4 Kapal Perang TNI AL dan US Navy Dikerahkan di Perairan Jawa, Ada Apa ?

By Indonesia Maritime News 05 Sep 2026, 16:49:33 WIB Hankam
4 Kapal Perang TNI AL dan US Navy Dikerahkan di Perairan Jawa, Ada Apa ?

Keterangan Gambar : TNI Angkatan Laut bersama United States Navy (US Navy) dan United States Coast Guard (USCG) menggelar Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) ke-V Tahun 2026. Foto: Dispenal


Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: TNI Angkatan Laut bersama United States Navy (US Navy) dan United States Coast Guard (USCG) menurunkan kapal perang di perairan Utara Laut Jawa.

Unsur laut TNI AL mengerahkan KRI Beladau-643 dan KRI Siwar-646, sedangkan dari US Coast Guard melibatkan USCGC Charles Moulthrope-1141 dan USCGC Emlen Tunnell-1145.

Kekuatan Angkatan Laut kedua negara melaksanakan latihan Penyelamatan Kapal (PEK) dalam rangka mendukung Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) ke-V Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di atas USCGC Emlen Tunnell-1145 yang beroperasi di perairan utara Laut Jawa, Jumat (4/9/2026).

Baca Lainnya :

Latihan PEK diikuti oleh prajurit dari KRI Beladau-643 dan KRI Siwar-646 bersama personel US Coast Guard dan US Navy. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Latgabma Super Garuda Shield yang diselenggarakan untuk meningkatkan profesionalisme, kemampuan, serta interoperabilitas prajurit kedua negara.

Melalui latihan Penyelamatan Kapal, para peserta diberikan kesempatan untuk memahami penggunaan dan pengoperasian berbagai peralatan keselamatan serta prosedur penanganan situasi darurat di kapal. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam mendukung kesiapan personel menghadapi berbagai kondisi kedaruratan di laut.

Melalui kegiatan tersebut, TNI AL bersama US Navy dan US Coast Guard terus memperkuat kerja sama, profesionalisme, serta kemampuan prajurit dalam mendukung pelaksanaan operasi dan latihan bersama, sekaligus meningkatkan kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan dan situasi kontingensi di lingkungan maritim. (Arry/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook