- Pelindo Dukung Percepatan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan, Siapkan Lahan di Bali
- Kinerja Pelindo Terminal Petikemas Tren Positif di Tengah Gejolak Global, 10 Terminal Lampaui Target
- Program Her Impact, Pelindo Group Dorong UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital
- Bakti PELNI untuk Sekolah Anak Jalanan, Siswa Yatim dan Panti Sosial
- Command Center Tanjung Priok Ditutup Arus Logistik Nasional Lancar
- Perkuat Budaya Integritas, Pelindo Regional 4 Gelar Program TWG Angkat Tema ISO 37001
- Tali Asih PWI Pusat untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Tim SFQR Gagalkan Penyelundupan 5.859 Ekor Benih Bening Lobster di Cilacap
- Ekspor Jambi US$152,9 Juta, Dongkrak Pertumbuhan Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5% Maret 2026
- Harapan Baru Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kick-off Konservasi Flora dan Fauna
Update Gempa Cianjur, 325 Warga Tewas, Terjadi 305 Kali Gempa Susulan

Keterangan Gambar : Korban gempa bumi di Cianjur, Jabar, dikunjungi oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Foto: BNPB
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),JAKARTA : Hari kedelapan pascagempa M 5,6 di Cianjur, Jabar, hingga Senin (28/11/2022) jumlah korban tewas mencapai 323 jiwa. Sedangkan korban hilang 9 orang. Sementara itu gempa susulan masih terjadi, tercatat sudah 305 kali.
"Perkembangan hari ini, tim Basarnas telah menemukan dua korban yang tertimbun tanah di Desa Cijedil. Jadi, korban meninggal dunia sebanyak 323 jiwa," jelas Bupati Cianjur Herman Suherman kepada wartawan di Pendopo Bupati Cianjur, Senin (28/11/2022). Masih ada 9 orang yang belum ditemukan.
Baca Lainnya :
- Alhamdulillah, Atlet ASEAN Para Games XI Diguyur Bonus Rp300 Miliar0
- Helikopter Polri Jatuh di Bangka Belitung, Satu Jenazah Kru Pesawat Ditemukan0
- Pesan Ayah Angkat ke Erick Thohir Sidabutar: Jadilah Kau Pemimpin Indonesia Membawa Nama Tomok0
- Erick Thohir Sah Jadi Orang Batak, Ini Marganya0
- Harta Karun Kapal Tenggelam di Tidore, Dilirik Kementerian Kelautan dan Perikanan0
Adapun total pengungsi akibat gempa Cianjur, Jawa Barat, hingga kemarin tercatat sebanyak 100.300 orang. Rinciannya: pengungsi laki-laki 48.490 jiwa, perempuan 51.840 jiwa, penyandang disabilitas 147 jiwa, ibu hamil 1.317 jiwa, dan lansia 6.754 jiwa.
"Kerugian materil total rumah rusak 63.229, terdiri rumah rusak berat 26.237, rumah rusak sedang 14.196, rumah rusak ringan 22.796, infrastruktur rusak sekolah 421, tempat ibadah 179, fasilitas kesehatan 14, gedung kantor 17, kecamatan terdampak 16," kata Herman.
Sedangkan korban luka berat yang masih dirawat di rumah sakit berjumlah 108 orang. Korban Luka ringan sudah tertangani dan telah kembali ke rumah masing-masing.
305 GEMPA.SUSULAN
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat ada 305 gempa susulan di Cianjur setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah tersebut pada Senin (21/11).
"Update terakhir dari monitoring kami sampai 16.20 WIB ada sebanyak 305 kegempaan dari gempa utama," ujar Koordinator Peringatan Dini Gempa Bumi BMKG Sigit dalam konferensi pers kemarin. Masyarakat diminta tenang, namu tetap waspada. (Arry/ Oryza)











