- TNI AL Gelar Kompetisi Menembak Fun Shooting Diikuti 29 Negara, Ini Juaranya
- Apel Saka Bahari 2026, Membentuk Generasi Muda Bervisi Maritim, Tangguh, Siap Hadapi Disrupsi
- Perkuat Konektivitas Antarpulau, Pelindo dan AMANAIR Jajaki Layanan Seaplane
- KKP Jemput Bola Bantu Urus Izin Usaha Perikanan Tangkap di Kampung Nelayan Merah Putih
- Lanal Lampung Bekali Materi Bela Negara, Tanamkan Displin Siswa SMAN 11 Bandar Lampung
- TPK Koja Pastikan Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Lancar dan Terjaga Saat Pekerja Sampaikan Aspirasi
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
- Perangi Narkoba, Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Gelar Sobat Ananda Bersinar di SMAN 80 Jakarta
- 3 Bayi Buaya Langka Sinyulong Diamankan KKP dari Permukiman Nelayan, Ini Penampakannya
Hari ke-4 Operasi SAR, Kapal Perang TNI AL Temukan Jasad Korban KMP Tunu Pratama Jaya

Keterangan Gambar : Prajurit TNI AL mengevakusi jasad korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BALI: Memasuki hari ke-4 operasi SAR tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, kapal perang KRI berhasil menemukan satu jenazah korban pada Minggu (6/7/2025). Jenazah dievakuasi lalu dibawa ke Dermaga Pusri, Banyuwangi, Jawa Timur.
Dalam operasi penarian korban, TNI AL mengerahkan kapal perang KRI Pulau Fanildo (PFN)-732 dan KRI Tongkol (TKL)-813. Operasi ini ditinjau oleh Pangkoarmada II Laksda TNI I.G.P Alit Jaya.
Baca Lainnya :
- Pencarian Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, TNI AL Kerahkan 2 Kapal Perang0
- KMP Tunu Pratama Jaya Karam, 31 Penumpang Selamat, 4 Meninggal, 30 Masih Hilang0
- Dari Makkah Presiden Prabowo Instruksikan Penyelamatan Korban KMP Tunu Pratama Jaya0
- KMP Tunu Pratama Jaya Bawa 65 Penumpang Tenggelam di Selat Bali0
- Warga Pulau Enggano Bengkulu Terisolasi, KKP Kerahkan Kapal KP Orca 050
Pada operasi pencarian, Minggu (6/7/2025) tim berhasil menemukan dan mengevakuasi satu jenazah. Penemuan bermula saat KRI PFN-732 melihat jenazah yang mengapung di laut. Komandan Guspurla Koarmada II selaku Dansatgas SAR TNI AL Laksma TNI Endra Hartono segera memberi perintah kepada unsur terdekat yaitu KRI TKL-813 untuk melakukan manuver cepat ke lokasi dan melaksanakan evakuasi.
Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban selanjutnya dibawa ke Dermaga Pusri untuk diserahkan ke RSUD Blambangan Banyuwangi guna proses identifikasi lebih lanjut oleh satuan berwenang.
Selain KRI Pulau Fanildo-732 dan KRI Tongkol-813, TNI AL terus mengerahkan unsur-unsur lainnya di antaranya KRI Teluk Ende (TLE)-517, KRI Marlin-877, KAL Sambulungan II-5-42, Patkamla Payaman II-5-43, Perahu Karet Lanal Banyuwangi, serta Heli Panther AS 565 MBe Panther HS-1309. Hingga hari ini, 30 orang berhasil. Sedangkan 7 orang korban dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali meyakinkan bahwa TNI AL dan Stakeholder terkait akan berusaha semaksimal mungkin untuk proses evakuasi korban KMP Tunu Pratama Jaya.
Seperti diketahui, KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di perairan Selat Bali pada Rabu (2/7/2025) tengah malam. Kapal tersebut dalam perjalanan dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilmanuk Bali. Kapal itu mengangkut 65 orang dan 22 kendaraa. (Arry/Oryza)











