautan
- 9 WNI Korban Kekejaman Israel Tiba di Jakarta, Menlu Sugiono: Terimakasih Pemerintah Turki, Yordan dan Mesir
- Bikin Gemes, Murid-murid TK Hang Tuah Sorong Berseragam Kelasi Tinjau Kapal Perang KRI Bawal-875
- Surabaya Kota Pilihan Rangkaian Nasional Indonesia Coffee Expo 2026, Pengunjung Disuguhi Pengalaman Interaktif
- Kemenhub-Pemprov Papua Kembangkan Pelabuhan Korido, Perkuat Konektivitas 3TP dan Kedaulatan Maritim
- Inovasi Layanan Publik Pelindo Regional 2 Raih Digital Innovation Award 2026
- Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Sesuai Best Practice dan Berkualitas Ekspor
PELNI Angkut 825 Ekor Sapi dari Kupang ke Jakarta, Sambut Iduladha 2026

Keterangan Gambar : PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) memastikan pasokan sapi dari wilayah timur Indonesia menuju Jakarta berjalan lancar jelang Hari Raya Iduladha 1447 H. Foto: PELNI
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) memastikan pasokan sapi dari wilayah timur Indonesia menuju Jakarta berjalan lancar jelang Hari Raya Iduladha 1447 H.
Selama periode persiapan Iduladha tahun 2026, KM Camara Nusantara 1 telah mengangkut total 825 ekor sapi melalui dua voyage, yaitu Voyage 2 pada 27 April 2026 dan Voyage 3 pada 14 Mei 2026. Hewan ternak tersebut berasal dari Kupang, Nusa Tenggara Timur sebagai pemasok utama dan diangkut menuju Tanjung Priok.
Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PELNI Kokok Susanto menyatakan pihaknya terus mendukung kelancaran distribusi ternak menjelang Iduladha.
Baca Lainnya :
- Kemenhub-Pemprov Papua Kembangkan Pelabuhan Korido, Perkuat Konektivitas 3TP dan Kedaulatan Maritim0
- Bagaimana Keterlambatan Kecil Menjelma Menjadi Pengeluaran Nasional?0
- KMP Mutiara Persada III Mogok di Selat Sunda, KPLP Tanjung Priok Evakuasi 28 Penumpang0
- PELNI Sukses Layani Keagenan Kapal Pesiar MV Odyssey Berbendera Bahamas0
- Teken MoU, Kemnaker–Transjakarta Buka Akses Kerja di Sektor Transportasi0
“PELNI memastikan angkutan sapi dari Kupang ke Tanjung Priok berjalan dengan baik. Kami berkomitmen menjaga kualitas pelayanan dan kesejahteraan ternak selama pelayaran agar tetap prima hingga tiba di tujuan,” ujar Kokok dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/5/2026).
Kokok menambahkan, angkutan ternak merupakan salah satu prioritas perusahaan dalam mendukung konektivitas logistik nasional.
“Kami melihat angkutan ternak ini sebagai bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan dan pemerataan ekonomi antara wilayah timur dan barat Indonesia. PELNI akan terus mengoptimalkan operasional KM Camara Nusantara 1 untuk melayani kebutuhan masyarakat dengan lebih baik,” tambah Kokok.
Adapun KM Camara Nusantara 1 sempat menjalani docking atau perawatan selama satu bulan penuh pada Maret 2026. Meski demikian, sebelum memasuki masa docking, kapal tersebut telah berhasil mengangkut sebanyak 528 ekor sapi.
Sementara pada tahun 2025, kinerja kapal ternak PELNI mencatat hasil positif dengan total mengangkut 7.135 ekor sapi. Angka tersebut menunjukkan komitmen dan konsistensi PELNI dalam mendukung distribusi ternak antarwilayah, khususnya menghubungkan sentra produksi di wilayah timur Indonesia dengan wilayah konsumsi di Jawa dan sekitarnya.
PELNI berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan angkutan ternak yang aman, nyaman, dan efisien guna mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Iduladha.
Sebagai catatan, PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan.
Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 30 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, dimana kapal perintis menyinggahi 229 pelabuhan dengan total 516 ruas dan 2.515 rute. (Arry/Mar)











