- Kasal Apresiasi Prajurit Marinir, Raih Juara I Lomba Video Pendek dan Konten Kreatif
- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
Belum Lama Jo Biden dan Xi Jinping Salaman di Bali, China Usir Kapal Perang USS Chancellorsville

Keterangan Gambar : Kapal perang USS Chancellorsville. Foto: ist
Indonesiamaritimenees.com ( IMN), JAKARTA: Presiden Amerika Serikat Jo Biden dan Presiden China Xi Jinping, belum lama ini bersalaman akrab di even G20 Bali. Namun hal ini rupanya bukan sumbol akurnya kedua negara. Terbukti, militer China mengusir kapal perang AS di perairan Laut China Selatan.
Kawasan Laut China Selatan (LCS) kembali memanas setelah China mengklaim telah mengusir sebuah kapal perang AS yang mendekati Kepulauan Spratly, Selasa (29/11/2022) sekitar 3000 kilometer dari China. Wilayah ini menjadi sengketa antara China dan Filipina.
Kapal USS Chancellorsville milik AS yang diusir adalah kapal penjelajah yang dibekali dengan rudal kendali kelas Ticonderoga. Negeri Tirai Bambu mengklaim kapal itu disebut menyusup ke wilayah China secara ilegal. Kapal USS Chancellorsville baru-baru ini juga disebutkan berlayar melalui Selat Taiwan.
Baca Lainnya :
- Hijaukan Jakarta Utara, Pelindo dan Pemkot Tanam 4.000 Pohon di Tepi Jalan0
- Laksamana Yudo Margono, Putra Petani Madiun Sukses Menuju Kursi Panglima TNI0
- Keren! Kota Medan Sudah UHC, Berobat di Rumah Sakit Cuma Bawa KTP 0
- Jenazah Co-Pilot Helikopter Polri Ditemukan di Perairan Bangka Belitung0
- Update Gempa Cianjur, 325 Warga Tewas, Terjadi 305 Kali Gempa Susulan0
"Tindakan militer AS sangat melanggar kedaulatan dan keamanan China," kata juru bicara Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China, Tian Junli, dikutip Anadolu dan Al-Jazeera, Selasa (29/11/2022).
Bertemunya dua armada perang AS dan China di Laut China Selatan, adalah yang pertama sejak Joe Biden dan Xi Jinping bertemu dan bersalaman di sela-sela KTT G20 Bali, pada 15 November lalu.
Catatan indonesiamaritimenews.com, LCS adalah perairan strategis yang paling diperebutkan oleh China dan sejumlah negara di ASEAN. Karena kawasan ini dinilai sebagai perairan strategis dengan sumber daya alam dan hasil laut yang melimpah.
Beberapa negara ASEAN yang berkonflik kedaulatan dengan China yaitu Filipina, Taiwan, Brunei Darussalam, Malaysia, dan Vietnam. (Aŕry/ Oryza)











