- Program Her Impact, Pelindo Group Dorong UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital
- Bakti PELNI untuk Sekolah Anak Jalanan, Siswa Yatim dan Panti Sosial
- Command Center Tanjung Priok Ditutup Arus Logistik Nasional Lancar
- Perkuat Budaya Integritas, Pelindo Regional 4 Gelar Program TWG Angkat Tema ISO 37001
- Tali Asih PWI Pusat untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Tim SFQR Gagalkan Penyelundupan 5.859 Ekor Benih Bening Lobster di Cilacap
- Ekspor Jambi US$152,9 Juta, Dongkrak Pertumbuhan Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5% Maret 2026
- Harapan Baru Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kick-off Konservasi Flora dan Fauna
- Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia, Dunia Pers Indonesia Berduka
- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
Cuaca Ekstrem, TNI AL Kerahkan Kapal Perang Angkut 20 Mobil Tangki BBM & Logistik ke Karimun Jawa

Keterangan Gambar : TNI AL menggelar Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dengan mengangkut 20 mobil tangki BBM dan kebutuhan logistik ke Pulau Karimun Jawa. Foto: Dispen AL
Indonesiamaritimenews.com (IMN)JAKARTA: Cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini, membuat pelayaran ke Pulau Karimun Jawa terhambat. Sehingga terjadi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) serta sejumlah bahan pokok.
Menghadapi situasi ini, TNI AL mengerahkan KRI Makassar–590 untuk menggelar Operasi Militer Selain Perang (OMSP) di Pulau Karimun Jawa. Operasi ini mendukung angkutan laut pendistribusian logistik ke wilayah tersebut. KRI Makassar-591 Berlayar dari Tanjung Emas Semarang menuju Pulau Karimun Jawa pada Kamis (5/1/2023).
Sejak hari Rabu saat bersandar di Tanjung Emas, KRI Makasar-590 mulai melaksanakan embarkasi bahan bantuan dalam jumlah besar. Kapal ini mengangkut berbagai kebutuhan terdiri dari:
Baca Lainnya :
- Dirgahayu Srikandi Jalasena, Kasal: Kontribusi Kowal Sangat Besar Terhadap Kemajuan TNI0
- Speed Boat Tenggelam, Puluhan Penumpang Dievakuasi TNI AL0
- Kemenhub Pamer Realisasi Kerja Tahun 2022 Tembus 97,69 %, Perolehan PNBP Meroket0
- Kapal Cepat Kebo IwaTenggelam di Perairan Sanur, 23 Turis Selamat0
- Posko Angkutan Nataru Ditutup, Menhub: Gangguan Cuaca Tantangan Paling Besar0
- 20 unit mobil tangki bermuatan BBM milik Pertamina
- Ribuan paket bahan makanan serta sembako dari BPBD Jawa Tengah dan Kementerian Perhubungan
- 7 ton beras dari Dinas Ketahanan Pangan
- Genzet listrik dari PLN, hingga kendaraan taktis serta sejumlah alat berat yang dibutuhkan.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali telah memerintahkan jajarannya untuk merespons secepat mungkin terhadap situasi yang membutuhkan kehadiran TNI AL ditengah-tengah masyarakat.
“Jajaran TNI AL harus dapat merespon dengan cepat, pun kalau harus menggerakkan unsur dalam hitungan jam unsur harus bergerak ke lokasi yang membutuhkan pertolongan”, tegas Kasal. (Riz/ Oryza)











