- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air
- KRI Hiu-634 Angkut Bantuan Kejati NTT, Disalurkan ke Maumere dan Reo
- BKPRMI Jakarta Gelar Pelatihan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah di Pulau Pramuka
- KRI Selar-879 TNI AL dan Philippine Navy Siaga Jaga Perbatasan Indonesia dan Filipina
- Update Gempa di NTT, Korban Meninggal Dunia 111 Orang, 21.552 Warga Masih Mengungsi
- Dorong Koperasi Nelayan Merah Putih Kembangkan Usaha Berbasis Data, KKP Gandeng ASPPENDO
- KKP Ringkus Kapal Komplotan Pelaku Bom Ikan di Kepulauan Spermonde
- Jelajahi Medan Ekstrem via Darat, Prajurit Jalasena Tembus Lokasi Terisolir Korban Gempa NTT
- Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Obati Luka Psikologis Korban Bencana di Manggarai NTT
- Tim Layar Kodaeral IV Berjaya di Kejurnas Series II, Sabet Lima Medali
Waduh! Bupati Bogor Ade Yasin Kena OTT KPK Ikuiti Jejak Kakak

Keterangan Gambar : Bupati Bogor, Ade Yasin. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com ( IMN), JAKARTA: Bupati Bogor, Ade Yasin kena operasi tangkap tangan (KPK) bersama beberapa orang dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Jawa Barat (Jabar), Selasa (26/4/2022) malam. Bupati diduga terlibat suap proyek.
Ketua KPK, Firli Bahuri ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan pihaknya masih terus bekerja. “KPK menyampaikan terimakasih atas dukungan masyarakat dan seluruh pihak sehingga KPK bisa melaksanakan tugas-tugas pemberantasan korupsi. Termasuk melakukan tangkap tangan salah satu bupati di wilayah Jawa Barat,” jelas Firli dalam keterangan tertulis, Rabu (27/4/2022).
Sedangkan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, mengatakan kegiatan tangkap tangan berlangusung sejak Selasa malam hingga Rabu dinihari. "Benar, tadi malam sampai 27/4/2022 pagi KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Jawa Barat, di antaranya Bupati Kab. Bogor, beberapa pihak dari BPK Perwakilan Jawa Barat dan pihak terkait lainnya," kata Ali Fikri.
Baca Lainnya :
- Kejutan! Dirjen Kemendag dan 3 Pengusaha Jadi Tersangka Hilangnya Minyak Goreng 0
- Ini Fasilitas Disiapkan Pelabuhan Tanjungpandan Hadapi Lonjakan Arus Penumpang 200%.0
- Ini Dia Strategi Pelabuhan Tanjungpandan Hadapi lonjakan Penumpang dan Arus Barang0
- Siap-siap! 23 Pintu Tol Rawan Macet Saat Arus Mudik Lebaran0
- Parah! Tol Lampung Bahaya Pengendara Bila Tak Segera Diperbaiki0
KPK masih terus melakukan pengembangan kasus ini untuk menentukan status hukum Ade Yasin dan berapa besar suap dalam kasus ini. Ade Yasin dan pihak lain yang kena OTT KPK masih berstatus terperiksa.
Catatan indonesiamaritimenews.com Ade Yasin Ade Yasin menjadi Bupati Bogor pada periode 2018-2023. Ia menggandeng Iwan Setiawan sebagai Wakil Bupati pada Pilkada 2018.
Karier Ade Yasin dimulai sebagai advokat pada tahun 2000 hingga 2009. Ia kemudian berkiprah di dunia politik dan menjadi Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor pada tahun 2010-2015.
Karier politiknya terus melesat dengan menjadi Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Bogor tahun 2014-2019. Ia juga menjadi Ketua DPW PPP Jawa Barat pada tahun 2015-2020, sebelum akhirnya terpilih menjadi Bupati Bogor.
IKUTI JEJAK KAKAK
Ditangkap Ade Yasin, seperti mengikuti jejak kakaknya Rachmat Yasin, mantan Bupati Bogor dua periode yang juga kena OTT. Rachmat Yasin kena ditangkap KPK pada 7 Mei 2014. KPK mengamankan uang miliaran rupiah, yang diduga duit suap untuk pejabat terkait pengurusan lahan di Puncak dan Sentul.
Dia ditetapkan sebagai tersangka dalam dua kasus dugaan korupsi. Pertama, ia dituduh menyunat anggaran SKPD senilai Rp 8,9 miliar untuk keperluannya, termasuk kampanye pada Pilkada 2013 dan Pileg 2014. Kasus kedua, diduga menerima gratifikasi 20 hektar lahan dan mobil Toyota Vellfire.( Arry/Oriz)
Video Terkait:











