- Menaker: Pelatihan Vokasi, Bekal Hadapi Dunia Kerja
- Indonesia Tuan Rumah Regional Marpolex 2026, Gandeng Filipina dan Jepang Tanggulangi Pencemaran Laut
- Dukung Konektivitas Nasional, PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT
- Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi dan Lepas Perdana Ekspor Baterai Kendaraan Listrik
- 800 Pati TNI dan Polri Dikumpulkan di Istana, Ini Taklimat Presiden Prabowo Soal Keadaan Negara
- PELNI Tebar Ribuan Life Jacket, Peduli Keselamatan Masyarakat Pesisir
- Operasi Penyergapan Tengah Malam, Penyelundupan 8,8 Ton Pasir Timah Ilegal Digagalkan TNI AL
- 5 Bulan Disandera Perompak Somalia, 4 ABK Kapal MT Honour 25 Selamat Bisa Kembali ke Indonesia
- Tok! DPR Sahkan UU Ketenagakerjaan, Ini 13 Poin Aturan Baru Lindungi Pekerja
- Tolak Kekerasan, KKP Jamin Keselamatan Awak Kapal Perikanan, Catat Nomor Pengaduan 24 Jam
Keren, Formasi Laut Kapal Perang TNI AL dan Maritim Amerika di Laut Banten
Photex Super Garuda Shield

Keterangan Gambar : Latgabma Super Garuda Shield (SGS) ke-V Tahun 2026 digelar di perairan utara Banten, Sabtu (5/9/2026). Kapal perang TNI AL dan Marinir Amerika melaksanakan kegiatan PHOTEX, manuver dan membentuk formasi bersama, sekaligus mendokumentasikan kegiatan. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANTEN: Photography Exercise (PHOTEX) antara TNI Angkatan Laut dan unsur maritim Amerika Serikat merupakan salah satu rangkaian latihan taktis laut dalam Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) ke-V Tahun 2026.
Latgabma Super Garuda Shield (SGS) ke-V Tahun 2026 ini digelar di perairan utara Banten, Sabtu (5/9/2026). Dalam kegiatan PHOTEX, kapal perang dari kedua negara melaksanakan manuver dan membentuk formasi bersama, sekaligus mendokumentasikan kegiatan serta formasi unsur laut dari udara maupun antar-kapal.
Dalam latihan tersebut, TNI AL mengerahkan KRI Beladau-643 dan KRI Siwar-646, sementara unsur maritim Amerika Serikat melibatkan USCGC Charles Moulthrope-1141 dan USCGC Emlen Tunnell-1145. Selain itu, Helikopter AS565 MBe Panther HS-1311 TNI AL turut diterbangkan untuk mengambil visual formasi dari ketinggian.
Baca Lainnya :
- 4 Kapal Perang TNI AL dan US Navy Dikerahkan di Perairan Jawa, Ada Apa ?0
- Navy Brotherhood, Kapal Perang TNI AL dan Tentera Malaysia Jaga Selat Malaka0
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Pulau Damer: Kas Keliling, Edukasi Kebangsaan dan Bakti Kesehatan0
- Apel Saka Bahari 2026, Membentuk Generasi Muda Bervisi Maritim, Tangguh, Siap Hadapi Disrupsi0
- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air0
Sebagai catatan, Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) ke-V Tahun 2026 berlangsung pada 31 Agustus hingga 11 September. Kegiatan ini melibatkan hampir 5.000 prajurit dari sejumlah negara.
Kegiatan ini dibuka oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Gedung Graha Widya Adibrata, Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, Senin (31/8/2026). Latihan ini melibatkan 4.743 personel pasukan multinasional dari TNI dari 21 negara mitra di kawasan Indo-Pasifik.
Adapun negara-negara yang terlibat yaitu: Indonesia (tuan rumah), Amerika Serikat, Australia, Belanda, Brasil, Brunei Darussalam, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kamboja, Kanada, Korea Selatan, Laos, Selandia Baru, Prancis, Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam.
Sedangkan rangkaian latihan mencakup Staffex, Cyberex, Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR), serta Field Training Exercise (FTX) yang meliputi operasi lintas udara, operasi udara, Special Operation Force, Navy Force, Marine Force, Land Combat, Land Joint Strike, dan Medical Evacuation (Medevac).
Selain meningkatkan kemampuan militer dan interoperabilitas, Latgabma SGS 2026 juga menghadirkan kegiatan kemanusiaan melalui Humanitarian Civic Activities (HCA), di antaranya Engineer Civil Action Project (ENCAP). (Arry/Mar)











