- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
- PELNI Sambut Mudik Lebaran 2026: Layanan Berkualitas, Penumpang Nyaman, Ada Sarapan Nusantara
Hari ke-4 Operasi SAR, Kapal Perang TNI AL Temukan Jasad Korban KMP Tunu Pratama Jaya

Keterangan Gambar : Prajurit TNI AL mengevakusi jasad korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BALI: Memasuki hari ke-4 operasi SAR tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, kapal perang KRI berhasil menemukan satu jenazah korban pada Minggu (6/7/2025). Jenazah dievakuasi lalu dibawa ke Dermaga Pusri, Banyuwangi, Jawa Timur.
Dalam operasi penarian korban, TNI AL mengerahkan kapal perang KRI Pulau Fanildo (PFN)-732 dan KRI Tongkol (TKL)-813. Operasi ini ditinjau oleh Pangkoarmada II Laksda TNI I.G.P Alit Jaya.
Baca Lainnya :
- Pencarian Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, TNI AL Kerahkan 2 Kapal Perang0
- KMP Tunu Pratama Jaya Karam, 31 Penumpang Selamat, 4 Meninggal, 30 Masih Hilang0
- Dari Makkah Presiden Prabowo Instruksikan Penyelamatan Korban KMP Tunu Pratama Jaya0
- KMP Tunu Pratama Jaya Bawa 65 Penumpang Tenggelam di Selat Bali0
- Warga Pulau Enggano Bengkulu Terisolasi, KKP Kerahkan Kapal KP Orca 050
Pada operasi pencarian, Minggu (6/7/2025) tim berhasil menemukan dan mengevakuasi satu jenazah. Penemuan bermula saat KRI PFN-732 melihat jenazah yang mengapung di laut. Komandan Guspurla Koarmada II selaku Dansatgas SAR TNI AL Laksma TNI Endra Hartono segera memberi perintah kepada unsur terdekat yaitu KRI TKL-813 untuk melakukan manuver cepat ke lokasi dan melaksanakan evakuasi.
Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban selanjutnya dibawa ke Dermaga Pusri untuk diserahkan ke RSUD Blambangan Banyuwangi guna proses identifikasi lebih lanjut oleh satuan berwenang.
Selain KRI Pulau Fanildo-732 dan KRI Tongkol-813, TNI AL terus mengerahkan unsur-unsur lainnya di antaranya KRI Teluk Ende (TLE)-517, KRI Marlin-877, KAL Sambulungan II-5-42, Patkamla Payaman II-5-43, Perahu Karet Lanal Banyuwangi, serta Heli Panther AS 565 MBe Panther HS-1309. Hingga hari ini, 30 orang berhasil. Sedangkan 7 orang korban dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali meyakinkan bahwa TNI AL dan Stakeholder terkait akan berusaha semaksimal mungkin untuk proses evakuasi korban KMP Tunu Pratama Jaya.
Seperti diketahui, KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di perairan Selat Bali pada Rabu (2/7/2025) tengah malam. Kapal tersebut dalam perjalanan dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilmanuk Bali. Kapal itu mengangkut 65 orang dan 22 kendaraa. (Arry/Oryza)











