- Diikuti 12.128 Peserta, Kemnaker Mulai Gelar Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Pulau Damer: Kas Keliling, Edukasi Kebangsaan dan Bakti Kesehatan
- TNI AL Gelar Kompetisi Menembak Fun Shooting Diikuti 29 Negara, Ini Juaranya
- Apel Saka Bahari 2026, Membentuk Generasi Muda Bervisi Maritim, Tangguh, Siap Hadapi Disrupsi
- Perkuat Konektivitas Antarpulau, Pelindo dan AMANAIR Jajaki Layanan Seaplane
- KKP Jemput Bola Bantu Urus Izin Usaha Perikanan Tangkap di Kampung Nelayan Merah Putih
- Lanal Lampung Bekali Materi Bela Negara, Tanamkan Displin Siswa SMAN 11 Bandar Lampung
- TPK Koja Pastikan Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Lancar dan Terjaga Saat Pekerja Sampaikan Aspirasi
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
Utamakan Keselamatan TKBM Tanjung Priok, IPC TPK Bagikan Bantuan APD

Keterangan Gambar : Menghadapi cuaca yang kini mulai ekstrem, IPC TPK membagikan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM). Foto: IPC TPK
Indonesiamaritimenews.com (IMM), JAKARTA: Cuaca ekstrem yang kini mulai muncul dapat mengganggu aktivitas para pekerja. Karenanya IPC Terminal Petikemas/IPC TPK selaku operator terminal petikemas memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) berupa jas hujan kepada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) area Pelabuhan Tanjung Priok.
Bantuan ini sebagai bentuk komitmen dalam memastikan pelayanan jasa bongkar muat petikemas yang optimal di musim hujan. Bantuan ini merupakan implementasi program strategis TJSL Pelindo Group terkait Safety & Environment yang dalam pelaksanaannya berkolaborasi dengan Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP).
Baca Lainnya :
- Cetak Tenaga Lasher, TTL Kolaborasi Poltekpel, KSOP Tanjung Perak Beri Apresiasi0
- Pertahankan Efisiensi, SPSL Customer Hearing 2024, Tingkatkan Mutu Layanan Logistik0
- Perkuat Ekosistem Logistik, Terminal Teluk Lamong Sambut Kapal MV Marina Sofia0
- Pelindo Solusi Logistik Bina Pengojek, Servis Motor Gratis dan Edukasi Safety Raiding0
- IPC TPK Area Panjang Sambut Maiden Voyage BG MMSS 2502 Rute Jakarta-Panjang-Oki0
Pramestie Wulandary, Corporate Secretary & Hubungan Eksternal IPC TPK menjelaskan program ini adalah upaya memastikan kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok menjelang musim penghujan dan cuaca ekstrem dilaksanakan sesuai standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).
TKBM memiliki peran penting pada kegiatan bongkar muat di pelabuhan. Keberadaan TKBM menjadi bagian tak terpisahkan dari kinerja dan produktivitas pelabuhan. Pola operasi Pelabuhan 24/7 mengharuskan TKBM sebagai pekerja lapangan untuk bekerja pada berbagai kondisi. Program bantuan APD ini mendukung target zero accident di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok.
Bantuan berupa 161 unit jas hujan secara simbolis diserahkan oleh Corporate Secretary & Hubungan Eksternal IPC TPK, Pramestie Wulandary kepada Asep Slamet selaku Ketua Koperasi Karya Sejahtera TKBM Pelabuhan Tanjung Priok. Program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 8.8.1 tentang jumlah perusahaan yang menerapkan norma K3.
“Apresiasi kepada Manajemen IPC TPK atas dukungan yang disampaikan. Jas hujan merupakan kebutuhan vital bagi anggota TKBM agar kegiatan bongkar muat dapat terus berlangsung dalam situasi apapun yang akan berpengaruh pada produktifitas bongkar muat di terminal.” papar Asep Slamet selaku Ketua Koperasi Karya Sejahtera TKBM Pelabuhan Tanjung Priok dalam keterangan tertulis Rabu (18/9/2024).
IPC TPK menaruh perhatian khusus pada implementasi safety dalam menjalankan operasional bisnis dan memastikan penerapan K3 oleh seluruh stakeholder di pelabuhan. Sebelumnya di tahun 2022 IPC TPK juga menyampaikan bantuan alat pelindung diri berupa life jacket dalam kegiatan Sosialisasi dan Pemeriksaan Kesehatan Kantor Otoritas Pelabuhan.
"Harapannya, TKBM dapat melakukan aktivitasnya dengan baik dan tetap sehat dalam menghadapi musim penghujan. Karena kesehatan dan keselamatan itu yang harus diutamakan" tutup Pramestie Wulandary. (Arry/Oryza)











