- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
KMP Tunu Pratama Jaya Karam, 31 Penumpang Selamat, 4 Meninggal, 30 Masih Hilang

Keterangan Gambar : Kepala Basarnas, Marsekal Madya Muhammad Syafii menjelaskan soal upaya evakuasi dan pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. Foto: Basarnas
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANYUWANGI: Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan segera dilakukan operasi penyelamatan penumpang KMP Tunu Pratama Jaya. Tim SAR gabungan pun terus melakukan pencarian korban tenggelamnya kapal tersebut di perairan Selat Bali.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya Muhammad Syafii mengungkapkan telah mengerahkan armada dengan kekuatan ratusan personel. Fokus pencarian mengarah ke titik dengan kedalaman sekitar 50 meter yang diduga menjadi lokasi utama kapal tenggelam. "Informasi sementara, titik tenggelam kapal berada pada kedalaman 50 meter,” kata Syafii dalam keterangannya, Rabu (3/7/2025).
Baca Lainnya :
- Dari Makkah Presiden Prabowo Instruksikan Penyelamatan Korban KMP Tunu Pratama Jaya0
- Warga Pulau Enggano Bengkulu Terisolasi, KKP Kerahkan Kapal KP Orca 050
- Presiden Prabowo Turun Tangan, 4 Pulau Diputuskan Milik Provinsi Aceh0
- Ledakan Pemusnahan Amunisi di Garut, 9 Warga Sipil dan 4 Prajurit Tewas, Ini Penjelasan TNI0
- Miris... Petani Enggano Buang Pisang ke Laut, Imbas Tak Ada Kapal Berlayar ke Bengkulu0
Basarnas mengerahkan 9 kapal besar dengan total kekuatan hampir 400 personel guna mendukung operasi. Dalam operasi ini diturunkan tim penyelam, unsur TNI AL, Polairud, serta para relawan dan masyarakat nelayan di sekitar Kabupaten Jembrana. Operasi pencarian diperluas hingga 194 nautical mile persegi.
Peran para nelayan sangat membantu. Hal ini dibuktikan dari mayoritas korban yang ditemukan selamat setelah dibantu oleh para nelayan yang ada di posisi tersebut. "Kita akan terus mengembangkan untuk operasi brsama-sama dengan seluruh potensi yang ada," ujar Syafii.
Operasi SAR sejauh ini masih mengacu pada ketentuan tujuh hari kerja.
“Operasi setiap saat bisa kita evaluasi dan kita perpanjang bila memang masih dibutuhkan," sambung dia.
Diberitakan indonesiamaritimenews.com sebelumnya, KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di perairan Selat Bali dalam pelayaran dari Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk, Bali pada Rabu (2/7/2025) tengah malam malam.
Kapal tersebut membawa 65 orang terdiri dari 53 penumpang dan 12 Anak Buah Kapal (ABK), serta membawa 22 unit kendaraan berbagai jenis. Hingga Kamis tercatat, korban yang ditemukan selamat berjumlah 31 orang, korban meninggal dunia 4 orang dan 30 orang lainnya masih hilang. (Arry/Oryza)











