- Diskon Tiket PELNI Dongkrak Mobilitas Warga, Layani 677 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah
- Satgas Yonif 2 Marinir TNI AL Borong Hasil Bumi Mama-mama Papua
- AHY Percepat Transformasi Bali Maritime Turism Hub Jadi Gerbang Wisata Bahari Internasional
- Laba Pelindo Semester I 2026 Tumbuh 60 %, Transformasi Diperkuat Danantara
- Budidaya Kepiting Soka Binaan Pelindo di Pesisir Indramayu Tembus 958 Kg, Peluang Raup Cuan
- Diskon Tiket PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen
- Paus Bungkuk Terdampar di Pantai Perancak Bali, Tak Kuat Bertahan Hidup
- Penyelundupan 10,9 Ton Pasir dan Balok Timah Rp1,7 M Dibongkar TNI AL di Jakarta Utara
- Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia digagalkan Kodaeral IV di Perairan Karimun
- GM Pelindo Regional 2 Panjang: Tren Operasional Semester I Tahun 2026 Positif, Optimistis Kinerja Tumbuh Hingga Akhir Tahun
Hingga Agustus 2025, Arus Peti Kemas TPS Tetap Tumbuh 1,05 %, Volume Internasional Meningkat

Keterangan Gambar : PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menyatakan, volume peti kemas internasional meningkat dari 978.214 Twenty-foot Equivalent Units (TEUs) di tahun 2024 menjadi 988.526 TEUs pada tahun 2025. Foto: TPS
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) mencatat pertumbuhan arus peti kemas internasional sebesar 1,05% pada periode Januari–Agustus 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dalam keterangan resmi yang dikeluarkan TPS, volume peti kemas internasional meningkat dari 978.214 Twenty-foot Equivalent Units (TEUs) di tahun 2024 menjadi 988.526 TEUs pada tahun 2025.
Secara total, arus peti kemas—baik domestik maupun internasional—juga naik 0,17% dibandingkan periode yang sama tahun 2024, dari 1.030.813 TEUs menjadi 1.032.624 TEUs.
Kinerja positif di delapan bulan pertama 2025 didorong oleh kontribusi peti kemas internasional sebesar 988.526 TEUs dan domestik sebesar 44.098 TEUs. Sebagai perbandingan, pada Januari-Agustus 2024 arus peti kemas internasional mencapai 978.214 TEUs, sementara domestik sebesar 52.599 TEUs.
TPS saat ini mengelola terminal petikemas dengan dermaga internasional sepanjang 1.000 meter dan dermaga domestik 450 meter, dilengkapi dengan 12 unit electric Container Crane (e-CC) untuk menunjang efisiensi dan keandalan operasional bongkar muat.
Dari sisi perdagangan luar negeri, arus ekspor pada Januari–Agustus 2025 mengalami pertumbuhan year-on-year sebesar 2,42%, dari 478.279 TEUs menjadi 489.876 TEUs. Di sisi impor, terjadi koreksi sebesar 0,26% dari 499.936 TEUs menjadi 498.650 TEUs.
Pada bulan Agustus 2025, neraca perdagangan menunjukkan surplus, dengan kontribusi ekspor sebesar 61.343 TEUs (51%) dan impor sebesar 59.295 TEUs (49%). Komposisi ini konsisten dengan bulan sebelumnya, di mana ekspor mencapai 51% (67.315 TEUs) dan impor sebesar 49% (66.394 TEUs).
Jumlah kunjungan kapal ke TPS selama delapan bulan pertama 2025 juga mencatatkan peningkatan 3,21%, dari 810 kunjungan pada tahun lalu menjadi 836 kunjungan di tahun ini.
Jaga Standar Layanan
Erika Asih Palupi, Sekretaris Perusahaan TPS, menyampaikan bahwa peningkatan arus peti kemas ini tidak lepas dari komitmen perusahaan dalam menjaga standar layanan. “TPS terus memperkuat peran sebagai simpul logistik nasional dengan mengedepankan keberlanjutan dan peningkatan kapabilitas operasional,” ungkap Erika dalam keterangan tertulis Sabtu (6/9/2025).
Baca Lainnya :
- TTL Terapkan Pelindo Bersih, Perangi Korupsi, Kecurangan dan Pemerasan0
- Terminal Batang Pelindo di KTB Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah0
- TPK Banjarmasin Edukasi Petugas Kebersihan Teknik Pembibitan Tanaman0
- TPS Peringati HUT ke-80 Kemerdekaan RI: Satu Dermaga, Satu Jiwa Merdeka!0
- Lewat Program High Plantation Zero Emition, Terminal Petikemas Surabaya Kurangi Emisi Karbon0
Ia menambahkan, upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan melalui peningkatan fasilitas, efisiensi proses bongkar muat, serta penguatan kerja sama dengan pemangku kepentingan. Menurutnya, pencapaian ini juga mencerminkan kepercayaan pengguna jasa terhadap kinerja TPS yang konsisten dalam memberikan layanan tepat waktu dan responsif.
Dari sisi produktivitas, TPS mencatatkan rata-rata kinerja bongkar muat sebesar 52 box/ship/hour selama Januari–Agustus 2025, melebihi standar minimum yang ditetapkan Kementerian Perhubungan melalui KSOP Utama Tanjung Perak, yaitu 48 box/ship/hour. Selain itu, TPS berhasil mempertahankan posisi dominan di pasar peti kemas internasional dengan penguasaan pangsa pasar (market share) sebesar 83% di Pelabuhan Tanjung Perak. (Arry/Oryza)











