- Apel Saka Bahari 2026, Membentuk Generasi Muda Bervisi Maritim, Tangguh, Siap Hadapi Disrupsi
- Perkuat Konektivitas Antarpulau, Pelindo dan AMANAIR Jajaki Layanan Seaplane
- KKP Jemput Bola Bantu Urus Izin Usaha Perikanan Tangkap di Kampung Nelayan Merah Putih
- Lanal Lampung Bekali Materi Bela Negara, Tanamkan Displin Siswa SMAN 11 Bandar Lampung
- TPK Koja Pastikan Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Lancar dan Terjaga Saat Pekerja Sampaikan Aspirasi
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
- Perangi Narkoba, Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Gelar Sobat Ananda Bersinar di SMAN 80 Jakarta
- 3 Bayi Buaya Langka Sinyulong Diamankan KKP dari Permukiman Nelayan, Ini Penampakannya
- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air
1 Ton Sabu Diselundupkan Lewat Pangandaran, Bukti Pantai Indonesia Terbuka

Keterangan Gambar : Tim Resnarkoba Polda Jabar menunjukkan puluhan karung sabu yang disita. Foto: Dok. Polda Jabar
Indonesiamaritimenews.com ( IMN), JAKARTA: Polda Jabar membongkar penyelundupan narkoba jenis sabu yang masuk dar Pantai Pangandaran, Ciamis, Jabar. Ini membuktikan laut dan pantai Indonesia begitu terbuka hingga dimanfaatkan para penyelundup.
Seperti diketahui, Polda Jawa Barat mengungkap penyelundupan sabu-sabu jaringan internasional dari Iran. Sebanyak 1 ton sabu masuk Indonesia lewat jalur pantai Mandasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran pada Rabu (16/3/2022).
Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar Kombes Johannes R Manalu melalui Wadir Reserse Narkoba AKBP Nuredy Irwansyah menyebutkan, sabu tersebut dikemas dalam 66 karung dengan total berat sekitar 1.000 kilogram. Lima orang ditangkap yaitu DH, HH, AH, NS dan seorang WN Afganistan berinisial M. Mereka diduga terlibat dalam tindak pidana narkoba ini.
Baca Lainnya :
- Konvoi 20 Pembalap MotoGP, Marquez Disambut Antusias Warga Jakarta0
- Upaya Tingkatkan Daya Saing Logistik Global, Shipowner Didorong Buka Rute Internasional0
- Perlu Sinergi Antara Regulator & Telkom Menata Sistem Komunikasi Kabel Laut Yang Berkualitas 0
- Upaya Penuhi Target 2022, Pertamina Mencari Cadangan Migas Baru, Bor Sumur Eksplorasi SRT-1X 0
- Pangdam III Siliwangi Tinjau Senjata Unggulan Pindad 0
"Lima orang 3 cowok WNI, satu perempuan WNI dan satu orang WNA Afghanistan," ungkap AKBP Nuredy Irwansyah.
Kelima tersangka memiliki peran masing-masing. Seperti DH, warga Pangandaran, berperan sebagai pengendali yang mengatur pergerakan barang. Lalu HH berperan sebagai sopir pengantar sabu.
Tersangka AH juga berperan sebagai sopir, sementara NS membantu menyalurkan sabu dari perahu ke mobil.
Sedangkan peran dari M, warga Afghanistan, masih didalami polisi.
Penyulundupan narkoba dalam jumlah besar lewat jalur laut, sudah berulang kali terjadi. Ini membuktikan laut dan pantai Indonesia sangat terbuka hingga dimanfaatkan para penyelundup, termasuk mafia narkoba.
Catatan indonesiamaritimenews.com kasus-kasus penyelundupan narkoba antara lain, penyelundupan 1 ton sabu lewat Pantai Anyer, Serang, Banten, dibongkar jajaran Polda Metro Jaya dan Polresta Depok pada 13 Juli 2017. Belum lama ini, Polres Pandeglang juga menggagalkan penyelundupan 23 kilogram sabu lewat pesisir Pantai Cimanggu, Pandeglang, Banten, pada awal Maret 2022. Tujuh tersangka ditangkap. (Arry/ Oriz)











