- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
Hari ke-4 Operasi SAR, Kapal Perang TNI AL Temukan Jasad Korban KMP Tunu Pratama Jaya

Keterangan Gambar : Prajurit TNI AL mengevakusi jasad korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BALI: Memasuki hari ke-4 operasi SAR tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, kapal perang KRI berhasil menemukan satu jenazah korban pada Minggu (6/7/2025). Jenazah dievakuasi lalu dibawa ke Dermaga Pusri, Banyuwangi, Jawa Timur.
Dalam operasi penarian korban, TNI AL mengerahkan kapal perang KRI Pulau Fanildo (PFN)-732 dan KRI Tongkol (TKL)-813. Operasi ini ditinjau oleh Pangkoarmada II Laksda TNI I.G.P Alit Jaya.
Baca Lainnya :
- Pencarian Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, TNI AL Kerahkan 2 Kapal Perang0
- KMP Tunu Pratama Jaya Karam, 31 Penumpang Selamat, 4 Meninggal, 30 Masih Hilang0
- Dari Makkah Presiden Prabowo Instruksikan Penyelamatan Korban KMP Tunu Pratama Jaya0
- KMP Tunu Pratama Jaya Bawa 65 Penumpang Tenggelam di Selat Bali0
- Warga Pulau Enggano Bengkulu Terisolasi, KKP Kerahkan Kapal KP Orca 050
Pada operasi pencarian, Minggu (6/7/2025) tim berhasil menemukan dan mengevakuasi satu jenazah. Penemuan bermula saat KRI PFN-732 melihat jenazah yang mengapung di laut. Komandan Guspurla Koarmada II selaku Dansatgas SAR TNI AL Laksma TNI Endra Hartono segera memberi perintah kepada unsur terdekat yaitu KRI TKL-813 untuk melakukan manuver cepat ke lokasi dan melaksanakan evakuasi.
Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban selanjutnya dibawa ke Dermaga Pusri untuk diserahkan ke RSUD Blambangan Banyuwangi guna proses identifikasi lebih lanjut oleh satuan berwenang.
Selain KRI Pulau Fanildo-732 dan KRI Tongkol-813, TNI AL terus mengerahkan unsur-unsur lainnya di antaranya KRI Teluk Ende (TLE)-517, KRI Marlin-877, KAL Sambulungan II-5-42, Patkamla Payaman II-5-43, Perahu Karet Lanal Banyuwangi, serta Heli Panther AS 565 MBe Panther HS-1309. Hingga hari ini, 30 orang berhasil. Sedangkan 7 orang korban dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali meyakinkan bahwa TNI AL dan Stakeholder terkait akan berusaha semaksimal mungkin untuk proses evakuasi korban KMP Tunu Pratama Jaya.
Seperti diketahui, KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di perairan Selat Bali pada Rabu (2/7/2025) tengah malam. Kapal tersebut dalam perjalanan dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilmanuk Bali. Kapal itu mengangkut 65 orang dan 22 kendaraa. (Arry/Oryza)











