- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
- Perangi Narkoba, Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Gelar Sobat Ananda Bersinar di SMAN 80 Jakarta
- 3 Bayi Buaya Langka Sinyulong Diamankan KKP dari Permukiman Nelayan, Ini Penampakannya
- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air
- KRI Hiu-634 Angkut Bantuan Kejati NTT, Disalurkan ke Maumere dan Reo
- BKPRMI Jakarta Gelar Pelatihan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah di Pulau Pramuka
- KRI Selar-879 TNI AL dan Philippine Navy Siaga Jaga Perbatasan Indonesia dan Filipina
- Update Gempa di NTT, Korban Meninggal Dunia 111 Orang, 21.552 Warga Masih Mengungsi
- Dorong Koperasi Nelayan Merah Putih Kembangkan Usaha Berbasis Data, KKP Gandeng ASPPENDO
Buntut Tragedi Kanjuruhan Tewaskan 125 Orang, Kapolres Malang Dicopot

Keterangan Gambar : Kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.Foto:Ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN),MALANG : Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 125 jiwa, mulai disidik kepolisian. Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat dicopot dari jabatannya karena menjadi salah satu pihak yang bertanggung jawab.
Ferli dimutasi ke Pamen SDM Mabes Polri. Jabatan yang ditinggalkannya akan diisi oleh AKBP Putu Kholis Aryana yang kini menjabat sebagai Kapolres Tanjung Priok.
Pencopotan Ferli diungkapkan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, Senin (3/10/2022). "Kapolri memutuskan menonaktifkan sekaligus mengganti Kapolres Malang," kata Dedi Prasetyo. Selain Kapolres Malang, sejumlah komandan kesatuan Brimob juga dicopot.
Baca Lainnya :
- Penggunaan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan Dinilai Langgar Prosedur FIFA, Kapolri Janji Mengusut0
- Tragedi Sepak Bola di Stadion Kanjuruhan, Korban Tewas Versi Arema FC Mencapai 182 Orang0
- Sampaikan Duka Cita, Presiden Perintahkan Kapolri Lakukan Investigasi Tragedi di Stadion Kanjuruha0
- YLBHI Terima Laporan 153 Orang Tewas di Stadion Kanjuruhan Malang, Negara Harus Bertanggung Jawab0
- Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, Ini Kronologi Rusuh dan Penyebab Tewasnya 129 Suporter Sepakbo0
Tindakan pencopotan kapolres adalah buntut dari kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) yang menewaskan 125 orang. Kericuhan terjadi usai laga Derby Jatim antara Aremania FC vs Persebaya dengan skor 2-3. Polisi melepaskan tembakan gas air mata hingga membuat penonton di tribun panik.
Ribuan orang berebut berdesak-desakan berusaha keluar dari stadion hingga banyak yang terinjak-injak serta sesak nafas. Sebanyak 125 orang tewas termasuk 2 polisi, sementara 300 lebih dirawat di rumah sakit.
Presiden Joko Widodo memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengusut kasus ini. Kasus ininpun menjadi keprihatinan dunia sepak bola internasional.
Kapolri Listyo Sigit segera terbang ke Malang dan memimpin langsung tim penyelidik dari Mabes Polri. Timsus Polri telah memeriksa 18 anggota Polri yang dinilai bertanggung jawab. Sejumlah pejabat penyelenggara Liga 1 2022 pekan ke 11 antara Arema FC vs Persebaya juga dimintai keterangan. Antara lain Ketua PSSI Jawa Timur, Direktur LIB, Kadispora Jawa Timur, ketua panitia penyelenggara dan sejumlah pihak lainnya.
Hasil pemeriksaan tersehut akan menjadi dasar tindakan selanjutnya hingga ke proses penyidikan. (Riz/Oryza)











