- Dorong Pertumbuhan Industri, Pelindo Tambah 4 Quay Container Crane di Terminal Peti Kemas Semarang
- Pelindo Group Berangkatkan 7.570 Peserta Mudik Gratis 2026, Dirut: Tradisi Satukan Bangsa
- Penyesuaian Sistem Gate Pass Pelayanan Terminal Peti Kemas Tanjung Priok Berjalan Normal
- Edan! H-7 Lebaran Merak-Bakauheni Ditempuh 5 Jam, Buka Puasa Cuma Minum Air
- Ini Langkah Pelindo Multi Terminal Perkuat Implementasi Safety Culture di Seluruh Terminal Nonpetikemas
- Pesantren Kilat di Kapal Perang TNI AL Selesai, Ratusan Pelajar Peroleh Ilmu Agama dan Perkuat Karakter
- Setahun Danantara Indonesia, Presiden Prabowo Tekankan Integritas dan Tata Kelola Jangka Panjang
- Mudik Nyaman Bersama PELNI, 1.230 Pemudik Naik Kapal Gratis Balikpapan-Surabaya
- PELNI Ajak Pejabat BP BUMN dan Kemenhub ke Tanjung Priok Pantau Langsung Arus Mudik Lebaran 2026
- Angkutan Lebaran 2026, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Siapkan Layanan Terbaik
3 Jenazah Tim Sepakbola Pulau Nenek Ditemukan Prajurit TNI AL dan Masyarakat di Perairan Pulau Tumbu

Keterangan Gambar : Jenazah 3 warga anggota tim sepak bola Pulau Nenek, Kepulauan Riau, dievakuasi prajurit Lantamal IV Batam bersama tim Basarnas. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BATAM: Personel Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IV Batam bersama masyarakat menemukan tiga orang korban tragedi kecelakaan laut speed boat yang membawa tim sepakbola Pulau Nenek di Perairan Batam, Kepulauan Riau.
Tiga jenazah ditemukan pada Jumat (27/6/2025) atas nama Muhammad Firdaus, berusia 24 tahun ditemukan oleh Tim SAR Lantamal IV bersama warga dalam kondisi mengapung di Perairan Pulau Tumbu. Korban segera dievakuasi ke Pulau Selat Nenek, Kelurahan Temoyong, Kecamatan Bulang.
Baca Lainnya :
- Longsor Tambang Batu di Cirebon, Korban Tewas 14 Orang, 11 Luka, Ini Identitasnya0
- Longsor Tambang Galian Batu di Cirebon, 10 Pekerja Tewas0
- Pulang dari Pulau Tikus, Kapal Tenggelam di Malabero Bengkulu, 7 Wisatawan Meninggal0
- Kapal Wisata Bocor, 2 Turis Jerman dan Pemandu Wisata Diselamatkan Prajurit Lanal Kumai0
- 2 Korban KM Muchlisa Belum Ditemukan, TNI AL Kerahkan KRI Soputan-9230
Jenazah kedua berhasil ditemukan oleh Tim SAR Lantamal IV dengan menggunakan Kal Anakonda. Korban atas nama Muhammad Fahri, berusia 24 tahun. Jenazahnya ditemukan di Perairan Pulau Panjang, Kelurahan Setokok, Kecamatan Bulang. Proses evakuasi korban dilakukan ke daratan Setokok, menunggu kedatangan pihak keluarga dari Belakang Padang.
Sementara jenazah ketiga atas nama Muhammad Padli ditemukan jauh dari lokasi kejadian, yaitu di Perairan Tg. Sauh (depan punggur) kel. Ngenang, kec. Nongsa Batam. Jenazah langsung di bawa ke RS. Bhayangkara.
Seperti diketahui sebelumnya, kecelakaan laut yang menimpa 13 pemain sepakbola Pulau Nenek pada Rabu (25/6) sekitar pukul 16.00. Saat itu mereka berangkat dari Pulau Nenek menuju ke Setokok hendak bertanding sepak bola. Ditengah perjalanan speed boat yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan laut diterjang gelombang.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali selalu berpesan kepada seluruh jajaran untuk senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan dalam merespon cepat segala informasi yang diterima serta kehadiran TNI AL diharapkan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang tengah dihadapi masyarakat. (Arry/Oryza).











