- Percepat Penanganan Bencana di Sumatera, KRI Makassar-590 Angkut Alat Berat dari Kalimantan
- Bantuan Beras 1,2 Ton Diangkut Pesawat Udara TNI AL, Disalurkan ke Korban Bencana di Gayo Lues Aceh
- Bukan Operasi Penangkapan Biasa: Strategi Perang AS Berbasis Pusat Gravitasi
- Layanan Mutu KKP Sudah Dilengkapi ISO, Ekspor Komoditas Perikanan 2026 Optimistis Tumbuh Positif
- Jelajah Wisata Bangka Selatan, PWI Ajak Telusuri Jejak Sejarah dan Pesona Keindahan Bahari
- Nataru 2025/2026, ASDP Layani 3,4 Juta Penumpang dan 850 Ribu Kendaraan di 15 Lintasan
- Banjir Bandang di Kepulauan Sitaro Sulut, 9 Orang Meninggal, 5 Rumah Hilang
- Menutup Tahun 2025, Pelindo Berbagi Kasih Santuni Anak Yatim dan Renovasi Panti Asuhan
- H+8 Nataru 2025/2026, Pelindo Layani 1,5 Juta Penumpang Angkutan Laut
- Atlet Kolinlamil Sabet 7 Medali di SEA Games 2025, Pesan Pangkolinlamil: Tutup, Tatap, Titip, Tetap
Buntut Tragedi Kanjuruhan Tewaskan 125 Orang, Kapolres Malang Dicopot

Keterangan Gambar : Kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.Foto:Ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN),MALANG : Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 125 jiwa, mulai disidik kepolisian. Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat dicopot dari jabatannya karena menjadi salah satu pihak yang bertanggung jawab.
Ferli dimutasi ke Pamen SDM Mabes Polri. Jabatan yang ditinggalkannya akan diisi oleh AKBP Putu Kholis Aryana yang kini menjabat sebagai Kapolres Tanjung Priok.
Pencopotan Ferli diungkapkan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, Senin (3/10/2022). "Kapolri memutuskan menonaktifkan sekaligus mengganti Kapolres Malang," kata Dedi Prasetyo. Selain Kapolres Malang, sejumlah komandan kesatuan Brimob juga dicopot.
Baca Lainnya :
- Penggunaan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan Dinilai Langgar Prosedur FIFA, Kapolri Janji Mengusut0
- Tragedi Sepak Bola di Stadion Kanjuruhan, Korban Tewas Versi Arema FC Mencapai 182 Orang0
- Sampaikan Duka Cita, Presiden Perintahkan Kapolri Lakukan Investigasi Tragedi di Stadion Kanjuruha0
- YLBHI Terima Laporan 153 Orang Tewas di Stadion Kanjuruhan Malang, Negara Harus Bertanggung Jawab0
- Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, Ini Kronologi Rusuh dan Penyebab Tewasnya 129 Suporter Sepakbo0
Tindakan pencopotan kapolres adalah buntut dari kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) yang menewaskan 125 orang. Kericuhan terjadi usai laga Derby Jatim antara Aremania FC vs Persebaya dengan skor 2-3. Polisi melepaskan tembakan gas air mata hingga membuat penonton di tribun panik.
Ribuan orang berebut berdesak-desakan berusaha keluar dari stadion hingga banyak yang terinjak-injak serta sesak nafas. Sebanyak 125 orang tewas termasuk 2 polisi, sementara 300 lebih dirawat di rumah sakit.
Presiden Joko Widodo memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengusut kasus ini. Kasus ininpun menjadi keprihatinan dunia sepak bola internasional.
Kapolri Listyo Sigit segera terbang ke Malang dan memimpin langsung tim penyelidik dari Mabes Polri. Timsus Polri telah memeriksa 18 anggota Polri yang dinilai bertanggung jawab. Sejumlah pejabat penyelenggara Liga 1 2022 pekan ke 11 antara Arema FC vs Persebaya juga dimintai keterangan. Antara lain Ketua PSSI Jawa Timur, Direktur LIB, Kadispora Jawa Timur, ketua panitia penyelenggara dan sejumlah pihak lainnya.
Hasil pemeriksaan tersehut akan menjadi dasar tindakan selanjutnya hingga ke proses penyidikan. (Riz/Oryza)











