- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
- PELNI Sambut Mudik Lebaran 2026: Layanan Berkualitas, Penumpang Nyaman, Ada Sarapan Nusantara
Update Gempa Cianjur, 325 Warga Tewas, Terjadi 305 Kali Gempa Susulan

Keterangan Gambar : Korban gempa bumi di Cianjur, Jabar, dikunjungi oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Foto: BNPB
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),JAKARTA : Hari kedelapan pascagempa M 5,6 di Cianjur, Jabar, hingga Senin (28/11/2022) jumlah korban tewas mencapai 323 jiwa. Sedangkan korban hilang 9 orang. Sementara itu gempa susulan masih terjadi, tercatat sudah 305 kali.
"Perkembangan hari ini, tim Basarnas telah menemukan dua korban yang tertimbun tanah di Desa Cijedil. Jadi, korban meninggal dunia sebanyak 323 jiwa," jelas Bupati Cianjur Herman Suherman kepada wartawan di Pendopo Bupati Cianjur, Senin (28/11/2022). Masih ada 9 orang yang belum ditemukan.
Baca Lainnya :
- Alhamdulillah, Atlet ASEAN Para Games XI Diguyur Bonus Rp300 Miliar0
- Helikopter Polri Jatuh di Bangka Belitung, Satu Jenazah Kru Pesawat Ditemukan0
- Pesan Ayah Angkat ke Erick Thohir Sidabutar: Jadilah Kau Pemimpin Indonesia Membawa Nama Tomok0
- Erick Thohir Sah Jadi Orang Batak, Ini Marganya0
- Harta Karun Kapal Tenggelam di Tidore, Dilirik Kementerian Kelautan dan Perikanan0
Adapun total pengungsi akibat gempa Cianjur, Jawa Barat, hingga kemarin tercatat sebanyak 100.300 orang. Rinciannya: pengungsi laki-laki 48.490 jiwa, perempuan 51.840 jiwa, penyandang disabilitas 147 jiwa, ibu hamil 1.317 jiwa, dan lansia 6.754 jiwa.
"Kerugian materil total rumah rusak 63.229, terdiri rumah rusak berat 26.237, rumah rusak sedang 14.196, rumah rusak ringan 22.796, infrastruktur rusak sekolah 421, tempat ibadah 179, fasilitas kesehatan 14, gedung kantor 17, kecamatan terdampak 16," kata Herman.
Sedangkan korban luka berat yang masih dirawat di rumah sakit berjumlah 108 orang. Korban Luka ringan sudah tertangani dan telah kembali ke rumah masing-masing.
305 GEMPA.SUSULAN
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat ada 305 gempa susulan di Cianjur setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah tersebut pada Senin (21/11).
"Update terakhir dari monitoring kami sampai 16.20 WIB ada sebanyak 305 kegempaan dari gempa utama," ujar Koordinator Peringatan Dini Gempa Bumi BMKG Sigit dalam konferensi pers kemarin. Masyarakat diminta tenang, namu tetap waspada. (Arry/ Oryza)











