- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
1 Ton Sabu Diselundupkan Lewat Pangandaran, Bukti Pantai Indonesia Terbuka

Keterangan Gambar : Tim Resnarkoba Polda Jabar menunjukkan puluhan karung sabu yang disita. Foto: Dok. Polda Jabar
Indonesiamaritimenews.com ( IMN), JAKARTA: Polda Jabar membongkar penyelundupan narkoba jenis sabu yang masuk dar Pantai Pangandaran, Ciamis, Jabar. Ini membuktikan laut dan pantai Indonesia begitu terbuka hingga dimanfaatkan para penyelundup.
Seperti diketahui, Polda Jawa Barat mengungkap penyelundupan sabu-sabu jaringan internasional dari Iran. Sebanyak 1 ton sabu masuk Indonesia lewat jalur pantai Mandasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran pada Rabu (16/3/2022).
Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar Kombes Johannes R Manalu melalui Wadir Reserse Narkoba AKBP Nuredy Irwansyah menyebutkan, sabu tersebut dikemas dalam 66 karung dengan total berat sekitar 1.000 kilogram. Lima orang ditangkap yaitu DH, HH, AH, NS dan seorang WN Afganistan berinisial M. Mereka diduga terlibat dalam tindak pidana narkoba ini.
Baca Lainnya :
- Konvoi 20 Pembalap MotoGP, Marquez Disambut Antusias Warga Jakarta0
- Upaya Tingkatkan Daya Saing Logistik Global, Shipowner Didorong Buka Rute Internasional0
- Perlu Sinergi Antara Regulator & Telkom Menata Sistem Komunikasi Kabel Laut Yang Berkualitas 0
- Upaya Penuhi Target 2022, Pertamina Mencari Cadangan Migas Baru, Bor Sumur Eksplorasi SRT-1X 0
- Pangdam III Siliwangi Tinjau Senjata Unggulan Pindad 0
"Lima orang 3 cowok WNI, satu perempuan WNI dan satu orang WNA Afghanistan," ungkap AKBP Nuredy Irwansyah.
Kelima tersangka memiliki peran masing-masing. Seperti DH, warga Pangandaran, berperan sebagai pengendali yang mengatur pergerakan barang. Lalu HH berperan sebagai sopir pengantar sabu.
Tersangka AH juga berperan sebagai sopir, sementara NS membantu menyalurkan sabu dari perahu ke mobil.
Sedangkan peran dari M, warga Afghanistan, masih didalami polisi.
Penyulundupan narkoba dalam jumlah besar lewat jalur laut, sudah berulang kali terjadi. Ini membuktikan laut dan pantai Indonesia sangat terbuka hingga dimanfaatkan para penyelundup, termasuk mafia narkoba.
Catatan indonesiamaritimenews.com kasus-kasus penyelundupan narkoba antara lain, penyelundupan 1 ton sabu lewat Pantai Anyer, Serang, Banten, dibongkar jajaran Polda Metro Jaya dan Polresta Depok pada 13 Juli 2017. Belum lama ini, Polres Pandeglang juga menggagalkan penyelundupan 23 kilogram sabu lewat pesisir Pantai Cimanggu, Pandeglang, Banten, pada awal Maret 2022. Tujuh tersangka ditangkap. (Arry/ Oriz)











